Wah, bisnis minuman segar ternyata omzetnya bisa capai puluhan juta!
Elshinta
Selasa, 01 Oktober 2019 - 15:18 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Wah, bisnis minuman segar ternyata omzetnya bisa capai puluhan juta!
Peluang menjanjikan dari bisnis minuman segar. Foto: istimewa

Elshinta.com - Bisnis minuman menjadi salah satu bisnis yang paling banyak diminati oleh para pebisnis. Cerahnya prospek bisnis minuman ditandai dengan menjamurnya outlet di berbagai tempat.

Salah satu pelaku usaha ini adalah Muhamad Zulfikar dan sang istri Vindi Juliyani. Mereka melihat pasar yang sangat luas, sebab bisnis minuman bisa disukai tanpa mengenal usia, dari anak kecil hingga orang dewasa, serta seluruh lapisan masyarakat. “Serta untuk membantu perekonomian bangsa dengan cara membuka lapangan pekerjaan.”  

Dikutip eMajels, Zulfikar mengatakan sebelum siap membuka usaha, ia sudah melakukan berbagai percobaan untuk membuat menu-menu yang asik. “Kami dibimbing oleh para ahli di bidang kuliner yang sudah berpengalaman, dari chef salah satu perusahan keju ternama, barista perusahaan besar, hingga bartender sebuah hotel yang memiliki jam terbang cukup tinggi.”

Setelah melalui beragam trial and error, Zulfikar dan Vindi pun mantap untuk memulai usaha minuman kekinian dengan nama BAIK. Respon yang didapat pun sangat menyenangkan dengan disambut baik oleh masyarakat.

Menurut Zulfikar, cita rasa yang khas membuat permintaan minuman ini sangat tinggi membuat peluang bisnis ini sangat menguntungkan.

“Selain konsistensi rasa, pelayanan terhadap pelanggan sangat kami utamakan, mulai dari karyawan kami menggunakan konsep hospitallity,” ujar Zulfikar.

Ia juga menambahkan memiliki metode pembayaran yang lengkap mulai dari cash, debit hingga scan barcode payment.

Zulfikar menjadikan kualitas rasa, tampilan packaging, hingga keramahan pelayanan menjadi ciri khas usahanya. Sedangkan untuk memberikan identitas dari sebuah usaha dan bisa membangun brand, Zulfikar pun memberikan sablon logo di gelas plastik sangat dilakukan. Dengan demikian maka diharapkan pembeli akan selalu ingat.

Untuk harga agar terjangkau, Zulfikar membanderol dari harga Rp5.000 - Rp15.000.“Omzet berkisar Rp1,5 juta hingga Rp3 juta per hari atau bisa dikatakan per bulan sekitar Rp35 juta sampai Rp70 juta.”

Zulfikar lebih tertarik untuk  berusaha mempertahankan brand usahanya lebih dilirik dibandingkan kompetitor. “Kami keluar jalur dari konsep bisnis yang standar dan selalu mengikuti perkembangan jaman, bagi bisnis di bidang kuliner, memiliki cita rasa yang enak itu adalah keharusan, namun unik dan berbeda adalah sebuah keunggulan,” tuturnya.

Baginya, ada hal-hal terpenting dalam menghadapi kompetitor. Mulai dari  mengamati pasar dan pesaing-pesaingnya, menciptakan produk minuman yang berbeda dan unik yang nantinya menjadi ciri khas tersendiri, menonjolkan keunggulan-keunggulan yang tidak dimiliki kompetitor-kompetitor lain, mempelajari kelebihan dan kekurangan kompetitor, mempromosikan secara besar-besaran produk minuman, dan berani mengambil risiko.

Zulfikar pun sudah memikirkan strategi promosi usahanya yang memilih memasarkannya melalui media sosial. “Karena ini adalah kunci sukses dalam berbisnis sebab bisa mengenal pelanggan menjadi lebih dekat. Selain itu membuat website akan menjadi daya tarik sendiri.”

Strategi lainnya adalah dengan menyediakan alunan musik sehingga pelanggan tidak bosan saat sedang nongkrong.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hotman Paris dukung pengusaha muda ini pelopori batik moderen pertama di Indonesia
Selasa, 18 Februari 2020 - 08:42 WIB
Industri fashion terus berkembang, seiring dengan kemajuan zaman. Termasuk batik, kini memakai batik...
Inspirasi Rico Huang: Sukses di usia 24 tahun, kini mantap menatap bisnis photobook
Minggu, 02 Februari 2020 - 10:30 WIB
Dengan banyaknya data dan nilai pasar yang tinggi, photobook menjadi salah satu variasi produk print...
Sukses berbisnis batik, Michael Wirawan bangun brand baru yang sasar wanita milenial
Kamis, 23 Januari 2020 - 15:41 WIB
Namanya Michael Wirawan. Usianya masih muda, tercatat baru 24 tahun. Tapi soal bisnis, dia memiliki ...
Brand kecantikan karya anak bangsa ini sukses jelajahi pasar Eropa
Minggu, 19 Januari 2020 - 16:38 WIB
Berkat ekstrak kayu cendana, daun nilam, kemangi, bunga jempiring, bunga mawar, melati, kamboja, kay...
Jadi CEO private equity termuda di Asia Tenggara, Timothy Tandiokusuma kelola AUM Rp1,2 T
Senin, 13 Januari 2020 - 17:04 WIB
Timothy Tandiokusuma, usianya masih muda, 26 tahun, tapi dirinya cukup sukses menggeluti bisnis priv...
Mengenal Dicky Firmansyah, milenial di kancah industri digital Tanah Air
Selasa, 07 Januari 2020 - 15:16 WIB
Besarnya  potensi industri digital di Indonesia membuat para pelaku industri digital meyakini bahwa...
Dari Pekayon ke Cikunir Raya: Hardianto anak muda dibalik sukses Hardy Classic
Selasa, 10 Desember 2019 - 09:58 WIB
Kiprah Hardy Classic dalam bidang interior mobil sudah tidak diragukan lagi. Dengan pengalaman belas...
Jatuh bangun Jerry Hermawan Lo hingga sukses jadi pengembang properti
Minggu, 24 November 2019 - 14:31 WIB
Industri properti menjadi salah satu bisnis yang paling menjanjikan di dunia. Oleh karena itu, banya...
Ini kisah Bahlil Lahadalia, `anak terminal` yang ditunjuk jadi Kepala BKPM
Jumat, 25 Oktober 2019 - 10:05 WIB
Hidup berbalut kemiskinan, itulah masa lalunya. Bahlil, meski terlahir dari keluarga sederhana, tak ...
Tas limbah plastik karya Deasy Esterina yang tembus pasar global
Kamis, 17 Oktober 2019 - 16:13 WIB
Adalah Deasy Esterina yang tertarik untuk mengolah limbah plastik menjadi sesuatu yang bermanfaat. I...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)