Gigih! Bermodal Rp1 juta, wanita ini hasilkan omzet puluhan juta dari bisnis sandal
Elshinta
Rabu, 25 September 2019 - 11:35 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Dewi Rusiana
Gigih! Bermodal Rp1 juta, wanita ini hasilkan omzet puluhan juta dari bisnis sandal
Ilustrasi. Foto: istimewa

Elshinta.com - Terkadang peluang usaha datang tanpa disangka-sangka, misalnya dari hobi atau dari hal yang disengaja. Beberapa orang sudah membuktikan hal tersebut dan berujung kesuksesan. Endri Ani Agustina adalah salah satunya. Ia pun tak menyangka dari berjualan sandal bisa menghasilkan omzet puluhan juta per bulannya.

Endri panggilan akrabnya saat duduk di bangku kuliah sekitar tahun 2017, sudah memulai bisnisnya. Keputusannya untuk berbisnis didasari kesukaannya serta kebutuhan hidup. “Waktu itu semester 7 kuliah dan mulai mikir setelah lulus mau apa. Inginnya punya penghasilan tetap jadi tidak menganggur,” tuturnya, seperti dikutip eMajels.

Namun berbisnis ternyata tak semudah yang dibayangkan. Rasa lelah yang dideritanya sering memunculkan keinginan untuk mengakhiri usahanya. Belum lagi teman-temannya sering nyinyir karena kuliah sambil berbisnis, apalagi ia sempat keteteran saat membuat skripsi.

“Banyak yang bilang  saya seharusnya mengerjakan skripsi jangan jualan saja. Tapi mereka tidak tahu, usaha itu bisa menghidupi saya. Tapi saya tidak perlu menjelaskan,” ujarnya.

Dengan modal sekitar satu jutaan, Endri gunakan untuk membeli bahan dan hanya dapat renda meteran dan sandal sekitar 40 pasang.

Sandal model 2 stap dibuat di kamar kos dengan bahan seadanya. Dengan mengusung tema bohemian, Endri membuat produknya menjadi lebih berbeda dengan sandal pada umumnya. “Tema bohemian sendiri seperti etnik tasel pompom renda-renda dan vintage jadi membuat sandal ini lebih menarik,” jelasnya.

Dalam waktu satu bulan, Endri berhasil balik modal. “Sekarang sekitar 1000 pieces sebulannya dan semakin meningkat. Kami sudah menyiapkan stok hingga 2000-an sepatu. Kalau modelnya sudah lebih dari 14 model sandal dan lebih dari 200 desain,” ungkapnya.

Endri mampu membuktikan bisnisnya menembus sukses. Dengan harga paling murah Rp40 ribu dan paling mahal Rp60 ribu, Endri berhasil memperoleh omzet sebesar Rp50 juta per bulan.

Untuk desain sepatu sampai hiasan bohemian semuanya dari Endri. “Karena menurut saya bukan hanya bagus tapi harus bisa menjual karya itu.” Saat ini Endri memilih memasarkan produknya melalui online.

Dari media sosial seperti Instagram, ia memperoleh banyak reseller dan untuk memperluas penjualannya Endri menjual produknya melalui e-commerce.

Soal konsumennya, ia mengaku para pembelinya berasal dari Sabang sampai Merauke.

Untuk pesaing, Endri merasa dengan semakin banyak kompetitor maka ia harus semakin kreatif ciptakan produk dan berkreasi terus, Endri hanya ingin selalu berpikir positif.

Ke depan, Endri ingin menjadikan usahanya menjadi lebih besar lagi dan membuat produk lebih banyak lagi. “Selain itu saya juga ingin berjualan baju dan aksesori dengan tema yang sama yaitu bohemian juga.”

“Kalau mau usaha ya dicoba biar tahu rasanya. Kalau tidak dicoba ya tidak akan tahu. Pokoknya, jangan takut karena ketakutan itu yang membuat semuanya hanya menjadi angan,” tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hotman Paris dukung pengusaha muda ini pelopori batik moderen pertama di Indonesia
Selasa, 18 Februari 2020 - 08:42 WIB
Industri fashion terus berkembang, seiring dengan kemajuan zaman. Termasuk batik, kini memakai batik...
Inspirasi Rico Huang: Sukses di usia 24 tahun, kini mantap menatap bisnis photobook
Minggu, 02 Februari 2020 - 10:30 WIB
Dengan banyaknya data dan nilai pasar yang tinggi, photobook menjadi salah satu variasi produk print...
Sukses berbisnis batik, Michael Wirawan bangun brand baru yang sasar wanita milenial
Kamis, 23 Januari 2020 - 15:41 WIB
Namanya Michael Wirawan. Usianya masih muda, tercatat baru 24 tahun. Tapi soal bisnis, dia memiliki ...