Jadi tersangka, Imam Nahrawi mengundurkan diri
Elshinta
Kamis, 19 September 2019 - 12:54 WIB |
Jadi tersangka, Imam Nahrawi mengundurkan diri
Sumber foto: https://bit.ly/2kmMlqY

Elshinta.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi sudah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Tadi disampaikan ke saya surat pengunduran diri dari Pak Menpora Imam Nahrawi," kata Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (19/9).

Pada Rabu (19/9), KPK mengumumkan Imam Nahrawi sebagai tersangka pengembangan perkara suap terkait penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora pada KONI Tahun Anggaran (TA) 2018.

Imam diduga menerima suap dengan nilai total Rp26,5 miliar yang merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora TA 2018, penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima, dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Imam selaku Menpora.

"Tadi pagi Pak Imam Nahrawi sudah bertemu dengan saya dan saya menghormati apa yang sudah diputuskan oleh KPK bahwa Pak Imam Nahrawi sudah menjadi tersangka karena urusan dana hibah dengan KONI," ungkap Presiden.

Presiden mengaku menghormati proses hukum penetapan Imam sebagai tersangka tersebut. Namun mengenai pengganti Imam, Presiden belum memutuskannya. "Tentu saja akan kita segera pertimbangkan apakah segera diganti dengan yang baru atau memakai Plt (pelaksanan tugas)," tambah Presiden.

Presiden juga belum memutuskan apakah pengganti Imam juga akan berasal dari partai pengusung yang sama, yaitu Partai Kebangkitan Bangsa. "Belum baru satu jam lalu disampaikan ke saya surat pengunduran dirinya. Kita pertimbangkan dalam sehari," ungkap Presiden, dikutip Antara.

Ia pun meminta agar para pembantunya berhati-hati dalam menggungakan anggaran. "Semuanya hati-hati menggunakan anggaran, gunakan APBN karena semuanya diperiksa, kepatuhannya perundang-undanganan oleh BPK, Kalau ada penyelewengan, itu urusannya dengan aparat penegak hukum," tegas Presiden. (Ank/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ini penjelasan polisi soal penangkapan Eggi Sudjana
Senin, 21 Oktober 2019 - 17:24 WIB
Elshinta.com - Eggi Sudjana kembali ditangkap polisi karena ikut grup WhatsApp (WA) yang m...
KPK periksa dua direktur perusahaan swasta terkait suap di PTPN III
Senin, 21 Oktober 2019 - 11:55 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
KPK periksa mantan Senior Manajer Peralatan PT Pelindo II
Senin, 21 Oktober 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah mengatakan, KPK memeriksa mantan Senior Ma...
KPK periksa 3 saksi karyawan PT Waskita Karya
Senin, 21 Oktober 2019 - 11:04 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Hari ini, PN Jaksel gelar sidang perdana praperadilan Imam Nahrawi
Senin, 21 Oktober 2019 - 06:17 WIB
Elshinta.com -  Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini akan menggelar sidang perd...
Geledah rumah Eggi Sudjana, polisi sita ponsel
Minggu, 20 Oktober 2019 - 20:16 WIB
Elshinta.com - Anggota Polda Metro Jaya menggeledah rumah politikus PAN Eggi Sudjana usai ...
Kasus Dzulmi Eldin, KPK geledah kantor Dinas PU Medan
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 13:25 WIB
Elshinta.com - Setelah melakukan penggeledahan di kantor Wali Kota Medan, Jumat (18/10), K...
Ditahan KPK, Dirut PT INTI sebut perjuangan untuk menghidupkan perusahaan
Jumat, 18 Oktober 2019 - 21:57 WIB
Elshinta.com - Ditahan KPK, Dirut PT INTI sebut perjuangan untuk menghidupkan perusahaan. ...
Sempat melarikan diri, KPK periksa staf Wali Kota Medan
Jumat, 18 Oktober 2019 - 21:30 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa staf honorer Subbagian Protoko...
Polisi tetapkan motivator tampar 10 siswa SMK sebagai tersangka
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:43 WIB
Elshinta.com - Polisi menetapkan status tersangka kepada Agus Piranhamas, seorang motivator yang men...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 214
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once