Kiri Kanan
`Mencekam`, kebakaran lahan nyaris hanguskan sekolah dan rumah warga
Elshinta
Jumat, 20 September 2019 - 06:59 WIB |
`Mencekam`, kebakaran lahan nyaris hanguskan sekolah dan rumah warga
Kepanikan terjadi ketika kebakaran lahan cukup besar makin mendekati Perumahan Betang Raya Sampit dan menyebabkan asap sangat pekat, Kamis (19/9/2019). Sumber foto: https://bit.ly/2kmaa26

Elshinta.com - Kebakaran lahan terjadi di Perumahan Betang Raya Jalan Jenderal Sudirman Km 6,5 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Pada Kamis (19/9) sore, kebakaran nyaris membakar sekolah dan rumah warga.

"Tadi siang (Kamis) ketika kami rapat, tidak ada terlihat api. Tapi tadi sekitar pukul 15.30 WIB saya dikabari bahwa ada kebakaran lahan di samping sekolah kami," kata Kepala SMPN 8 Sampit, Wilem di Sampit, Kamis sore.

Mengutip Antara, api sangat besar berkobar dan membakar semak lahan kosong di samping kanan sekolah itu. Api juga terlihat di bagian belakang sekolah sehingga membuat pihak sekolah khawatir api merambat ke bangunan sekolah mereka.

Api dengan cepat menjalar hingga ke sisi jalan di depan sekolah. 

Di saat bersamaan, kebakaran lahan juga terjadi di lahan kosong belakang Perumahan Betang Raya. Perumahan ini letaknya berseberangan dengan SMPN 8 Sampit, hanya dipisahkan jalan selebar enam meter.

Besarnya kobaran api di belakang perumahan itu membuat warga panik. Sejumlah ibu bahkan terlihat menangis histeris karena api hanya tinggal beberapa meter dari rumah mereka. Mereka keluar berlari dari rumah dengan menerobos kepulan asap yang sudah memenuhi kawasan itu.

Salah seorang perempuan terlihat histeris karena anak perempuannya masih berada dalam rumah. Petugas gabungan pun bergegas mengevakuasi anak perempuan tersebut menjauh dari lokasi kebakaran lahan.

"Semua armada yang terdekat segera dikerahkan ke sini. Prioritaskan karena apinya sudah dekat dengan perumahan," perintah Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Muhammad Yusuf yang ikut mengangkat selang membantu memadamkan api.

Belasan mobil pemadam kebakaran dan mobil operasional sejumlah satuan organisasi perangkat daerah yang dibekali tandon air dan mesin pompa, bolak-balik menyuplai air untuk memadamkan kebakaran karena di lokasi itu tidak terdapat sumber air.

Saat bersamaan, kebakaran lahan juga terjadi di lokasi berdekatan, hanya sekitar 500 meter. Petugas pun akhirnya dibagi ke sejumlah titik yakni memadamkan api di sekitar SMPN 8 Sampit, Perumahan Betang Raya, dan lahan di sisi jalan menuju perumahan tersebut.

Hingga menjelang Maghrib, petugas masih memadamkan sisa api dan melakukan pendinginan. Kebakaran lahan gambut harus disiram berulang-ulang agar api di dalam tanah juga padam. Jika tidak, api bisa kembali muncul dan memicu kebakaran berulang. (Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tertimpa pohon saat hujan deras, mahasiwa di Kediri meninggal
Senin, 09 Desember 2019 - 20:57 WIB
Seorang warga meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka setelah tertimpa pohon yang ambruk...
Ditinggal kerja pemiliknya, satu rumah di Cipayung terbakar
Senin, 09 Desember 2019 - 10:10 WIB
Satu unit rumah di Kelurahan Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, terbakar saat ditinggal oleh p...
Bocah tenggelam di Sempur ditemukan tewas
Sabtu, 07 Desember 2019 - 13:57 WIB
Pencarian yang maksimal oleh tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil, korban tenggelam di Sempur ...
Keluarga bantah Desy Rabb meninggal akibat suntik pemutih
Jumat, 06 Desember 2019 - 17:54 WIB
Keluarga Desy Nurhakiki (25) membantah model wanita tersebut meninggal dunia akibat kejang-kejang ka...
KMP Dausa diterjang gelombang, 30 penumpang selamat
Kamis, 05 Desember 2019 - 10:07 WIB
Kepolisian Daerah Maluku membenarkan kecelakaan laut menimpa KMP Dausa KW 02 di perairan Desa Lermat...
Sedang cari ikan, tiga orang terseret arus banjir di Curug Malela Bandung Barat
Rabu, 04 Desember 2019 - 18:26 WIB
Tiga orang warga Desa Sindangjaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat, terseret arus banj...
Lengan crane proyek Tol BORR Seksi IIIA patah saat angkat besi
Selasa, 03 Desember 2019 - 08:36 WIB
Lengan crane di proyek Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIIA, Kota Bogor, Jawa Barat, patah sa...
Pasca kebakaran Lapas Wanita Tanjung Gusta, tidak ada korban jiwa dan tahanan lari
Minggu, 01 Desember 2019 - 20:39 WIB
Tidak ada korban jiwa maupun napi yang kabur pasca terbakar ruangan bimbingan kerja di Lapas Wanita ...
Lapas Wanita Tanjung Gusta di Medan terbakar
Minggu, 01 Desember 2019 - 12:08 WIB
Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tanjung Gusta di Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kelurahan Tanjung Kusta...
Mayat manusia dengan kondisi terpotong gegerkan warga Silaut
Sabtu, 30 November 2019 - 12:48 WIB
Penemuan mayat dengan kondisi terpotong antara bagian kepala hingga dada dengan bagian perut hingga ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)