Banner imlek 2020 Banner imlek 2020
Sarlin Jones akan dikirim ke Miss Grand International 2019 di Venezuela
Elshinta
Sabtu, 05 Oktober 2019 - 17:54 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Sarlin Jones akan dikirim ke Miss Grand International 2019 di Venezuela
Sumber foto: Dody Handoko/Elshinta.com

Elshinta.com - Miss Grand International merupakan salah satu ajang kontes kecantikan terbesar di dunia yang telah ada sejak tahun 2013. Miss Grand International bermarkas di Thailand. Dalam penyelenggaran event-nya, ajang ini diikuti sekitar 80 negara setiap tahunnya.

Penyelenggaran ajang  kecantikan Miss Grand International beberapa tahun pertama, 2013-2015 diselenggarakan di Thailand. Pada tahun 2016, diselenggarakan di Las Vegas, Amerika Serikat, tahun 2017 diselenggarakan di Vietnam, dan tahun 2019 ini digelar di Venezuela.

Untuk kedua kalinya, Miss Grand Indonesia (MGI) melalui Yayasan Dharma Gantari Indonesia selaku pemilik license Miss Grand International di Indonesia bakal kembali mengirin wakil nasionalnya ke ajang kontes kecantikan Miss Grand International yang tahun ini dihelat di Venezuela.

Yayasan Dharma Gantari akan mengirim pemegang gelar Miss Grand Indonesia 2019, Sarlin Jones berlaga mengharumkan nama Indonesia di kontes kecantikan dunia Miss Grand International 2019.

Dikna Faradiba, selaku National Director dan pimpinan Yayasan Dharma Gantari mengatakan, siap mengirim Sarlin Jones ke Venezuela untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Beberapa waktu lalu, Sarlin Jones asal Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil merebut mahkota Miss Grand Indonesia 2019, dan secara otomatis bakal mewakili Indonesia di ajang Miss Grand International 2019.

"Alhamdulillah, di tahun kedua penyelenggaraan MGI kembali mengirimkan wakil untuk membawa nama Indonesia pada ajang Miss Grand International 2019 di Venezuela, pada bulan ini melalui pemenang kami Sarlin Jones. Kami telah melakukan berbagai persiapan untuk Sarlin, dari segi performa, pengetahuan, public speaking, catwalk, dan lainnya. Dengan persiapan yang cukup singkat, kami tetap optimistis Indonesia dapat kembali berprestasi melalui perwakilan kami Sarlin Jones," ujar Dikna Faradiba di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10).

"Saya juga ucapkan terima kasih kepada para sponsor yang telah mmdukung penuh MGI 2019, Kementerian Pariwisata, Pemerintah Daerah NTT, Dekranasda NTT, Teta Aesthetic Clinic, Hengki Kawilarang designer, Markplus inc, Levico, Ratu Sejagad. Dan kami memohon dukungan seluruh masyarakat indonesia untuk dapat mendukung kegiatan ini," paparnya.

Sarlin Jones akan bertolak ke Venezuela pada 8 Oktober 2019 mendatang. Sarlin akan berada di Venezuela selama 18 hari, dan akan menjalani masa karantina Miss Grand International 2019 mulai tanggal 9 Oktober 2019 hingga Malam Puncak Grand Final Miss International 2019 yang berlangsung pada 25 Oktober 2019 mendatang.

Selama di ajang Miss Grand International 2019, Sarlin akan mengenakan beberapa busana, seperti busana gaun malam dan gaun untuk malam final oleh Hengki Kawilarang, serta busana untuk sesi National Costume oleh Vicky.

Sarlin Jones optimistis, dengan dukungan penuh dari masyarakat Indonesia ia akan berjuang semampunya untuk meraih prestasi yang membanggakan bangsa.

"Saya sangat berterima kasih sekali kepada Yayasan Dharma Gantari yang telah mempercayai dan memberikan kesempatan kepada saya sebagai MGI 2019, dan mempercayai saya untuk membawa nama Indonesia di ajang Miss Grand International 2019 di Venezuela," ujarnya.

"Saya juga memohon kepada seluruh masyarakat untuk dapat mendukung Indonesia. Semoga tahun ini Indonesia dapat kembali menorehkan prestasi," tutur Sarlin.

Sarlin tentunya memerlukan dukungan penuh dari masyarakat Indonesia dan ia bertekad untuk meraih prestasi serta berjuang semaksimal mungkin untuk Indonesia.

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Yayasan Dharma Gantari, Kak Hengki Kawilarang selaku fashion director, dan seluruh tim MGI yang sudah sangat mendukung saya dalam segala persiapan ini," pungkas Sarlin.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Alasan wanita lebih rentan kena penyakit kardiovaskular
Minggu, 19 Januari 2020 - 10:58 WIB
Usia pembuluh darah termasuk arteri besar dan kecil pada wanita lebih cepat menua ketimbang pria dan...
Kasus kekerasan terhadap perempuan disabilitas di DIY tertinggi di Kabupaten Sleman
Kamis, 09 Januari 2020 - 20:55 WIB
Kasus kekerasan terhadap perempuan penyandang disabilitas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih ...
Kapan harus cuci bra?
Rabu, 08 Januari 2020 - 14:38 WIB
Pakaian dalam termasuk bra juga perlu dicuci rutin agar terjaga kebersihannya. Namun, ada pendapat y...
Menteri PPA katakan perempuan tidak bisa dipisahkan dari sejarah  
Senin, 23 Desember 2019 - 20:55 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengatakan, p...
Berat badan turun, risiko kena kanker payudara lebih rendah
Kamis, 19 Desember 2019 - 08:46 WIB
Wanita dengan obesitas (atau kelebihan berat badan) yang berat badannya turun setelah usia 50 tahun ...
Budaya menghargai dan memperlakukan wanita dengan baik perlu ditingkatkan
Selasa, 03 Desember 2019 - 16:15 WIB
Ketua Umum Gerakan Bukti Cinta (Gerbukcin), Aris Wahyudi menyampaikan data mengejutkan, bahwa sebany...
Singkirkan 2.300 karya, tiga designer menangkan ajang design pattern hijab
Senin, 02 Desember 2019 - 12:02 WIB
Setelah berhasil menyisihkan sebanyak 2.300 karya design pattern hijab yang masuk ke pihak panitia, ...
Menlu: Tak ada perdamaian tanpa keterlibatan perempuan
Jumat, 29 November 2019 - 17:29 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan tidak akan ada perdamaian atau stabilitas tanpa keterli...
Komnas Perempuan sambut baik wacana sertifikasi pranikah
Sabtu, 16 November 2019 - 14:14 WIB
Komisi Nasional (Komnas) Perempuan menyambut baik wacana Pemerintah tentang aturan sertifikasi prani...
Kanker Payudara Sebabkan 22.000 Kematian pada 2018
Selasa, 29 Oktober 2019 - 17:39 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI) Dr. Terawan Agus Putranto mengatakan kanker payud...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV