KJRI Jeddah dan Bank Indonesia gelar `Halal Investment Forum`
Elshinta
Kamis, 19 September 2019 - 19:56 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
KJRI Jeddah dan Bank Indonesia gelar `Halal Investment Forum`
KJRI Jeddah dan Bank Indonesia gelar `Halal Investment Forum`. Foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Konsulat Jenderal Republik  Indonesia (KJRI) Jeddah bekerja sama dengan Bank Indonesia menggelar Indonesia Halal Economy Investment  Forum 2019 di Jeddah Rabu (18/9) di Balai Nusantara, Wisma Konsul Jenderal RI.

Hadir dalam kegiatan ini Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI Rizal Purnama, Direktur Ekonomi dan Keuangan Syariah BI Diana Yuanita, Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC), Sapta Nirwandar beserta sejumlah perusahaan Indonesia.

Selain itu, hadir pula dalam kegiatan tersebut CEO DinarStandard, perusahaan riset yang berkantor di Dubai dan New York, Rafi-uddin Shikoh, para pegiat industri halal, pengusaha dan kalangan media dari negara setempat.

Dalam sambutannya, Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, menyatakan forum yang terselenggara ini merefleksikan sinergi yang solid antara kalangan dunia usaha dan pemerintah.

“Kita bergandengan tangan dalam memajukan kerja sama di bidang ekonomi dan investasi untuk kemakmuran bagi Indonesia dan Arab Saudi,” ucap Hery.

Hery menambahkan, penyelenggaraan forum ini sejalan dengan ambisi Pemerintah Saudi yang tertuang dalam Visi 2030, yang salah satunya adalah deversifikasi ekonomi, dan mengurangi ketergantungan pada minyak.

Sementara itu, Direktur Timur Tengah Rizal Purnama menyebutkan, potensi dan peluang industri halal secara global cukup besar dan menjanjikan. Nilainya mencapai sekitar 2,1 triliun dolar AS.

“Hal ini membuat segmen konsumen industri halal menjadi salah satu yang tercepat pertumbuhannya di dunia,” ujar Rizal.

Sayangnya, imbuh Rizal, mayoritas yang mendapatkan manfaat dari industri halal ini adalah negara-negara non-Muslim, antara lain  Brazil, India, Australia, China dan Thailand.

Sebagai pendukung terselenggaranya forum ini, Direktur Ekonomi dan Keuangan Syariah BI Diana Yuanita berpandangan,  ada indikasi kuat ekonomi dan industri halal akan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi.

“Saya berharap pertemuan kita hari ini dapat memperkaya wawasan seputar bisnis dan indusrri halal dan memberikan nilai melalui kemitraan strategis antara pelaku bisnis halal di Indonesia dan Arab Saudi,” kata Diana.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Tiongkok uji coba obat HIV untuk penyembuhan virus corona baru
Senin, 27 Januari 2020 - 09:58 WIB
Tiongkok sedang menguji coba obat HIV  (Human Immunodeficiency Virus) sebagai penyembuhan gejala vi...
21 mahasiswa Surabaya di Wuhan tak terinfeksi virus corona
Senin, 27 Januari 2020 - 09:49 WIB
Sebanyak 21 mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya yang sedang menempuh pendidikan di Kota Wuhan...
<i>Surprise</i>... KJRI Jeddah beri kejutan bagi 10 pemohon pada HUT Imigrasi ke-70
Senin, 27 Januari 2020 - 07:06 WIB
Memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-70, Teknis Imigrasi KJRI Jeddah menggelar Hari Bhakti Imigras...
Data baru virus korona: 56 orang meninggal, 2.000 tertular
Minggu, 26 Januari 2020 - 12:15 WIB
Lebih dari 2.000 orang di seluruh dunia tertular virus korona baru, yang sebagian besar di antaranya...
Korban tewas akibat corona jadi 52 orang, tiga dokter Beijing positif
Minggu, 26 Januari 2020 - 10:16 WIB
Jumlah korban tewas di Tiongkok akibat wabah virus corona jenis baru yang menyerang paru-paru bertam...
Penonton seluruh dunia menikmati pesta audiovisual Gala Tahun Baru Imlek
Sabtu, 25 Januari 2020 - 11:16 WIB
Tanggal 24 Januari merupakan hari menjelang Tahun Baru Imlek Tiongkok. Gala Tahun Baru Imlek 2020 ya...
 Korban tewas akibat virus corona di Tiongkok bertambah jadi 41 orang
Sabtu, 25 Januari 2020 - 09:37 WIB
Tiongkok melaporkan bahwa 41 orang meninggal akibat virus corona baru, yang telah menginfeksi ke leb...
Wabah virus corona, Prancis konfirmasi dua kasus
Sabtu, 25 Januari 2020 - 07:15 WIB
Prancis mengonfirmasi temuan dua kasus virus corona, jenis baru yang berasal dari kota Wuhan, Tiongk...
93 WNI tertahan di Wuhan
Sabtu, 25 Januari 2020 - 06:38 WIB
Sebanyak 93 warga negara Indonesia, berada di Wuhan, Tiongkok, hingga Jumat pukul 11.00 waktu setemp...
Duh...korban meninggal akibat virus corona bertambah jadi 25 orang
Jumat, 24 Januari 2020 - 11:07 WIB
Virus corona baru telah menewaskan 25 orang di Tiongkok dan menjangkiti lebih dari 800 orang, kata p...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV