Presiden minta DPR tunda pengesahan RUU KUHP 
Elshinta
Jumat, 20 September 2019 - 15:35 WIB |
Presiden minta DPR tunda pengesahan RUU KUHP 
Presiden Joko Widodo. Foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo meminta DPR RI untuk menunda pengesahan Rancangan Undang-Undang tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) untuk mendalami kembali sejumlah materi pasal dalam peraturan tersebut.

"Untuk itu saya perintahkan Menkumham selaku wakil pemerintah untuk menyampaikan sikap ini kepada DPR, yaitu agar pengesahan RUU KUHP ditunda," kata Presiden dalam jumpa pers di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, pada Jumat (20/9).

Presiden menilai terdapat sekitar 14 pasal yang harus ditinjau ulang. Jokowi berharap pengesahan RUU KUHP itu dilakukan oleh DPR pada perioe 2019-2024.

Kepala Negara juga meminta Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly untuk menambah masukan dan mengumpulkan usulan dari masyarakat.

"Saya perintahkan Menteri Hukum dan HAM kembali menjaring masukan-masukan dari berbagai kalangan masyarakat sebagai bahan untuk menyempurnakan RUU KUHP yang ada," ujar Presiden.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menteri BUMN yang baru harus hindari konflik kepentingan
Senin, 21 Oktober 2019 - 13:01 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif Pusat Kajian Keuangan Negara, Adi Prasetyo mengatakan posisi ...
Ini kata pengamat soal figur menteri BUMN
Senin, 21 Oktober 2019 - 12:05 WIB
Elshinta.com - Pengamat Ekonomi Politik Salamuddin Daeng mengatakan figur Menteri BUMN haruslah...
F-PPP nilai pidato Jokowi munculkan optimisme
Senin, 21 Oktober 2019 - 08:49 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Fraksi PPP DPR, Achmad Baidowi, menilai pidato Presiden Joko Wid...
Ekonom UI: Kabinet Jokowi perlu kaum muda mampu jadi eksekutor mumpuni
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 21:35 WIB
Elshinta.com - Kualifikasi sudah diungkapkan Presiden Jokowi jika akan menempatkan kalanga...
Pengamat sebut tokoh muda penganut result oriented layak masuk kabinet
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 21:05 WIB
Elshinta.com - Tokoh-tokoh muda yang rata-rata menganut prinsip result oriented dalam etos...
PKS ingin pengusung Prabowo-Sandi tetap jadi oposisi
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menginginkan partai pengusung Prabowo Subia...
PDIP nilai wajar jika dapat jatah kursi terbanyak di kabinet
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 16:38 WIB
Elshinta.com - Politisi PDI Perjuangan, Andreas Pareira, menilai hal yang wajar apabila pa...
Demokrat pastikan SBY hadiri pelantikan Presiden
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 16:26 WIB
Elshinta.com - Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean memastikan Ketua Umum Partai Demokrat...
IPR: Menteri dari profesional belum banyak terkontaminasi virus politik
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 15:41 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menila...
Kemendagri ajak masyarakat tak lagi terjebak polarisasi Pemilu
Jumat, 18 Oktober 2019 - 20:03 WIB
Elshinta.com - Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 214
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once