Setahun, Pulau Pemana hasilkan 8.000 ton ikan cakalang
Elshinta
Kamis, 03 Oktober 2019 - 13:23 WIB |
Setahun, Pulau Pemana hasilkan 8.000 ton ikan cakalang
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2n5MJvn

Elshinta.com - Perairan laut Pulau Pemana, Desa Pemana, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, yang merupakan pulau terluar di bagian utara Pulau Flores bisa menghasilkan 8.000 ton lebih ikan cakalang dalam setahun.

Demikian disampaikan Kepala Desa Pemana La Ampo saat dihubungi dari Kupang, Kamis (3/10), seperti dikutip Antara.

"Namun sayangnya potensi ini belum dikembangkan secara baik, sehingga hasil tangkapan ikan cakalang itu dibuang begitu saja," kata La Ampo.

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan potensi kelautan dan perikanan yang ada di desa tersebut yang pernah luluh lantak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 pada 1992.

La Ampo mengatakan bahwa hasil tangkapan sebanyak 8.000 ton ikan cakalang itu hanya dijual ke perusahaan di Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka. "Tetapi saat musim ikan, banyak ikan cakalang yang harus dibuang kembali ke laut karena terlalu melimpah dan perusahaan penerima ikan tangkapan nelayan di daerah itu tak mampu menampung hasil tangkapan itu," tambah dia.

Dalam sehari kata dia, perusahaan itu hanya mampu menampung 25 ton ikan cakalang, sementara ada kurang lebih 64 kapal nelayan khusus untuk ikan cakalang sehingga jika semuanya mensuplai ikan cakalang ke perusahaan penerima ikan, otomatis tidak akan mampu.

"Bayangkan saja, jika dalam sehari satu kapal dapat satu ton saja sudah 64 ton ikan, bagaimana kalau satu atau dua kapal dapat 10 ton per hari, tentu ini sangat merugikan para nelayan kita," tambah dia.

La Ampo menambahkan bahwa pihaknya sudah berusaha mencari perusahaan lain untuk membeli ikan dan menampung hasil tangkapan nelayan-nelayan di pulau itu, namun hingga saat ini belum mendapatkannya.

Selain potensi ikan cakalang, tangkapan ikan tuna juga dikatakannya terbilang cukup banyak, bahkan nasibnya sama dengan ikan cakalang yang harus dibuang jika tak ada yang menerimanya.

Oleh karena itu ia berharap pemerintah daerah setempat bisa membantu nelayan di desa itu mengatasi masalah tersebut. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menkeu: Disiplin kesehatan dan vaksinasi kunci pemulihan ekonomi
Rabu, 27 Januari 2021 - 18:45 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan v...
Berotot, rupiah ditutup menguat 0,11% ke Rp14.050 per dolar AS hari ini  
Rabu, 27 Januari 2021 - 17:36 WIB
Nilai tukar rupiah di pasar spot berhasil mempertahankan keperkasaan hingga akhir perdagangan hari i...
Akhir perdagangan hari ini, IHSG melemah 0,50% ke 6.109 
Rabu, 27 Januari 2021 - 17:25 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 31,00 poin atau 0,50% ke 6.109,16 pada akhir perd...
Presiden Jokowi minta SWF Indonesia segera tancap gas bekerja
Rabu, 27 Januari 2021 - 16:45 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta Dewan Pengawas Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia atau...
Cegah penyalahgunaan bansos, Polda Kaltara buka hotline pengaduan
Rabu, 27 Januari 2021 - 14:55 WIB
Ditengah pandemi Covid-19 yang masih merajalela, bantuan sosial atau yang lebih dikenal dengan banso...
Kerjasama Pertamina dengan lembaga penegak hukum dinilai strategis
Rabu, 27 Januari 2021 - 13:44 WIB
Kerjasama antara Pertamina dan lembaga penegak hukum dinilai sebagai langkah strategis dan sangat te...
PDAM berikan PAD ke kabupaten dan kota Jayapura sebesar Rp422 juta
Rabu, 27 Januari 2021 - 13:37 WIB
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kepemerintah ...
Pemkot Bandung siap bantu pelaku UMKM
Rabu, 27 Januari 2021 - 10:46 WIB
Pemerintah Kota Bandung, Jawa Bart bertekad membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (U...
IHSG terkoreksi 0,97% di awal perdagangan hari ini
Rabu, 27 Januari 2021 - 09:56 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memerah untuk lima hari beruntun mengawali perdagangan Rabu (27/1...
Rupiah Rabu pagi menguat 10 poin
Rabu, 27 Januari 2021 - 09:22 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (27/1) pagi menguat 10...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV