Eggi Sudjana kirim surat ke Presiden minta perlindungan hukum
Elshinta
Kamis, 19 September 2019 - 16:10 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Dewi Rusiana
Eggi Sudjana kirim surat ke Presiden minta perlindungan hukum
Eggi Sudjana kirim surat ke Presiden minta perlindungan hukum. Foto: Dodi Handoko/elshinta.com.

Elshinta.com - Tim pengacara Eggi Sudjana, Pitra Romadhoni Nasution mengatakan, Eggi mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi, diharapkan untuk menghentikan perkara makar yang dituduhkan kepadanya.

"Saya berharap agar bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengambil keputusan yang terbaik terhadap  Eggi Sudjana, dalam artian untuk menghentikan perkara ini. Kenapa? Karena tidak ada niat untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Tidak mungkin Eggi menggulingkan pemerintahan yang sah," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/9). 

Dijelaskannya pada tanggal 17 September 2019, ia  selaku kuasa hukum Eggi Sudjana mengirim surat kepada Presiden, mohon perlindungan hukum dan klarifikasi atas ditetapkannya tersangka kasus makar Eggi.

"Kami selaku penasihat hukum tersangka Eggi mohon perlindungan hukum dan klarifikasi kepada Presiden R.I. tentang peristiwa makar tersebut. Hal ini kami sampaikan karena sangkaan tindak pidana makar tersebut, adalah sangkaan tentang  menggulingkan pemerintah yang sah,” ungkapnya.

Menurutnya, pemerintahan yang sah dimaksud adalah Presiden R.I. Maka perlu ia mohon klarifikasi kepada Presiden.

"Apakah benar Yang Mulia Presiden Republik   Indonesia. Bpk. Ir. H. Joko Widodo, baik Selaku “Kepala Negara R. I.”  maupun selaku Kepala Pemerintahan R.I. merasa pernah diganggu dan atau “digulingkan“ oleh perbuatan tersangka Eggi tersebut?," tanyanya.

Ditambahkan,"Apakah benar Presiden pernah merasa “digulingkan“ dari jabatannya selaku Kepala Pemerintahan R.I. oleh perbuatan tersangka Eggi yang mengakibatkan Presiden  tidak bisa menjalankan roda pemerintahan?"

Mengingat hal itu, ia mengharap Presiden dapat memberikan Klarifikasi atas pertanyaan itu.

"Kami mohon perlindungan hukum," tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi masih selidiki penyabab terbakarnya pipa minyak di Cimahi
Rabu, 23 Oktober 2019 - 09:50 WIB
Elshinta.com - Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab terbakarnya pipa minyak di deka...
KPK masih tunggu hasil kerja Polri terkait kasus Novel
Rabu, 23 Oktober 2019 - 06:21 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap menunggu hasil kerja dari tim tekn...
Korupsi pekerjaan Bandara Nisel Rp27 miliar, Kejatisu kembali tahan SHS
Selasa, 22 Oktober 2019 - 19:38 WIB
Elshinta.com - Tim Pidsus Kejati Sumatera Utara, kembali menahan SHS tersangka korupsi pengerja...
Grup WA ini yang rencanakan penggagalan pelantikan Presiden, isinya...
Selasa, 22 Oktober 2019 - 13:04 WIB
Elshinta.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, polisi meng...
KPK panggil Plt Direktur Utama PTPN III Holding
Selasa, 22 Oktober 2019 - 11:20 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
KPK periksa Bowo Sidik Pangarso terkait kasus suap Pupuk Indonesia
Selasa, 22 Oktober 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan anggota Komisi...
KPK periksa Direktur Keuangan Perum Perindo
Selasa, 22 Oktober 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Keuangan...
Terungkap! Rencana besar, 29 bom rakitan disiapkan untuk gagalkan pelantikan Presiden
Selasa, 22 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Elshinta.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, terungkap ...
Densus 88 gerebek tempat kerja terduga teroris, ditemukan busur hingga panah
Selasa, 22 Oktober 2019 - 08:04 WIB
Elshinta.com - Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan pemeriksaan di Gardu Induk Tasikm...
Pemilik mobil B 1 RI berisi senjata tajam ditetapkan jadi tersangka
Selasa, 22 Oktober 2019 - 07:10 WIB
Elshinta.com - Polda Metro Jaya menetapkan pemilik mobil Nissan Terra dengan pelat nomor B...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)