Banner imlek 2020 Banner imlek 2020
Gunakan mesin insinerator, BNN musnahkan narkoba jadi uap
Elshinta
Kamis, 19 September 2019 - 16:01 WIB |
Gunakan mesin insinerator, BNN musnahkan narkoba jadi uap
Mesin insinerator Badan Narkotika Nasional. Sumber foto: https://bit.ly/2mjqktH

Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengubah material barang bukti penyalahgunaan narkoba menjadi uap air menggunakan mesin insinerator buatan Korea.

"Barang bukti ini dimusnahkan dengan insinerator agar lingkungan sekitar tidak terkontaminasi polusi dari hasil pembakaran," kata operator insinerator BNN, Hermawan, saat memusnahkan ratusan kilogram sabu dan ganja di pelataran parkir BNN Cawang, Jakarta Timur, Kamis (19/9).

Dihimpun Antara, mesin buatan Korea itu berkapasitas 10 kilogram barang bukti narkoba untuk diolah menjadi uap dalam dua kali proses produksi.

Pada tahap awal, mesin membakar fisik barang bukti yang masih utuh dalam waktu 10-15 menit. Kemudian asap hasil pembankaran dikonversi menjadi uap melalui sistem wet scrubber atau tirai air yang selanjutnya menangkap partikel ampas narkoba yang dibakar, sehingga bagian cerobong hanya membuang uap air ke udara.

"Seluruhnya kita bakar sampai benar-benar tidak ada yang tersisa," tegas Hermawan. (Fan/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Simpang siur keberadaan Harun Masiku, Kemenkumham bentuk tim gabungan
Jumat, 24 Januari 2020 - 18:11 WIB
Kementerian Hukum dan HAM membentuk tim gabungan yang akan menelusuri dan mengungkap fakta-fakta soa...
Moeldoko harap seluruh pihak tak bangun persepsi terkait Jiwasraya
Jumat, 24 Januari 2020 - 17:44 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta seluruh pihak tidak membangun persepsi halusinasi dengan m...
LPSK nilai vonis anak pembunuh begal sudah tepat
Jumat, 24 Januari 2020 - 15:36 WIB
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menilai vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan ...
Divonis satu tahun, Orang tua Ze terima putusan hakim
Jumat, 24 Januari 2020 - 12:28 WIB
Sudarto ayah Ze, 18 tahun pelajar yang divonis 1 tahun hukuman pembinaan di LKSA Darul Atom, Wajak K...
Imigrasi lakukan pendalaman keberadaan Harun Masiku 
Jumat, 24 Januari 2020 - 09:48 WIB
Keberadaan Harun Masiku (HM), tersangka penyuap eks komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Se...
 Saksi: Wawan tak berwenang rotasi pejabat 
Jumat, 24 Januari 2020 - 06:08 WIB
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang, Banten, Iskandar menyebut bos PT Bali Pacific Pragama Tuba...
Koalisi lapor ke KPK dugaan merintangi penyidikan oleh Yasonna Laoly 
Kamis, 23 Januari 2020 - 20:43 WIB
Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan `o...
Pelajar bunuh pelaku begal divonis 1 tahun hukuman pembinaan
Kamis, 23 Januari 2020 - 16:08 WIB
 Za (18), pelajar salah satu sekolah menengah atas di wilayah Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa T...
Kinerja Kejaksaan Agung dongkrak kepercayaan masyarakat
Kamis, 23 Januari 2020 - 13:48 WIB
Pengamat politik dan Direktur IndoStrategi Arif Nurul Imam menilai, kinerja Kejaksaan Agung dibawah ...
PN Medan hukum mati lima kurir sabu-sabu 56 kg
Kamis, 23 Januari 2020 - 08:58 WIB
Lima terdakwa kurir narkotika diyakini terbukti membawa seberat 56 kg narkoba jenis sabu-sabu masing...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV