Kelelahan jadi penyebab kematian jemaah haji 2019
Elshinta
Sabtu, 28 September 2019 - 06:43 WIB |
Kelelahan jadi penyebab kematian jemaah haji 2019
Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Sumber foto: https://bit.ly/2nk8KGz

Elshinta.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan kelelahan, gangguan sistem kardiovaskuler, sistem peredaran darah (sirkulatori), sistem pernapasan (respiratori) dan penyakit bawaan sebelum pergi haji menjadi penyebab tingginya angka kematian jemaah haji  2019.

"Peserta haji dengan risiko tinggi yaitu lansia memang lebih banyak tahun ini, yaitu sekitar 60 persen dibandingkan dengan yang sehat, Kemenkes telah berupaya memberikan pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat haji," kata Menteri Kesehatan Nila F Moeloek saat acara Evaluasi Haji 2019 di Jakarta, Jumat (27/9).

Selain itu, Menkes menyebut penambahan kuota 10 ribu jemaah haji yang memprioritaskan peserta berusia di atas 70 tahun juga menambah jemaah yang berisiko tinggi.

Diketahui, angka kematian jemaah haji pada 2019 mencapai 436 orang, angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 385 orang.

Nila mengatakan pada 2019,  jemaah haji sudah diperiksa kesehatannya sejak sembilan bulan sampai satu tahun sebelum keberangkatan haji. Dia berharap semua peserta haji dapat menjaga kesehatan tak hanya jelang keberangkatan tetapi sejak mereka mendaftar haji.

"Setiap orang yang mendaftar haji agar terus menjaga kesehatan dan memeriksa kesehatannya. Jadi pas berangkat dalam keadaan optimal," pungkasnya, demikian Antara. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pasien positif Covid-19 di Magelang bertambah dua orang
Kamis, 28 Mei 2020 - 21:37 WIB
Setelah dua minggu kasus Covid-19 di Kota Magelang landai, hari Rabu (27/5) kemarin justru ada tamb...
Waspada! di Langkat empat orang positif COVID-19
Kamis, 28 Mei 2020 - 21:25 WIB
Seorang PNS di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, berinisial ST (54) wanita, warga Kecamatan Secang...
TNI/Polri sosialisasikan `new normal`
Kamis, 28 Mei 2020 - 20:12 WIB
Pemerintah daerah mulai menyosialisasikan kebijakan `new normal` ke pasar tradisional dan pusat per...
OJK Perwakilan Sumbar sumbang 1.111 APD
Kamis, 28 Mei 2020 - 18:58 WIB
Otoritas Jasa Keuangnan (OJK) Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) menyumbang 1.111 alat pelindung dir...
Ratusan kendaraan pemudik diminta putar balik di perbatasan Jakbar
Kamis, 28 Mei 2020 - 17:46 WIB
Ratusan kendaraan pemudik diminta berputar balik saat melewati sejumlah pos pemeriksaan di perbatasa...
Gerindra sebut kebijakan normal baru langkah yang tepat
Kamis, 28 Mei 2020 - 17:35 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menyatakan kebijakan normal baru (new normal) yang ak...
Sekitar 1,8 juta orang meninggalkan Jabodetabek pada masa mudik
Kamis, 28 Mei 2020 - 17:25 WIB
Sekitar 1,7 juta sampai 1,8 juta orang meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Be...
Kabupaten Tangerang mulai sosialisasi pelaksanaan kembali salat berjamaah
Kamis, 28 Mei 2020 - 16:47 WIB
Dalam menghadapi New Normal pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Kabupaten Tangerang mulai...
11 orang warga Salatiga masih jalani karantina dan menunggu hasil swab
Kamis, 28 Mei 2020 - 16:37 WIB
Sebanyak 11 warga Salatiga, Jawa Tengah masih menjalani karantina dan menunggu hasil swab di Rumah S...
Jokowi-Erdogan ucapkan selamat Idul Fitri dan bahas COVID-19
Kamis, 28 Mei 2020 - 16:26 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Presiden RI Joko Widodo melakukan sambungan telepon den...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV