Dear UKM! Ini tiga bisnis yang punya prospek secerah kuliner
Elshinta
Jumat, 27 September 2019 - 10:26 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Sigit Kurniawan
Dear UKM! Ini tiga bisnis yang punya prospek secerah kuliner
Ilustrasi. Sumber: istimewa

Elshinta.com - Pada dasarnya banyak jenis yang berkembang dan mempunyai prospek yang cerah karena konsumen yang ada adalah pemakai jasa atau produk tersebut.

Dikutip eMajels, cerah atau tidaknya suatu bisnis amat dipengaruhi oleh perkiraan konsumen yang tetap menggandrungi produk tersebut.

Berdasarkan hal itu perkiraan dalam 5 tahun terakhir dan sudah dibuktikan oleh mereka yang terlibat di dalamnya adalah bisnis-bisnis lain antara lain:

Pertama, bisnis pakaian anak-anak. Bisnis pakaian secara umum adalah bisnis yang senantiasa digandrungi karena jumlah konsumennya sangat besar. Namun tips yang diberikan untuk para cara pembisnis ini dengan belajar dari para pembisnis yang sudah terjun kedalamnya ternyata lebih didasarkan pada segmentasi pasar secara spesifik.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk segmen tersebut berfokus pada segmen pakaian anak yang memang paling diminati pasar. Jenis segmen lain pun masih tercakup namun kecenderungan pada pakaian anak masih sangat terbuka lebar walaupun kompetisi di dalamnya sangat ketat. Adapun dari sisi kompetisi hampir semua jenis atau segmen memiliki tingkat kompetisi yang cukup ketat.

Kedua, bisnis kesehatan. Peningkatan kesadaran kesehatan yang demikian menonjol berbarengan dengan informasi kesehatan membuat sejumlah gerai kesehatan bertumbuhan secara online maupun offline.

Perkembangan ini terus berlanjut menggantikan metode MLM yang berdampak pada biaya suplemen maupun obat kesehatan. Titik kecenderungan saat ini konsumen memilih jenis obat dan suplemen yang lebih bersifat alamiah dan berbahan baku dasar yang sudah bisa dijumpai di apotek hidup.

Ketiga, sungguh pun ini agak terlambat namun peningkatan bisnis-bisnis ini  masih tetap akan meningkat yaitu jenis bisnis ekspedisi/logistik.

Semenjak pembelian barang dan pertukaran antar kota berlangsung sangat tinggi dengan adanya jaringan online maupun kecenderungan untuk membeli barang melalui telepon selular maka bisnis ekspedi diperlukan untuk mendukung permindahan barang tersebut.

Hingga saat 2014 pertumbuhan ini sudah terasa dan pada periode 2017 terlihat sesekali perusahaan ekspedisi bertumbuhan di mana-mana. Dari segi perhitungan pemindahan barang tampak hal ini masih memerlukan dukungan tambahan.

Tips yang baik untuk bisnis ini adalah adanya jaringan yang dapat mengakses pihak-pihak yang melakukan penjualan secara ekslusif untuk menjangkau konsumennya. Dengan kata lain, perusahaan yang membangun bisnis ekspedisi sebaiknya tidak melakukan penawaran jasa terbuka pada pasar umum namun sudah menjadi vendor dari beberapa persahaan tertentu saja.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Melihat peluang bisnis pengiriman di masa pandemi, simak tipsnya
Selasa, 07 Juli 2020 - 10:49 WIB
Bisnis pengiriman di era makin semaraknya bisnis online ikut meroket. Semua e-commerce dipastikan me...
Di tengah pandemi, UMKM didorong maksimalkan Bantuan Insentif Pemerintah
Senin, 15 Juni 2020 - 08:49 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendorong pelaku Usa...
Terdampak pandemi, mahasiswa berjiwa wirausaha diberikan beasiswa
Senin, 18 Mei 2020 - 15:25 WIB
Para pelajar dan mahasiswa yang berjiwa wirausaha diharapkan tetap bisa eksis dengan inovasi berbas...
Jaga daya beli masyarakat, ini stimulus untuk UMKM di tengah pandemi COVID-19
Jumat, 27 Maret 2020 - 10:29 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak semua pihak termasuk swasta, BUMN, dan masyarakat un...
Jalankan program santripreneur, Kemenperin: Kami bina 52 ponpes di 7 provinsi
Jumat, 20 Maret 2020 - 11:20 WIB
Santri di lingkungan pondok pesantren (Ponpes) berpotensi besar menjadi wirausaha industri baru, khu...
Dongkrak industri fesyen muslim, Kemenperin: Konsumsi di dunia capai USD270 miliar
Rabu, 11 Maret 2020 - 14:22 WIB
Kementerian Perindustrian bertekad mewujudkan Indonesia menjadi salah satu pusat fesyen muslim dunia...
Industri kreatif sumbang lebih Rp1.100 T, subsektor apa yang paling berkontribusi?
Selasa, 10 Maret 2020 - 09:48 WIB
Ekonomi kreatif memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Capaian ini terlihat pad...
Ada 6 SNI tentang kopi, apa saja? Ini penjelasan Kepala BSN
Senin, 09 Maret 2020 - 11:58 WIB
Untuk menghasilkan kopi yang berkualitas, Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah menetapkan 6 Stan...
Di tengah wabah corona, UKM tetap dinamis dan jadi penyangga ekonomi
Jumat, 06 Maret 2020 - 11:36 WIB
Wabah virus corona telah memukul perekonomian global. Dalam situasi perekonomian yang tidak menentu...
Ciptakan koperasi sehat, Menteri Teten: Izin dan syarat pendirian koperasi akan dipermudah
Rabu, 26 Februari 2020 - 10:48 WIB
Upaya Kementerian Koperasi dan UKM menciptakan koperasi yang sehat, pihaknya akan mempermudah perizi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV