Berperan dalam pengembangan SMK, penggunaan brand Djarum Foundation tidak masalah
Elshinta
Kamis, 19 September 2019 - 22:06 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Berperan dalam pengembangan SMK, penggunaan brand Djarum Foundation tidak masalah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak mempermasalahkan brand Djarum Foundation dalam pembinaan di SMK-SMK. Foto: Sutini/Elshinta.com.

Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak mempermasalahkan brand Djarum Foundation dalam pembinaan di SMK-SMK, karena Djarum mempunyai banyak usaha yang diwadahi dalam yayasan Djarum Foundation tidak hanya usaha rokok. Hal ini disampaikan oleh Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Bakrun saat di SMK PGRI 1 Kudus, Kamis (19/9).

Menurutnya, selama ini banyak pertanyaan terkait polemik brand Djarum foundation terlebih dalam dunia pendidikan, pihaknya secara kelembagaan dari Direktorat Pembinaan SMK menyambut positif upaya dari Djarum Foundation yang ikut mengembangkan SMK yang ada di Indonesia, dengan membuka jurusan yang sesuai permintaan dunia industri. "Seperti yang dilakukan di SMK PGRI 1 Kudus ini, dikembangkan kelas unggulan `beauty and spa` yang sangat dibutuhkan dalam dunia pariwisata", ujarnya kepada media, termasuk Kontributor Elshinta, Sutini.

Dikatakan Bakrun, di Indonesia ini banyak SMK yang mengembangkan jurusan bidang kecantikan, namun dengan kurikulum yang dibuat Djarum Foundation ternyata lebih lengkap dan terintegrasi, bahkan di kementerian tidak ada kurikulum tersebut.

Senada PLT bupati Kudus Muhammad Hartopo, Pemerintah Kabupaten Kudus mendukung pihak Djarum Foundation dalam hal pembinaan anak-anak, tidak hanya dalam bidang olahraga seperti badminton, tetapi juga pengembangan SMK sebagaimana yang telah dilakukan selama ini di Kabupaten Kudus. "Ada 16 SMK dengan 18 kompetensi keahlian merupakan binaan Djarum Foundation", paparnya.

Ditambahkan rata-rata siswa SMK dari jurusan binaan Djarum Foundation tersebut 90 persen diterserap di dunia kerja maupun berwiraswasta. "Ini tentu mengurangi angka pengangguran di kabupaten Kudus", imbuhnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Lembaga Administrasi Negara gelar uji publik sekolah kader
Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:18 WIB
Elshinta.com - Plt Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan Nasional dan Manajeri...
Rektor UINSU: Dari pesantren kampung menuju kelas internasional
Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:25 WIB
Elshinta.com - Menyongsong HUT ke-46 IAIN/UINSU terus berbenah dari sisi kuantitas maupun ...
Dies Natalis Unas ke-70, berkarya dan berprestasi
Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:02 WIB
Elshinta.com - Memasuki usia genap 70 tahun, Universitas Nasional (Unas) secara sungguh-sungguh...
PTNBH motor perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia
Senin, 14 Oktober 2019 - 21:38 WIB
Elshinta.com - Rektor UI Prof. Anis mengatakan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH)...
Kutuk penusukan Wiranto, UNMA tolak dikaitkan dengan radikalisme
Senin, 14 Oktober 2019 - 19:07 WIB
Elshinta.com - Peristiwa penusukan terhadap Menkopolhukam Jend TNI (Purn) Wiranto menunjukkan b...
Universitas Trisakti wisuda 2.325 lulusan terbaiknya
Minggu, 13 Oktober 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Universitas Trisakti (Usakti) menggelar wisuda Doktor, Magister, Spesialis,...
Menteri Agama: Santri merupakan duta perdamaian
Minggu, 13 Oktober 2019 - 10:14 WIB
Elshinta.com - “Santri adalah pribadi yang mendalami agama Islam, dari akar kata salam yang ar...
ITN Malang juarai lomba karya terbaik studio perencanaan tata ruang
Selasa, 08 Oktober 2019 - 15:07 WIB
Elshinta.com - Sebanyak empat orang mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang ber...
Pascakebakaran, kegiatan belajar SDN Randupitu Pasuruan dipindahkan
Senin, 07 Oktober 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Kegiatan belajar mengajar di SDN Randupitu, Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), Senin (7/10...
Dinilai tak beri efek jera, KPAI: Hukuman fisik berdampak buruk bagi anak
Minggu, 06 Oktober 2019 - 19:14 WIB
Elshinta.com - Komisioner Bidang Pendidikan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retn...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 214
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once