Tingkatkan kualitas, produk cangkul didorong terapkan SNI
Elshinta
Kamis, 03 Oktober 2019 - 11:23 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Dewi Rusiana
Tingkatkan kualitas, produk cangkul didorong terapkan SNI
Ilustrasi. Sumber: https://bit.ly/2oHR3BG

Elshinta.com - Guna meningkatan kualitas produk cangkul, Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin mendorong pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Pada 2018, telah dilakukan amandemen SNI cangkul melalui Sub Komtek SPT 21-01-S1, yaitu SNI 0331-2018 dan dilengkapi dengan sosialisasi SNI tersebut di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

“Pada tahun 2019 ini dilakukan pendampingan penerapan SNI cangkul bagi IKM logam selaku produsen cangkul di Sentra Pasir Jambu, Kabupaten Bandung,” ungkap Dirjen IKMA Gati Wibawaningsih.

Sejalan dengan itu, pada bulan Oktober 2019, Ditjen IKMA juga akan meluncurkan material center di Kabupaten Bandung untuk menjawab kebutuhan bahan baku alat perkakas pertanian bagi IKM di Desa Mekar Maju.

“Upaya itu merupakan pilot project yang ke depan diharapkan dapat diimplementasikan kepada sentra IKM logam lainnya,” jelas Gati. 

Kemenperin mencatat, jumlah IKM alat perkakas pertanian di dalam negeri sebanyak 12.609 unit usaha pada tahun 2017. Dari data tersebut, jumlah produsen cangkul diproyeksi sekitar 3.000 unit usaha yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Adapun sentra utama IKM produsen cangkul, berlokasi di empat provinsi, yaitu Jawa Barat (Sentra Pasir Jambu, Cisaat dan Karawang), Jawa Tengah (Sentra Klaten dan Tegal), Jawa Timur (Sentra Sidoarjo dan Pasuruan) dan Banten (Sentra Baros) dengan total kapasitas produksi mencapai 517.882 unit per tahun.
 

 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Anggota DPR ingin BSN beri kemudahan bagi pelaku industri usaha kecil
Senin, 29 Juni 2020 - 09:31 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI Siti Mukaromah menginginkan agar Badan Standarisasi Nasional (BSN) dapat be...
Tips bertahan di tengah pandemi bagi UMKM
Senin, 15 Juni 2020 - 11:32 WIB
Pandemi corona membawa dampak besar di berbagai sektor, termasuk ekonomi. Namun, dampak ini juga dap...
Dear UKM! Ini lima strategi bertahan di tengah pandemi COVID-19
Selasa, 28 April 2020 - 18:11 WIB
Tidak dapat dipungkiri, wabah COVID-19 memberikan dampak yang cukup besar bagi perekonomian Indonesi...
Catat, Kemenkop UKM rilis e-form untuk pendataan UMKM terdampak corona
Selasa, 14 April 2020 - 19:11 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM merilis e-form untuk kepentingan pendataan pelaku koperasi dan UMKM yan...
Cegah penyebaran COVID-19, ini prosedur yang bisa diterapkan pelaku UKM
Senin, 23 Maret 2020 - 09:30 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengimbau dan mengajak seluruh pelaku UKM untuk turut menerap...
Dongkrak jumlah penerap SNI, BSN gandeng industri bina UKM
Selasa, 10 Maret 2020 - 18:27 WIB
Dalam 5 tahun terakhir, Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah melakukan pembinaan penerapan Stand...
Jika bisnis gagal, bertahan atau harus beralih bisnis? Ungkap jawabannya disini…
Selasa, 18 Februari 2020 - 10:06 WIB
Jika bisnis Anda gagal, segeralah lakukan evaluasi. Sebab dari sinilah Anda dapat menentukan: Anda b...
UKM kuliner! mana yang utama nih, produk atau kemasan?
Senin, 17 Februari 2020 - 13:50 WIB
Produk Anda akan disukai pertama-tama karena bagus, dalam arti berkualitas dan enak. Itu poin utaman...
Cara menetapkan kesepakatan dasar dengan mitra bisnis
Rabu, 12 Februari 2020 - 12:14 WIB
Bagaimana mengelola dan menetapkan kesepakatan dasar untuk bermitra khususnya dalam kaitan permodala...
Harga bahan baku tidak stabil, ini cara aman menyiasati modal bisnis
Selasa, 11 Februari 2020 - 14:21 WIB
Risiko fluktuasi harga adalah hal yang alamiah untuk semua bahan baku pada semua jenis bisnis. Sanga...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV