Warga pun marah dengan kerusuhan! Polri: Jangan terprovokasi dengan propaganda di medsos
Elshinta
Rabu, 02 Oktober 2019 - 08:06 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Warga pun marah dengan kerusuhan! Polri: Jangan terprovokasi dengan propaganda di medsos
Aksi demo mahasiswa di depan Gedung DPR RI. Sumber foto: https://bit.ly/2n1LTQa

Elshinta.com - Polri mengimbau masyarakat tidak terprovokasi dengan propaganda yang ada di media sosial.

“Masyarakat Jakarta sudah jenuh juga dengan kondisi kerusuhan seperti ini. Kita mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi. Dengan berita yang sengaja diviralkan di media sosial. Propaganda, agitasi kemudian munculkan rasa kebencian, baik terhadap institusi maupun terhadap pihak lain,” ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, Selasa (1/10).
 
“Ini pola propaganda adu domba ini yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu,” kata dia, seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri. 

Dedi menilai warga Jakarta pun marah dengan kerusuhan akhir-akhir ini. Menurutnya, kerusuhan telah mengganggu seluruh kehidupan masyarakat.

“Dapat dikatakan masyarakat Jakarta dikatakan marah juga. Demo yang rusuh ini mengganggu seluruh kehidupan masyarakat Jakarta juga. Bagaimana orang sakit parah mau ke rumah sakit terhambat oleh demo, macet di mana-mana,” ujar Dedi.

Dedi mengatakan, ada sejumlah massa yang menyusupi demo mahasiswa dan pelajar sehingga berakhir dengan ricuh. Mereka diduga dibayar dengan jumlah yang bervariasi.

“Kita sudah melakukan pengamanan, khususnya di Jakarta Utara kemarin sudah merilis ada 36 orang yang diamankan terkait penyusupan dengan menggunakan seragam sekolah. Anak tersebut tatoan semuanya dan mereka dibayar bervariasi, antara Rp20-40 ribu dan sudah disiapkan juga bom molotov yang dipersiapkan oleh mereka dalam rangka memang menciptakan demo yang damai itu menjadi demo yang rusuh,” tutur Dedi.

Sebelumnya, kepolisian mengamankan sekitar 649 orang saat demo rusuh pada Senin (30/9) lalu. Dedi menyebut saat ini proses penyelidikan masih terus dilakukan.

“Tentunya dari 649 orang ini akan didalami lagi dalam proses penyelidikan dan penyidikan baru nanti dengan berbagai alat bukti yang ditemukan oleh anggota kepolisian di lapangan baru ditetapkan status hukumnya menjadi tersangka sesuai dengan perbuatan masing-masing,” papar Dedi.

Dedi mengatakan, apabila proses pemeriksaan diselesaikan, Polisi segera menyampaikan hasilnya kepada publik. Menurutnya, asas praduga tidak bersalah harus diutamakan.

“Proses berlanjut semuanya. Nanti apabila sudah clear penanganan yang ada di PMJ (Polda Metro Jaya) baru nanti akan kita sampaikan. Yang jelas asas praduga tidak bersalah dalam setiap penanganan kasus itu menjadi pedoman seluruh penyidik kepolisian,” pungkasnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kakorlantas: Pelayanan SIM siap hadapi masa new normal 
Kamis, 04 Juni 2020 - 23:16 WIB
 Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Istiono menegaskan Satpas SIM wilayah hukum Polda Met...
Kemenpan RB apresiasi Korlantas terapkan protokol kesehatan di Satpas
Kamis, 04 Juni 2020 - 23:06 WIB
Deputi Pelayanan Publik Kemenpan-RB Prof. Diah Natalisa mengapresiasi Korlantas Polri yang telah men...
Panglima TNI sematkan tanda kehormatan Bintang Dharma kepada Kasal dan Kasau
Selasa, 02 Juni 2020 - 19:55 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memimpin upacara penyematan Tanda Kehormatan Bintang Dharm...
Kapolres Malang apresiasi Kampung Tangguh Ardirejo
Selasa, 02 Juni 2020 - 19:25 WIB
Berbagai upaya masyarakat di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur untuk ikut serta berperan secara ...
BIN tambah mobil lab dan lokasi `rapid test`di Surabaya
Minggu, 31 Mei 2020 - 08:10 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN) menambah mobil laboratorium (mobil lab) dan titik lokasi rapid test COV...
Dukung pejuang Covid-19, Yonif 411 Kostrad bagikan makanan untuk tenaga medis di RSUD Merauke
Jumat, 29 Mei 2020 - 22:35 WIB
Sebagai wujud dukungan kepada para pahlawan kesehatan yang berjuang di garda terdepan melawan Covid-...
 Polda Sumut bentuk tim pengawasan penerapan `new normal`
Jumat, 29 Mei 2020 - 20:11 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara membentuk tim pengawasan penerapan tatanan kehidupan baru (...
Polda Sumsel siapkan personel dukung penerapan normal baru
Kamis, 28 Mei 2020 - 18:28 WIB
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menyiapkan personel untuk mendukung penerapan kebijakan tatanan k...
Kasad beri bantuan bahan kebutuhan pokok bagi terdampak Covid-19
Kamis, 28 Mei 2020 - 12:15 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan bantuan berupa bahan kebut...
  Jenderal TNI Andika Perkasa ikuti `teleconference` simposium LANPAC   
Kamis, 28 Mei 2020 - 11:45 WIB
Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Andika Perkasa, mengikuti teleconference The Land Forces Pacific (L...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV