Tidak ada proses hukum, suporter Persiku Jr dan Persijap Jr sepakat damai
Elshinta
Rabu, 18 September 2019 - 21:13 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Tidak ada proses hukum, suporter Persiku Jr dan Persijap Jr sepakat damai
Tidak ada proses hukum, suporter Persiku Jr dan Persijap Jr sepakat damai. Foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Pasca insiden kerusuhan antar suporter yang terjadi Selasa (17/9) kemarin, saat laga antara Persiku junior dan Persijap junior piala Soeratin U-17 Jawa Tengah yang digelar di Stadion Wergu Kudus, Jawa Tengah, kedua suporter sepakat untuk berdamai. Hal ini disampaikan oleh Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman bersama Kapolres Kudus AKBP Saptono dalam keterangan pers di Mapolres Kudus, Rabu (18/9).

Menurut Kapolres Jepara, ada 4 poin kesepakatan yang telah diambil dalam pertemuan yang melibatkan perwakilan suporter, panpel, manajer Persiku junior dan Persijap junior. Masing-masing pihak telah sepakat untuk berdamai, tidak ada proses hukum terkait insiden kerusuhan suporter yang terjadi di Stadion Wergu Kudus. "Kerusuhan kemarin ada 36 motor rusak, perampasan motor di wilayah Kaliwungu Kudus, pintu Stadion Wergu jebol dan aksi penganiayaan. Namun, semua tidak diproses lebih lanjut", katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

Ia menjelaskan, kedua belah pihak saling intropeksi, mereka juga berkomitmen dan semangat yang sama dalam upaya membangun kerukunan suporter. Sepakat pula menjaga kondusifitas dua wilayah. "Masing-masing pihak juga bertanggung jawab terhadap kerugian akibat insiden tersebut," ungkapnya.

Tidaknya itu saja, kedepan dalam setiap pertandingan akan mentaati aturan PSSI, statuta PSSI serta melibatkan suporter dalam setiap teknikal meeting untuk koordinasi.

Sedangkan, adanya pelaporan perampasan motor yang terjadi di wilayah Kaliwungu juga akan dicabut. Dengan demikian, menurut Kapolres tidak ada lagi aksi provokasi yang menimbulkan keresahan antara warga Kudus dan warga Jepara.

Senada, Kapolres Kudus adanya pertemuan kali ini diharapkan kedepan tidak akan terjadi lagi kerusuhan antar suporter. "Setiap pertandingan pihaknya akan melibatkan suporter dalam teknikal meeting", paparnya. Kapolres menambahkan jika terjadi pelanggaran kesepakatan maka pihaknya akan memproses sebagaimana mestinya.

Sementara itu, insiden kerusuhan antar suporter Persiku junior dan Persijap junior dipicu oleh penjualan tiket ke pihak suporter Persijap yang dinilai tidak memadai serta aksi provokasi dengan yel-yel dari suporter Persijap terhadap suporter Persiku Kudus yang dinilai rasis, sehingga berujung pada pelemparan botol ke arah pemain pada saat pertandingan Di menit ke-41. Kerusuhan tidak terelakkan puluhan sepeda motor menjadi korban amuk massa di luar stadion milik dari suporter Jepara. Namun, semua sepeda motor yang tertinggal di Stadion Wergu Kudus sudah diserahterimakan antara Polres Kudus dan Polres Jepara. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengamat harap Menpora dapat selesaikan masalah sepakbola Indonesia
Rabu, 23 Oktober 2019 - 17:34 WIB
Elshinta.com - Zainudin Amali dilantik menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga oleh Presiden Joko Widodo...
Harapan pelatih Timnas U-22 pada Menpora baru
Rabu, 23 Oktober 2019 - 08:53 WIB
Elshinta.com - Pelatih Tim Nasional U-22 Indonesia, Indra Sjafri berharap Menteri Pemuda d...
Neymar tak masuk daftar Ballon d`or, ini alasannya
Rabu, 23 Oktober 2019 - 08:33 WIB
Elshinta.com - Pihak penyelenggara Ballon d`Or, France Football telah merilis sebuah daftar terkai...
Rasisme sepak bola, Haringey vs Yeovil akan tanding ulang
Selasa, 22 Oktober 2019 - 11:38 WIB
Elshinta.com - Pertandingan babak keempat kualifikasi Piala FA keempat antara Haringey Bor...
Komunikasi PKS-Pokja wartawan Depok melalui adu futsal
Minggu, 20 Oktober 2019 - 06:53 WIB
Elshinta.com - Fraksi PKS DPRD Kota Depok bertanding futsal dengan Pokja Wartawan Depok. I...
Media sosial dinilai perburuk rasisme dalam sepak bola
Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:37 WIB
Elshinta.com - Kapten Leicester City, Wes Morgan menyebut rasisme dalam dunia sepak bola telah membu...
Manchester City boyong trofi dan striker legendaris ke Indonesia
Jumat, 18 Oktober 2019 - 12:57 WIB
Elshinta.com - Para Citizens, supporter klub sepakbola Manchester City di Indonesia  ...
Timnas U-19 Indonesia dan Tiongkok siap suguhkan permainan apik
Kamis, 17 Oktober 2019 - 10:04 WIB
Elshinta.com - Tim Nasional U-19 Indonesia dan Timnas U-19 Tiongkok menyatakan siap untuk ...
Kantongi 36 gol, Lionel Messi boyong Sepatu Emas keenam
Kamis, 17 Oktober 2019 - 07:01 WIB
Elshinta.com - Lionel Messi berhasil memboyong penghargaan Sepatu Emas keenam-nya setelah ...
Macan Kemayoran kalah 1-2 dari Semen Padang
Rabu, 16 Oktober 2019 - 19:26 WIB
Elshinta.com - Persija Jakarta menelan kekalahan atas Semen Padang dengan kedudukan 1-2 dalam l...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Mochamad Solichin