Kiri Kanan
Terlibat cekcok, pengawal Raja Salman ditembak mati temannya
Elshinta
Minggu, 29 September 2019 - 20:11 WIB |
Terlibat cekcok, pengawal Raja Salman ditembak mati temannya
Mayor Jenderal Abdul Aziz al-Faghm. Sumber Foto: https://bit.ly/2nI8bq5

Elshinta.com - Mayor Jenderal Abdul Aziz al-Faghm, pengawal pribadi Raja Salman tewas tertembak oleh rekannya setelah keduanya terlibat cekcok pada Sabtu (28/9) malam di rumah yang berlokasi di wilayah barat Kota Jeddah, demikian siaran TV lokal melaporkan pada Minggu (29/9).

Pelaku, Mamdouh bin Meshaal Al Ali, mengeluarkan senjata dan menembakkan peluru tajam ke pengawal setia Raja Salman, Mayor Jenderal Abdul Aziz al-Faghm setelah keduanya berdebat terkait masalah pribadi.

Kantor berita milik pemerintah sejauh ini belum menuliskan laporan penyebab ditembaknya pengawal pribadi raja yang tewas di Distrik Shatee. Wilayah itu berjarak beberapa kilometer dari arah utara istana kerajaan, tempat Raja Salman biasa menghabiskan waktunya selama musim panas.

Pihak kepolisian, sebagaimana dilaporkan kantor berita SPA, menjelaskan Faghm berdebat dengan Mamdouh, kemudian ia kehilangan kendali dan langsung menembak pengawal pribadi raja dari luar ruangan.

Pelaku menolak untuk menyerahkan diri ke polisi yang telah mengepung lokasi kejadian. Akhirnya, Mamdouh pun ditembak hingga tewas.

Tidak hanya pengawal pribadi raja, insiden itu juga menyebabkan seorang warga Filipina dan lima pasukan keamanan di sana luka-luka oleh tembakan pelaku.

Faghm sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi ia meninggal dalam perjalanan karena lukanya terlalu parah. Kematian Faghm pun menarik simpati dari banyak warga Arab Saudi.

"Semoga kamu beristirahat yang tenang, pahlawan..." kata penasihat senior kerajaan, Turki al-Sheikh, dalam unggahannya di Twitter, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peragaan busana muslim akhiri Wonderful Indonesia Week 2019 di Jeddah
Kamis, 21 November 2019 - 07:53 WIB
Elshinta.com - Digelar lima hari di Hotel Movenpick Jeddah, Wonderful Indonesia Week (WIW)...
Gempa M 6,3 guncang Meksiko
Rabu, 20 November 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Gempa bermagnitudo 6,3 mengguncang lepas pantai negara bagian selatan Chiap...
Pengunjuk rasa di kampus Hong Kong terkepung
Rabu, 20 November 2019 - 11:09 WIB
Elshinta.com - Para pengunjuk rasa anti-pemerintah yang berada di sebuah universitas Hong ...
Filipina larang penggunaan dan impor e-rokok
Rabu, 20 November 2019 - 10:18 WIB
Elshinta.com - Filipina akan melarang penggunaan dan impor e-rokok serta menahan siapa saj...
Puluhan prajurit Mali tewas akibat serangan terhadap patroli militer
Selasa, 19 November 2019 - 13:44 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 24 prajurit Mali tewas dan 29 lainnya terluka dalam serangan terha...
Sempat ditolak tiga RS, Tim Yanlin KJRI Jeddah bantu pemakaman janin berusia tujuh bulan
Selasa, 19 November 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Tim Pelayanan dan Pelindungan Warga (Yanlin) KJRI Jeddah membantu proses pemakam...
Tewaskan 34 orang, Indonesia kecam serangan Israel di Jalur Gaza
Minggu, 17 November 2019 - 16:54 WIB
Elshinta.com - Indonesia sedari awal telah mengecam serangan Israel di Jalur Gaza, yang me...
PBB khawatir krisis di Bolivia jadi tak terkendali
Minggu, 17 November 2019 - 16:27 WIB
Elshinta.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Sabtu (16/11), memperingatkan bahwa k...
Empat orang tewas dalam serangan bom mobil di Bundaran Tahrir, Irak
Sabtu, 16 November 2019 - 17:27 WIB
Elshinta.com - Sebanyak empat orang tewas dan 20 orang lagi cedera setelah satu bom mobil pada ...
Puluhan ribu tahanan ISIS di Suriah berpotensi jadi bom waktu
Rabu, 13 November 2019 - 17:07 WIB
Elshinta.com - Sekitar 10.000 tahanan ISIS beserta keluarganya di sejumlah kamp terdekat d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)