Kiri Kanan
Soal demo mahasiswa, Kapolri: Awalnya damai, tapi ada oknum yang memanfaatkannya
Elshinta
Kamis, 26 September 2019 - 15:15 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Soal demo mahasiswa, Kapolri: Awalnya damai, tapi ada oknum yang memanfaatkannya
Kapolri, Jendral Tito Karnavian. Sumber foto: https://bit.ly/2lIVScR

Elshinta.com - Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan menggelar konferensi pers terkait perkembangan situasi di sejumlah wilayah di Indonesia pasca adanya aksi unjuk rasa.

Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian menjelaskan terkait aksi unjuk rasa yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia termasuk di Jakarta. Agenda aksi tersebut adalah untuk menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK).

"Ada yang menggelar aksi dengan damai, sesuai dengan aturan yang diatur dalam UU nomor 9 tahun 1998 tentang penyampaian pendapat di muka umum," kata Kapolri, Kamis (26/9).

Berdasarkan pantauan Redaksi Elshinta.com, Kapolri menyesalkan ada beberapa aksi yang berlangsung dengan anarkis. Menurutnya pada awalnya unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa merupakan unjuk rasa yang elegan dan damai.

"Kelompok yang melakukan aksi-aksi ini semula murni dari adik-adik mahasiswa, tapi ada oknum yang memanfaatkan, mengambil momentum ini untuk agenda tersendiri, bukan agenda (menolak) RUU," ujar Tito.

Menurut Kapolri ada agenda politis yang mana memiliki niat untuk menjatuhkan pemerintah yang sah secara konstitusional.

Tito menyebut, dalam dua hari terakhir, lebih dari 200 demonstran ditangkap.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mahfud: Reuni 212 tak perlu pengamanan khusus
Kamis, 21 November 2019 - 12:37 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD menyebutk...
 DPR: Industri dalam negeri harus ikut berkiprah di bidang pertahanan
Rabu, 20 November 2019 - 12:57 WIB
Elshinta.com - Sudah saatnya dukungan terhadap industri yang dibangun oleh anak-anak bangsa, ti...
Kelompok teroris di Medan punya bendahara, ada penyalur dananya?
Selasa, 19 November 2019 - 07:28 WIB
Elshinta.com - Pihak kepolisian kini menyelidiki dugaan aliran dana ke kelompok tersangka ...
Kelompok teroris Medan ingin dirikan negara sendiri
Selasa, 19 November 2019 - 07:08 WIB
Elshinta.com - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto menyebut kelompok tersangk...
Incar polisi, pelaku bom terusik dan dendam
Selasa, 19 November 2019 - 06:56 WIB
Elshinta.com - Polisi menetapkan puluhan orang tersangka terkait bom bunuh diri di Mapolre...
Pengamat: Polri memang dijadikan musuh oleh kelompok teror
Senin, 18 November 2019 - 20:07 WIB
Elshinta.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa aparat kepolis...
Jelang Pilkades serentak, Polres Kudus gelar apel pergeseran pasukan
Senin, 18 November 2019 - 19:55 WIB
Elshinta.com - Ribuan personel gabungan dari aparat kepolisian, TNI dan perlindungan masya...
Kapolda Papua sebut ada indikasi KKB ganggu kawasan Freeport
Senin, 18 November 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan ada indikasi kelompok k...
Aksi teror sasar petugas kepolisian, Polri: Risiko pekerjaan
Senin, 18 November 2019 - 14:15 WIB
Elshinta.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menggelar keterangan pers terka...
11.191 petugas KAI siaga amankan perjalanan Natal-Tahun Baru
Senin, 18 November 2019 - 13:59 WIB
Elshinta.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiagakan total 11.191 petugas untuk me...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Deru Cantik