Kiri Kanan
Sempat dinyatakan padam, titik api kembali muncul di Gunung Slamet
Elshinta
Minggu, 22 September 2019 - 19:53 WIB |
Sempat dinyatakan padam, titik api kembali muncul di Gunung Slamet
Sumber Foto: https://bit.ly/2ktZdeZ

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas menyatakan titik api tanda kebakaran hutan kembali muncul di lereng selatan Gunung Slamet.

Demikian disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas Ariono Poerwanto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (22/9) petang.

"Berdasarkan laporan yang kami terima, titik api kembali muncul di sekitar Pos IV atau daerah Plawangan," katanya. 

Ia mengatakan terkait dengan pernyataan Bupati Banyumas Achmad Husein saat memberi sambutan dalam acara Festival Grebeg Suran Baturraden maupun ketika ditemui wartawan di sela acara yang digelar di Lokawisata Baturraden pada Minggu siang tersebut.

Ketika itu, Bupati Achmad menyatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng selatan Gunung Slamet yang masuk wilayah Kabupaten Banyumas telah padam pada Sabtu (21/9) malam.

Terkait dengan pernyataan bupati tersebut, Ariono mengakui bahwa karhutla di lereng selatan Gunung Slamet dapat dipadamkan pada Sabtu (21/9), sekitar pukul 22.00 WIB. "Namun berdasarkan laporan yang kami terima pada pukul 16.00 WIB, api kembali muncul di sekitar Pos IV," katanya.

Dengan demikian, kata dia, pernyataan yang disampaikan Bupati Banyumas saat acara Festival Grebeg Suran Baturraden itu, berdasarkan laporan yang diterima pada Minggu pagi.

Ia mengatakan kondisi medan yang berat dan sulit terjangkau sinyal telekomunikasi mengakibatkan sistem pelaporan tentang perkembangan di lokasi kebakaran hutan disampaikan secara manual.

"Kami baru bisa mendapatkan laporan perkembangan di lapangan setelah ada petugas yang turun karena lokasinya tidak terjangkau sinyal telekomunikasi. Seperti laporan perkembangan yang terjadi tadi malam (21/9), baru kami terima di posko setelah ada petugas yang turun sekitar pukul 04.00 WIB," katanya.

Pihaknya bersama personel TNI/Polri dan para sukarelawan terus berupaya memadamkan kebakaran hutan di lereng selatan Gunung Slamet dengan cara membuat sekat.

Saat ditemui wartawan di sela Festival Grebeg Suran Baturraden, Minggu siang, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan kebakaran hutan di lereng selatan Gunung Slamet dapat dipadamkan pada Sabtu (21/9) malam. "Dini hari dikontrol sudah enggak nyala. Mudah-mudahan sih enggak ada titik api baru ya," katanya.

Pada kesempatan sebelumnya, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf. Candra mengatakan kebakaran hutan di lereng selatan Gunung Slamet merupakan rambatan dari lereng barat yang masuk wilayah Kabupaten Brebes.

"Sudah dua hari ini (karhutla, red.) masuk ke wilayah kita melalui Kaligua (Brebes, red.) ke Cilongok (Banyumas, red.) merupakan rembesan dari Brebes dan Tegal, tindak lanjutnya ke selatan, mengarah ke wilayah kita, masuk di Petak 58D, itu wilayah Perhutani. 

Kemudian di situ yang terdampak hutan lindung sehingga sangat perlu dilakukan penanganan segera," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu (21/9).

Dia menjelaskan penanganan kebakaran hutan tersebut difokuskan dengan cara membuat sekat karena kejadiannya di hutan rimba dengan medan yang berat dan banyak jurang.

Saat ditanya mengenai jarak posko menuju lokasi kebakaran, dia mengatakan berdasarkan estimasi dan informasi dari masyarakat, jika berjalan kali membutuhkan waktu sekitar delapan jam perjalanan.

"Tim pertama sampai di Check Point 2 itu enam jam. Untuk menuju lokasi yang kita rencanakan membuat posko itu kemungkinan sampai delapan jam," katanya, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menhub: Pelabuhan Merak-Bakauheni lebih padat saat libur Natal
Minggu, 08 Desember 2019 - 21:15 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memperkirakan Pelabuhan Merak, Banten, dan Bakauheni, Lampung,...
Pentingnya sosialisasi bahaya narkoba untuk pencegahan
Minggu, 08 Desember 2019 - 20:50 WIB
Polres Purwakarta ambil bagian pada kegiatan Temu Warga yang dilaksanakan Forum Pelajar Sadar Hukum-...
BNN Langkat imbau pasangan yang akan menikah agar tes urine
Minggu, 08 Desember 2019 - 20:39 WIB
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Langkat menggelar Press Release dihadapan Aparatur Sipil Ne...
Menhub ingatkan truk ODOL jangan coba-coba lewati jalan tol
Minggu, 08 Desember 2019 - 20:18 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengingatkan truk yang melampaui batas dimensi dan muatan (ove...
BMKG imbau nelayan waspadai gelombang tujuh meter
Minggu, 08 Desember 2019 - 19:56 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Kota Tanjungpinang mengimbau nelayan tradisional mewasp...
Erick Thohir tunjuk Chatib Basri jadi Wakomut Bank Mandiri
Minggu, 08 Desember 2019 - 19:35 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir telah menunjuk Mantan Menteri Keuangan Republik Indone...
Kakorlantas imbau pemudik akhir tahun utamakan keselamatan
Minggu, 08 Desember 2019 - 19:27 WIB
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Polisi Istiono mengimbau para pemudik Natal 2019 ...
Bupati Zahir resmikan warisan dunia bersama 1.000 orang pramuka
Minggu, 08 Desember 2019 - 19:17 WIB
Bupati Batu Bara, Provinsi Sumut, Ir. H. Zahir M. Ap didampingi ketua tim penggerak PKK, Maya Indria...
Jalin silaturahmi dan sinergitas melalui perayaan Natal Pelindo1
Minggu, 08 Desember 2019 - 18:36 WIB
Keluarga Besar Persekutuan Bahtera Kasih PT  Pelindo 1 merayakan Hari Natal 2019 di Tiara Conventi...
Bersama 2.000 anak yatim, doa bersama sambut persiapan operasional terminal baru Bandara Syamsudin Noor
Minggu, 08 Desember 2019 - 18:29 WIB
PT Angkasa Pura I (Persero) melakukan doa bersama 2.000 anak yatim di area terminal baru Bandara Sya...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)