Gali masukan, Satya Bhakti terima perwakilan Asosiasi Dunia Usaha dan Kamar Dagang
Elshinta
Kamis, 19 September 2019 - 20:04 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Gali masukan, Satya Bhakti terima perwakilan Asosiasi Dunia Usaha dan Kamar Dagang
Sumber foto: https://bit.ly/2m1uCpK

Elshinta.com - Deputi Sekretaris Kabinet bidang Perekonomian, Satya Bhakti Parikesit, menerima perwakilan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), USABC (US-ASEAN Business Council), Amcham Indonesia (American Chamber of Commerce in Indonesia), dan PT Sampoerna, di lantai 2 Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Kamis (19/9) siang.

Dalam sambutannya Satya Bhakti mengatakan, bahwa pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka menggali masukan dan aspirasi dunia usaha untuk perbaikan ekosistem investasi di Indonesia.

Ia mengungkapkan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo pada Rapat Terbatas tanggal 11 September 2019, perbaikan ekosistem investasi di Indonesia akan dimulai dengan deregulasi peraturan perundang-undangan yang menghambat investasi dan ekspor.

“Oleh karena itu, kami juga berharap APINDO, USABC, Amcham Indonesia dan PT Sampoerna dapat memberikan masukan dan saran terkait obstacles (hambatan) dalam peningkatan investasi dan ekspor di Indonesia,” kata Satya Bhakti.

Menurut Deputi Seskab bidang Perekonomian itu, Presiden telah berkomitmen melakukan perbaikan ekosistem investasi dalam rangka meningkatkan persepsi investor dalam berinvestasi di Indonesia, serta penyempurnaan terhadap realisasinya pada investasi, ekspor maupun impor.

Dalam kaitan ini, lanjut Deputi Perekonomian, perlu deregulasi peraturan perundang-undangan dari Undang-Undang sampai dengan peraturan pelaksana seperti Peraturan Menteri.

“Masukan dari dunia usaha berkaitan dengan regulasi yang menghambat serta penyiapan regulasi Omnibus sangat kami nantikan sebagai bagian dari konsultasi publik,” ucap Satya Bhakti seraya berharap bantuan dan kerjasama dari perwakilan dari asosiasi dan kamar dagang itu sehingga akan menghasilkan saran dan arahan yang kuat terkait deregulasi perundang-undangan yang menghambat investasi.

Dalam pertemuan tersebut masing-masing perwakilan menyampaikan kajian berisi pandangan dan masukan dalam rangka mendorong dan mengawal perbaikan ekosistem investasi. Mereka berharap masukan yang disampaikan menjadi pertimbangan bagi Pemerintah dalam deregulasi perundang-undangan.

Perbaikan ekosistem yang diharapkan bukan saja ditujukan pada  sisi ekonomi saja namun juga terkait prioritas lainnya seperti pengembangan sumber daya manusia, dilansir dari Setkab.

Dalam pertemuan tersebut Deputi Seskab Bidang Perekonomian didampingi Asisten Deputi Bidang Perniagaan, Kewirausahaan dan Ketenagakerjaan beserta pejabat/staf di Lingkungan Kedeputian Bidang Perekonomian.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BMKG prediksi sejumlah daerah berpotensi angin kencang hingga hujan lebat
Senin, 21 Oktober 2019 - 17:45 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah...
Ekonom serukan agar Presiden Jokowi pangkas birokrasi hingga daerah
Senin, 21 Oktober 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Pemangkasan proses birokrasi seperti yang direncanakan Presiden Joko Widodo...
Kodim 0722 Kudus <i>dropping</i> air bersih bantu 300 KK
Senin, 21 Oktober 2019 - 16:37 WIB
Elshinta.com - Kemarau panjang yang terjadi di wilayah Kabupaten Kudus membuat puluhan des...
Masuknya Nadiem Makarim di kabinet Jokowi bawa aura positif
Senin, 21 Oktober 2019 - 16:25 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya menilai masukny...
Mantan Ketua MK Mahfud MD miliki total kekayaan Rp15 miliar
Senin, 21 Oktober 2019 - 16:16 WIB
Elshinta.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD yang bakal menjadi menteri ...
Beberapa resto sudah pakai Bright Gas
Senin, 21 Oktober 2019 - 16:06 WIB
Elshinta.com - Konsumsi elpiji subsidi saat ini masih memakan porsi terbesar di Provinsi S...
Gubernur Jabar apresiasi Nadiem Makarim jadi calon menteri
Senin, 21 Oktober 2019 - 15:57 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Barat, M Ridwan Kamil atau Emil mengapresiasi CEO sekaligus p...
Jokowi harus pilih menteri luar negeri yang visioner
Senin, 21 Oktober 2019 - 15:44 WIB
Elshinta.com - Pemerintahan Joko Widodo-Ma`ruf Amin diminta memilih menteri luar negeri ya...
Jokowi-Ma`ruf diminta rampingkan kedutaan agar lebih produktif
Senin, 21 Oktober 2019 - 15:37 WIB
Elshinta.com - Pemerintahan Joko Widodo-Ma`ruf Amin perlu merampingkan kedutaan-kedutaan d...
Presiden tugaskan Airlangga tekan defisit neraca perdagangan
Senin, 21 Oktober 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku ditugaskan oleh Preside...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 214
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once