Libur sekolah di Jambi diperpanjang akibat kabut asap
Elshinta
Senin, 23 September 2019 - 07:02 WIB |
Libur sekolah di Jambi diperpanjang akibat kabut asap
Siswa SD di Kota Jambi menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan guna mengurangi paparan kabut asap yang terjadi akibat karhutla di Provinsi Jambi. Sumber foto: https://bit.ly/2mvq7E9

Elshinta.com - Kabut asap yang terjadi di Kota Jambi semakin pekat. Akibatnya, Pemerintah Kota Jambi memperpanjang libur siswa TK/PAUD, SD, dan SMP negeri dan swasta sederajat.

Berdasarkan rilis yang disampaikan Pemkot Jambi, Minggu (22/9) malam, libur sekolah diperpanjang dari hari Senin (23/9) sampai dengan hari Rabu (25/9).

Dalam rilis tersebut disampaikan bahwa berdasarkan data AQMS Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kota Jambi, kecenderungan kualitas udara berada di atas baku mutu atau berada di atas batas tenggang yang diperbolehkan. 

Berdasarkan Peraturan Menteri LHK nomor 12 Tahun 2010, kualitas udara di kota itu pada paramater partikulat PM 2.5 berada pada kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya.

"Keputusan menambah libur sekolah tersebut berpedoman pada maklumat Pemerintah Kota Jambi Nomor: 180/179 /HKU/2019, Tentang Antisipasi Dampak Kabut Asap, dan berdasarkan hasil koordinasi DLHD Kota Jambi, Dinas Kesehatan Kota Jambi serta Dinas Pendidikan Kota Jambi, terkait dengan dampak udara terhadap Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah, guna melindungi siswa dari dampak kabut asap," terang Juru Bicara Pemerintah Kota Jambi, Abu Bakar melalui rilis yang disampaikannya di Jambi, Minggu, seperti dikutip Antara.

Sementara itu, bagi kepala sekolah, guru dan pegawai tata usaha tetap masuk kerja seperti biasa, terkecuali bagi (ibu) yang sedang hamil. Selain itu, selama libur, guru tetap memberikan tugas kepada siswanya agar siswa tetap dapat belajar di rumah.

Selanjutnya, setelah waktu libur yang ditetapkan, kegiatan belajar mengajar berjalan sebagaimana biasanya sambil menunggu keputusan berikutnya.

Selama siswa diliburkan, pihak sekolah diminta aktif melakukan pemantauan kondisi udara melalui data realtime AQMS yang dirilis oleh pemerintah kota itu. 

"Kebijakan ini akan disesuaikan seperlunya dengan memperhatikan kondisi udara sebagaimana amanat dalam Maklumat dimaksud," jelas Abu Bakar. (Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Usai santap makanan Maulid, puluhan warga di dua desa di Sukabumi keracunan
Minggu, 15 Desember 2019 - 16:29 WIB
Puluhan warga di dua desa, yakni Desa Cisarua dan Desa Nagrak Utara diduga keracunan makanan yang di...
Kendaraan pengangkut bensin terbakar di Pasar Rebo
Minggu, 15 Desember 2019 - 09:34 WIB
Satu unit mobil pengangkut bensin terbakar di Jalan RA Fadillah, Cijantung, Pasar Rebo, Jakara Timur...
Petani kopi tewas diterkam harimau
Jumat, 13 Desember 2019 - 11:45 WIB
Seorang petani kopi tewas asal Kabupaten Lahat diduga diterkam harimau di kawasan hutan lindung di D...
Krisis air bersih masih melanda Sumba Timur 
Kamis, 12 Desember 2019 - 18:56 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Timur menyebutkan wilayah Kabupaten Sumba T...
Dua bocah ditemukan mengambang di Waduk Serut
Kamis, 12 Desember 2019 - 18:36 WIB
Dua anak dilaporkan meninggal dunia karena tenggelam saat bermain di Waduk Serut, Kecamamatan Nguter...
Bank Dunia sebut Indonesia rugi 5,2 miliar dolar AS akibat kebakaran hutan 
Rabu, 11 Desember 2019 - 20:32 WIB
Bank Dunia menyebutkan bahwa kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia sejak Juni hingga Oktober 201...
 Tersesat di hutan, 2 petugas Telkomsel ditemukan Tim SAR 
Rabu, 11 Desember 2019 - 14:45 WIB
Dua orang petugas teknisi menara Telkomsel yang yang sempat tersesat di hutan selama satu hari, berh...
Kapal tol laut tenggelam di Pelabuhan Lewoleba
Selasa, 10 Desember 2019 - 20:48 WIB
Sebuah kapal tol laut KM Shippo 16, dilaporkan tenggelam di Pelabuhan Lewoleba, Kabupaten Lembata, N...
Longsor di Koto Alam putuskan lalu lintas Sumbar-Riau
Selasa, 10 Desember 2019 - 12:32 WIB
Longsor yang terjadi pada Selasa (10/12) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB di Km 160 Nagari Koto Ala...
BPBD imbau masyarakat Yogyakarta waspadai cuaca ekstrem awal musim hujan
Selasa, 10 Desember 2019 - 10:15 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspad...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)