Selama kabut asap, nelayan diimbau persingkat waktu melaut
Elshinta
Selasa, 24 September 2019 - 06:16 WIB |
Selama kabut asap, nelayan diimbau persingkat waktu melaut
Ilustrasi. Sumber foto: https://s.id/6NYn6

Elshinta.com - Lembaga adat Panglima Laut melarang sebagian besar nelayan di Provinsi Aceh banyak di laut, dan agar mempersingkat waktu melaut karena tebalnya kabut asap sehingga mengganggu jarak pandang.

"Seluruh panglima laut dan nelayan di Aceh sudah diimbau agar mematuhi larangan ini, karena sangat membahayakan keselamatan nelayan saat mencari ikan di laut," kata Ketua Lembaga Adat Panglima Laut Kabupaten Aceh Barat, Amiruddin di Meulaboh, Selasa (24/9).

Akibat pekatnya kabut asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau dan Kalimantan tersebut, menyebabkan jarak pandang terbatas dan mengganggu pernapasan. Tidak hanya itu, kondisi tersebut juga dikhawatirkan akan berdampak terhadap nelayan tradisional karena dikhawatirkan akan tersesat dan terdampar ke wilayah teritorial negara asing.

Menurutnya, sebagian besar nelayan di Aceh tidak memiliki peralatan navigasi canggih saat melaut. "Dampak kabut asap ini, sejumlah nelayan di Sabang dan Aceh Besar juga belum bisa pulang dari laut ke darat karena gangguan kabut asap," kata Amiruddin, dikutip Antara.

Pihaknya berharap seluruh nelayan termasuk di wilayah pantai barat selatan Aceh agar dapat mematuhi imbauan tersebut, guna menghindari hal yang tidak diinginkan demi keselamatan nelayan, pungkasnya. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Balai Kemensos diminta beri layanan optimal masuki normal baru
Minggu, 07 Juni 2020 - 16:26 WIB
Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat meminta balai mengakselerasi d...
Anggota DPR: Rekap elektronik akan diatur dalam RUU Pemilu
Minggu, 07 Juni 2020 - 16:13 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa mengatakan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pem...
Cegah COVID-19, Presiden ajak masyarakat berolahraga perkuat imunitas
Minggu, 07 Juni 2020 - 14:49 WIB
Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk rutin berolahraga agar dapat meningkatkan imunitas at...
Kemensos pastikan data penerima BST tahap dua semakin baik
Minggu, 07 Juni 2020 - 14:25 WIB
Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) Edi Suharto memastikan untuk data penerima ...
Danpuspenerbad pimpin pemakaman Lettu Wisnu Tia Aruni
Minggu, 07 Juni 2020 - 14:14 WIB
Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Puspenerbad) Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso memimpin ...
Pastikan ibadah tenang, Polres Majalengka monitoring kegiatan gereja di tengah situasi `new normal`
Minggu, 07 Juni 2020 - 13:13 WIB
Menghadapi situasi `new normal`, Kapolres Majalengka AKBP. Bismo Teguh Prakoso monitoring dan pengam...
Prajurit Pamtas RI-PNG jadi guru ngaji
Minggu, 07 Juni 2020 - 12:39 WIB
Tak hanya melaksanakan tugas utamanya dalam menjaga perbatasan RI-PNG sektor selatan, prajurit Sat...
KKP buat Sukabumi jadi percontohan budidaya udang berkelanjutan
Minggu, 07 Juni 2020 - 12:26 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana membuat Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi s...
116 orang pengunjung cafe di Malang jalani rapid test, 12 orang reaktif
Minggu, 07 Juni 2020 - 11:51 WIB
Sebanyak 12 orang pengunjung dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test yang digelar tim Operas...
Alhamdulillah, 766 pasien COVID-19 di Surabaya dinyatakan sembuh
Minggu, 07 Juni 2020 - 11:13 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya mencatat hingga saat ini ada sekitar 766 pa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV