Kiri Kanan
Air laut pasang, sejumlah warga Pesisir Selatan mengungsi
Elshinta
Minggu, 29 September 2019 - 21:23 WIB |
Air laut pasang, sejumlah warga Pesisir Selatan mengungsi
Pasang laut di Dusun Muaro, Batang Kapas. Sumber Foto: https://bit.ly/2m3i0hZ

Elshinta.com - Sebanyak 15 kepala keluarga (KK) di Dusun Muaro, Kampung Bukit Tambun Tulang, Nagari IV Koto Hilie, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mengungsi akibat pasang laut yang terjadi di daerah setempat, Minggu (29/9) sore.

Demikian disampaikan Camat Batang Kapas, Wendra Rovikto di Pesisir Selatan, seperti dikutip Antara.

Ia mengatakan dari 15 kepala keluarga tersebut, 21 orang diantaranya mengungsi ke tenda yang disiapkan Dinas Sosial kabupaten yang didirikan di lokasi dan sebanyak 37 orang ke rumah sanak saudaranya.

Selain itu, tambahnya pasang laut juga mengakibatkan 13 unit rumah rusak berat, 11 rumah tertimbun pasir, satu gudang ikan rusak berat, serta satu bangunan BUMNag rusak berat. "Dari catatan kami setidaknya kejadian ini berdampak pada 25 kepala keluarga di Dusun Muaro," ujarnya.

Pihaknya mengaku telah melaporkan kejadian ini ke pemerintah kabupaten dengan harapan bantuan untuk para korban bisa segera didistribusikan. "Kami juga mengimbau agar warga untuk terus waspada mengingat pada malam hari gelombang laut semakin tinggi, seperti hari-hari sebelumnya," tambahnya.

Menurutnya abrasi di lokasi telah terjadi sejak sebulan terakhir dan akibat kejadian itu sekitar kurang lebih 100 meter daratan terkikis dan bibir pantai pun semakin dekat dengan pemukiman warga.

Sebelumnya pada Jumat (27/9) sebanyak 15 unit rumah di dusun tersebut juga terdampak abrasi, tiga diantaranya hancur, tujuh rusak berat dan lima rusak ringan.

Usai kejadian tersebut dilaporkan ke pemerintah kabupaten, Dinas Sosial setempat langsung mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum di lokasi. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Banjir rendam wilayah Tepuai Kapuas Hulu, capai 1-1,5 meter
Jumat, 22 November 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Sungai Embau, Jumat (22/11) dini hari, meluap membanjiri wilayah Tepuai Kecamatan Hul...
Ganjar nilai masyarakat sudah siap hadapi erupsi Merapi
Kamis, 21 November 2019 - 15:37 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menilai masyarakat yang tinggal di dae...
BPBD catat 2.959 jiwa terdampak banjir di Solok Selatan
Kamis, 21 November 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, ...
Tidak ada WNI korban gempa Laos 
Kamis, 21 November 2019 - 12:56 WIB
Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa tidak ada WNI yang menjadi korban ...
Gempa kembali guncang Ambon Kamis pagi
Kamis, 21 November 2019 - 06:04 WIB
Elshinta.com - Gempa dengan magnitudo 3,4 kembali menggetarkan Ambon, Kamis (21/11) pagi, ...
BPPTKG: Erupsi merapi terakhir tergolong erupsi kecil
Rabu, 20 November 2019 - 17:44 WIB
Elshinta.com - Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (B...
Rabu dini hari, gempa M 5,2 guncang Bali
Rabu, 20 November 2019 - 06:07 WIB
Elshinta.com - Gempa berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang Bali, pada Rabu (20/11) dini ha...
60 rumah warga rusak akibat angin kencang di Jember
Selasa, 19 November 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat sebanyak 60 ruma...
BPBD Jatim: Waspadai angin kencang hingga Desember
Selasa, 19 November 2019 - 14:57 WIB
Elshinta.com - Munculnya fenomena angin kencang pada sejumlah wilayah di Jawa Timur mendap...
Gunung Merapi mengalami dua kali gempa guguran
Senin, 18 November 2019 - 12:35 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Deru Cantik