Komisi XI DPR tindak lanjuti rekomendasi DPD terkait calon anggota BPK
Elshinta
Jumat, 20 September 2019 - 18:45 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Sigit Kurniawan
Komisi XI DPR tindak lanjuti rekomendasi DPD terkait calon anggota BPK
Sumber foto: Dody Handoko/Elshinta.com

Elshinta.com - Rapat pleno Komisi XI DPR membahas pemilihan calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diadakan Kamis (19/9) tadi malam.

Keputusan utamanya  rapat pleno Komisi XI DPR adalah mengundang kembali puluhan nama calon anggota BPK yang belum sempat diuji. Alasan Komisi XI DPR tak mau melanggar Undang-Undang. Artinya 62 calon anggota BPK yang mendaftar diudang semua.

"Memang dalam UU BPK menyatakan DPD RI memberikan pertimbangan. Karena itulah kita sepakat menindaklanjuti 30 nama calon dari 62 orang yang belum di fit and proper test Komisi XI DPR," kata anggota Komisi XI DPR dari F-PAN Muhammad Najib Qodratullah kepada wartawan di Jakarta, Jumat (20/9).

Kabarnya pelaksanaan fit and proper test 30 nama itu, Najib menjelaskan berdasarkan putusan rapat dilaksanakan 23-25 September 2019. Selesai itu, kemungkinan Rabu (25/9) malam akan dilangsungkan acara pemilihan calon anggota BPK sebanyak 5 orang.

Di lain pihak berita mengejutkan, yakni Melchias Markus Mekeng dicopot dari jabatan Ketua Komisi XI DPR.

Ketua Fraksi Partai Golkar, Adies Kadir yang dikonfirmasi soal pencopotan Mekeng melalui pesan Whattapps tidak memberikan respon sejak semalam hingga Jumat (20/9) pagi tadi.

Berdasarkan surat Fraksi Partai Golkar yang ditandatangi Ketua Fraksi Adies Kadir, bernomor SJ.00.2641/FPG/DPRRI/IX/2019 itu, terungkap sebanyak tujuh anggota Komisi XI dari Partai Golkar diganti.

“Sehubungan dengan hal tersebut, perlu diadakan pergantian sementara keanggotaan komisi dari FPG dalam acara tersebut. Menunjuk undangan Komisi XI Nomor PW/15702/DPRRI/IX/2019 tanggal 15 September 2019 perihal undangan rapat internal dengan Acara Calon Anggota BPK," demikian tertulis dalam surat tersebut.

Dari surat tersebut, posisi Melchias Markus digeser ke Komisi V DPR, begitupun dengan Andi Ahmad Dara. Sementara anggota Komisi XI Muhammad Nur Purnomosidi dialihkan ke Komisi VII, Muhammad Sarmuji ke Komisi I, Ahmadi Noor Supit dan Mukhamad Misbakhun dialihkan ke Komisi III, serta Agun Gunanjar Sudarsa ke Komisi IX. Keputusan ini berlaku sejak 19 September 2019.

Sedangkan pengganti ke tujuh anggota Komisi XI itu meliputi Muhidin Muhammad Said dari Komisi V, Maman Abdurrahman dari Komisi VII, Bobby Adhityo Rizaldi dari Komisi I, Saiful Bahri Ruray dari Komisi III, Saniatul Lativa dari Komisi V, Joh Kenedy Aziz dari Komisi III, dan Andi Fauziah dari Komisi IX.

Hingga sejauh ini, belum ada komentar dari Fraksi Partai Golkar, latar belakang apa dilakukan pergantian ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Zainudin Amali beri sinyal ditunjuk jadi Menpora
Rabu, 23 Oktober 2019 - 06:55 WIB
Elshinta.com - Pengusaha sekaligus politisi Partai Golkar Zainudin Amali menjadi orang kes...
Budi Karya Sumadi lanjutkan tugas sebagai Menhub
Selasa, 22 Oktober 2019 - 18:25 WIB
Elshinta.com - Budi Karya Sumadi setelah dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Kepresidenan,...
Anggota Fraksi Partai Nasdem jadi Ketua Komisi E DPRD Sumut
Selasa, 22 Oktober 2019 - 15:47 WIB
Elshinta.com - Jabatan Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara akan diisi oleh Anggota DPRD Sum...
Bila Prabowo jadi Menhan, DPC Gerindra Lumajang: Ya, sudah tepat!
Selasa, 22 Oktober 2019 - 14:18 WIB
Elshinta.com - Periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo dengan tersebar kabar Ketua...
PDIP buka diri kerja sama dengan parpol lain
Selasa, 22 Oktober 2019 - 12:06 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkapkan par...
Akademisi nilai kabinet Jokowi harus profesional
Selasa, 22 Oktober 2019 - 06:50 WIB
Elshinta.com - Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FIS...
Menteri BUMN yang baru harus hindari konflik kepentingan
Senin, 21 Oktober 2019 - 13:01 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif Pusat Kajian Keuangan Negara, Adi Prasetyo mengatakan posisi ...
Ini kata pengamat soal figur menteri BUMN
Senin, 21 Oktober 2019 - 12:05 WIB
Elshinta.com - Pengamat Ekonomi Politik Salamuddin Daeng mengatakan figur Menteri BUMN haruslah...
F-PPP nilai pidato Jokowi munculkan optimisme
Senin, 21 Oktober 2019 - 08:49 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Fraksi PPP DPR, Achmad Baidowi, menilai pidato Presiden Joko Wid...
Ekonom UI: Kabinet Jokowi perlu kaum muda mampu jadi eksekutor mumpuni
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 21:35 WIB
Elshinta.com - Kualifikasi sudah diungkapkan Presiden Jokowi jika akan menempatkan kalanga...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)