Susi minta serahterimakan enam kapal asing sebelum kabinet baru
Elshinta
Kamis, 19 September 2019 - 17:42 WIB |
Susi minta serahterimakan enam kapal asing sebelum kabinet baru
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2lWqCGY

Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta agar enam kapal asing bisa segera diserahterimakan sebelum pengumuman kabinet baru pada Oktober mendatang.

"Saya harap yang menggantung di beberapa hal, dalam enam minggu ini bisa diselesaikan. Ada enam atau tujuh kapal bisa segera diserahterimakan untuk selanjutnya dieksekusi dan tidak meninggalkan PR (pekerjaan rumah) lain," kata Susi di Jakarta, Kamis (19/9).

Dalam penutupan Rapat Koordinasi Nasional Satgas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Illegal Fishing) itu, Susi berharap Satgas Pemberantasan Illegal, Unreported, Unregulated Fishing (IUU Fishing) atau Satgas 115 bisa terus berlanjut di pemerintahan mendatang.

Koordinator Satgas 115, Mas Achmad Santosa mengatakan ada enam kapal asing pengangkut dan penangkap ikan yang telah menerima putusan hukum tetap (inkracht). Kelima kapal itu, yakni Silver Sea 2, Sea Breeze STS 50, Fu Yuan Yu 831, MV Nika, Gui Bei Yu 27088 dan Cing Tan Co 19038, juga merupakan buruan Interpol.

"Kapal kalau dirampas untuk negara umumnya tidak untuk dimusnahkan, tapi tujuan kami kan memang untuk edukasi publik," pungkasnya, demikian Antara. (Fan/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pensiunan karyawan Pos Kota menangkan gugatan melawan mantan perusahaannya
Rabu, 03 Juni 2020 - 22:11 WIB
Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memenangkan gugatan 3 orang mant...
Terbukti lakukan penipuan Rp4,5 milliar, Bos Hotel LJ dihukum 2 tahun penjara
Rabu, 03 Juni 2020 - 21:11 WIB
Terbukti melakukan penipuan dan penggelapan terhadap rekan bisnisnya, Bos Hotel LJ, Abdul Latif dihu...
MAKI gugat UU Penanganan COVID-19 ke MK
Rabu, 03 Juni 2020 - 11:39 WIB
Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) dan sejumlah lembaga masyarakat kembali mengajukan permohonan uji mat...
LeCI: Tertangkapnya Nurhadi pintu masuk telusuri mafia peradilan
Rabu, 03 Juni 2020 - 09:48 WIB
Direktur Legal Culture Institute (LeCI) M Rizqi Azmi menyatakan tertangkapnya mantan Sekretaris Mahk...
Nurhadi ditangkap, Mahfud salut terhadap KPK
Rabu, 03 Juni 2020 - 09:37 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan salut te...
Kasus video porno mirip Syahrini, polisi masih kejar pelaku penyebar
Rabu, 03 Juni 2020 - 06:23 WIB
Penyidik Sub Direktorat Siber (Subdit Siber) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sedang mengejar pelaku ...
MAKI apresiasi Nurhadi dan menantunya ditangkap KPK
Selasa, 02 Juni 2020 - 13:44 WIB
Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengapresiasi atas tertangkapnya mantan Sekretaris Mahmakah ...
Asrul Sani apresiasi KPK karena tangkap Nurhadi tadi malam
Selasa, 02 Juni 2020 - 13:33 WIB
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Arsul Sani, mengapresiasi Komis...
Soal kasus LBP dan Said Didu,  percayakan penegakan hukumnya ke polisi
Minggu, 31 Mei 2020 - 20:29 WIB
Koordinator Aliansi Masyarakat Penegak Supremasi Hukum, Ade Nugroho menilai bahwa persoalan hukum ha...
UU Penyiaran digugat RCTI ke MK sebab tak atur Netflix dan Youtube
Sabtu, 30 Mei 2020 - 20:52 WIB
UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran diminta INews TV dan RCTI untuk diuji di Mahkamah Konstitus...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV