Ini bentuk dukungan Kemendagri dalam Pilkada Serentak 2020
Elshinta
Selasa, 24 September 2019 - 12:54 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Ini bentuk dukungan Kemendagri dalam Pilkada Serentak 2020
Mendagri, Tjahjo Kumolo. Sumber foto: https://bit.ly/2mKWlv9

Elshinta.com - Kementerian Dalam Negeri kembali memberikan dukungan dalam hal data kependudukan sementara untuk Pilkada Serentak tahun 2020, data kependudukan tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada KPU untuk penetapan Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu atau DP4. Hal ini diungkapkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019 dan Persiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin (23/9) kemarin.

“Kemendagri memberikan dukungan data kependudukan sementara untuk Pilkada Serentak tahun 2020 yakni 107.531.640 jiwa, ini yang sudah terdata di Dukcapil Kemendagri, proses selanjutnya kami serahkan penuh kepada KPU,” kata Tjahjo.

Dukungan data kependudukan tersebut terus dilakukan termasuk optimalisasi perekaman dan pencetakan KTP elektronik. Meski demikian, masih ada sekitar satu juta masyarakat yang belum melakukan perekaman karena letak geografis.

Tak hanya itu, Kemendagri juga memberikan supervisi dan fasilitasi dalam melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan memastikan anggaran penyelenggaraan Pilkada 2020 aman dan tepat waktu. “Supervisi dan fasilitasi NPHD, ini kami di Kemendagri hampir tiap hari kita telpon kepala daerah untuk memastikan anggaran ini tercukupi tepat waktu,” kata Tjahjo, dilansir dari laman resmi Kemendagri, Selasa (24/9).

Seperti dalam penyelenggaraan pesta demokrasi sebelum-sebelumnya, Kemendagri juga akan berkontribusi dalam pemetaan potensi konflik dan berkoordinasi untuk mengantisipasi kemungkinan konflik yang akan terjadi.

“Memetakan potensi konflik dan cegah dini, mengoptimalkan koordinasi horizontal dan vertikal pada aspek-aspek yang mengganggu. Datanya disusun dengan detil hingga ke daerah dan per TPS masalahnya apa, kendalanya apa. Termasuk pelibatan para pihak untuk mereduksi akses negatif,” ujarnya.

Dukungan peningkatan partisipasi pemilih juga akan tetap dilakukan dengan cara sosialisasi berbagai cara termasuk melalui media massa, agar partisipasi pemilih terus meningkat dari waktu ke waktu pelaksanaan pesta demokrasi.

Dalam hal regulasi, Kemendagri juga akan turut mendorong netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk menyampaikan maklumat agar calon kepala daerah aktif membangun kehidupan demokrasi dan tegak pada regulasi dalam pelaksanaan Pilkada.

“Penguatan regulasi netralitas ASN dan koordinasi dengan KemenPAN-RB, BKN, dalam rangka menegakan netralitas ASN, menyampaikan maklumat himbauan kepada calon kepala daerah agar aktif membangun kehidupan demokrasi, menjaga stabilitas dan mematuhi regulasi dalam pelaksanaan pilkada,” imbuhnya.

Pelaksanaan Pilkada tahun 2020 akan diikuti oleh 270 daerah dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Pilkada Serentak tahun 2020 merupakan Pilkada Serentak gelombang keempat yang dilakukan untuk kepala daerah hasil pemilihan Desember 2015.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Anggota DPR berharap pandemi tak kurangi minat masyarakat ikut pilkada
Minggu, 05 Juli 2020 - 21:28 WIB
Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Guspardi Gaus berharap situasi pandemi COVID-19 t...
Mendagri ajak `influencer` bantu tingkatkan partisipasi pemilih
Minggu, 05 Juli 2020 - 07:15 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengajak kaum milenial berpengaruh (influencer) di me...
Syarief Hasan: Banyak yang minta dukungan Demokrat di Pilkada 2020
Sabtu, 04 Juli 2020 - 21:40 WIB
Politikus Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan bahwa pihaknya akan selektif dalam memilih figur ...
Bawaslu Kepri gandeng Cyber Crime Polri patroli media sosial
Kamis, 02 Juli 2020 - 16:57 WIB
Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggandeng Cyber Crime Polda Kepri melakukan patroli media ...
Kekurangan anggaran Pilkada Sukoharjo dipenuhi Pemkab dan pusat
Senin, 29 Juni 2020 - 19:36 WIB
Pemerintah daerah memfasilitasi kebutuhan protokol kesehatan yang diperlukan dalam pelaksanan Pemili...
Forum RT Kabupaten Bandung deklarasikan dukungan bagi Teh Nia
Senin, 29 Juni 2020 - 14:44 WIB
Sedikitnya 200 orang perwakilan para Ketua RT se- Kabupaten Bandung yang tergabung dalam Forum Ketua...
Bawaslu Kepri libatkan KPK cegah gratifikasi pilkada
Minggu, 28 Juni 2020 - 19:29 WIB
Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Riau akan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) unt...
One Krisnata-Muhammad Fajri resmi deklarasikan maju Pilkada Klaten 2020
Sabtu, 27 Juni 2020 - 17:12 WIB
Bursa Pilkada Klaten, Jawa Tengah, akan ramai setelah majunya One Krisnata - Fajri sebagai Cabup dan...
Sesuaikan masa pandemi COVID 19, Pilkada bakal maksimalkan sistem online
Rabu, 24 Juni 2020 - 18:56 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menyosialisasikan tahapan lanjutan Pilk...
KPU: Jumlah peserta kampanye terbuka Pilkada 2020 akan dibatasi
Rabu, 24 Juni 2020 - 13:13 WIB
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan jumlah peserta kampan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV