Karhutla di Jambi, nyaris tidak ada udara murni
Elshinta
Selasa, 24 September 2019 - 14:34 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Karhutla di Jambi, nyaris tidak ada udara murni
Pemadaman karhutla. Sumber foto: https://bit.ly/2l0ROEp

Elshinta.com - Perjuangan penuh risiko dilakukan anggota Satuan Tugas Terpadu Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas TPB Karhutla) DKI Jakarta saat melakukan pemadaman karhutla di Desa Puding, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.

Komandan Regu Gulkarmat Satgas TPB Karhutla DKI Jakarta, Kusnanto mengatakan, proses pemadaman mencakup area yang sangat luas dengan sebaran titik api yang memanjang.

"Sejauh mata kita memandang itu asap semua, seperti kabut yang tak hilang-hilang," ujarnya, Selasa (24/9).

Personel Dinas Gulkarmat yang menjadi bagian Satgas TPB Karhutla DKI Jakarta, Feri Handantika menuturkan, proses pemadaman karhutla nyaris tidak memiliki ruang udara murni. "Asapnya sangat menguras tenaga. Di sini nyaris tidak ada udara murni," ungkapnya, dihimpun beritajakarta.

Sementara itu, anggota Regu Gulkarmat Satgas TPB Karhutla DKI Jakarta, Supriharyono menambahkan, seluruh anggota personel yang bertugas untuk melakukan pemadaman karhutla akan berjuang dengan optimal.

"Kami hanya bisa berusaha dan berdoa. Semoga masyarakat di Jambi segera terbebas dari bencana karhutla dan asap," tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Turunkan emisi gas rumah kaca, perilaku saat pandemi harus dipertahankan
Minggu, 07 Juni 2020 - 07:48 WIB
Pandemi COVID-19, ternyata memberi dampak terhadap lingkungan, termasuk kualitas udara. Antara lain,...
Budidayakan ikan lele dan kangkung dalam ember ditengah pandemi Covid-19
Kamis, 28 Mei 2020 - 19:57 WIB
Seorang Kapolsek di Majalengka berhasil membudidayakan ikan lele dan kangkung dalam ember. Hasilnya ...
Menteri LHK namai `Fitri` untuk orang utan di Bogor lahir saat Lebaran
Rabu, 27 Mei 2020 - 20:56 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya memberi nama `Fitri` untuk anak orang uta...
Jalankan protokol kesehatan, program 10 Rumah Aman KSP jadi inspirasi warga Madiun 
Senin, 18 Mei 2020 - 18:37 WIB
Program 10 Rumah Aman yang diinisiasi Kantor Staf Presiden terus berkembang. Di Madiun, Jawa Timur ...
KLHK catat penurunan hotspot di awal 2020 dibandingkan tahun lalu
Jumat, 08 Mei 2020 - 19:12 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat penurunan titik panas (hotspot) dalam per...
KKP tindak tegas perusak ekosistem laut di NTB-Sulteng
Minggu, 26 April 2020 - 15:14 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menindak tegas pelaku destructive fishing atau perusak ekos...
Warga Tarakan pasang portal untuk antisipasi penyebaran COVID-19
Rabu, 15 April 2020 - 19:12 WIB
Sebagai upaya pencegahan dan memutus penularan Corona Virus Disease (COVID-19) di Kota Tarakan. RT 1...
Personel Pamtas Yonif 411 Kostrad dan warga Kampung Kondo gelar karya bakti
Rabu, 01 April 2020 - 10:35 WIB
Sebagai wujud kepedulian terhadap keindahan dan kebersihan kampung, personel TNI Satgas Pamtas RI-PN...
Ajak petani ramah lingkungan, Satgas TMMD ajari pembuatan pupuk cair  
Jumat, 27 Maret 2020 - 18:58 WIB
Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 107 di Desa Kedungsari kecamatan Gebog K...
Waspada COVID-19, Polsek Soreang bersih-bersih fasilitas umum
Sabtu, 14 Maret 2020 - 12:37 WIB
Jajaran Polsek Soreang Kabupaten Bandung Jawa Barat, melakukan bersih-bersih di sejumlah objek fasil...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV