A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/lib/php/sessions/ci_sessionngojeman64ojf7cn6n25gkku7lakmnpd): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

 Presiden: Tanpa penerimaan kemajemukan masyarakat tidak berkembang
Presiden: Tanpa penerimaan kemajemukan masyarakat tidak berkembang
Elshinta
Rabu, 18 September 2019 - 19:36 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Presiden: Tanpa penerimaan kemajemukan masyarakat tidak berkembang
Sumber foto: https://bit.ly/2lTlhjJ

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, isu kemajukan bukan semata-mata isu sosial atau isu-isu politik. Tetapi penerimaan terhadap kemajemukan adalah juga menjadi isu pembangunan ekonomi.

“Tanpa adanya penerimaan terhadap kemajemukan, tanpa adanya penerimaan terhadap anggota warga dengan latar belakang yang berbeda-beda, maka masyarakat tersebut akan menjadi masyarakat yang tertutup dan tidak berkembang,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Pembukaan Forum Titik Temu 'Kerja Sama Multikultural untuk Persatuan dan Keadilan' di Makara Ballroom, Hotel Double Tree Hilton, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (18/9).

Untuk itu Presiden mengajak kembali kepada semangat berdirinya negara ini, yaitu Bhinneka Tunggal Ika. Yang mampu mengelola kemajemukan di internal bangsa kita, yang bisa menjadi teladan, menjadi panutan dunia dalam merawat toleransi dan persatuan, dan juga berani terbuka untuk kemajuan bangsa.

Sebelumnya pada awal sambutannya Presiden Jokowi mengemukakan, sejalan dengan perkembangan teknologi dan pertumbuhan ekonomi, bukan hanya lalu lintas informasi yang meningkat sekarang ini tetapi juga lalu lintas manusia. Lalu lintas orang  antar daerah, lalu lintas orang  antar negara juga terus meningkat.

Menurut Presiden Jokowi, orang bergerak dari satu daerah ke daerah yang lain karena infrastrukturnya semakin baik. Orang bergerak dari satu negara ke negara yang lain karena konektivitasnya juga semakin baik untuk berbagai alasan, bisa untuk berwisata, bisa untuk bekerja, bisa untuk berbisnis, dan bisa untuk kegiatan-kegiatan yang lainnya. Baik dalam waktu harian, jangka waktu yang pendek, beberapa bulan, berapa tahun dan bahkan menetap selamanya.

Oleh karena itu, dirinya meyakini masyarakat kita dan juga masyarakat dunia ke depan akan semakin majemuk. Semakin majemuk dalam suku maupun etnis, lanjut Presiden, semakin majemuk dalam adat dan budaya, dan semakin majemuk pula dalam agama.

“Kemajemukan itu bukan semata-mata akibat dari perkembangan zaman yang tidak bisa kita hindari. Tetapi kemajemukan itu adalah sebuah kebutuhan, karena kemajemukan akan membuat kita semakin kaya imajinasi untuk berinovasi. Kemajemukan membuat kita akan semakin matang, semakin dewasa. Dan kemajemukan itu akan menjadi satu bagian yang tak terpisahkan dari sebuah kemajuan ekonomi,” ujar Presiden, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab.

Ke depan, keberhasilan sebuah negara, keberhasilan sebuah daerah dan keberhasilan sebuah masyarakat akan sangat ditentukan oleh derajat penerimaannya terhadap kemajemukan. Semakin sebuah masyarakat bisa menerima kemajemukan, maka akan semakin diminati, akan semakin dikunjungi, akan semakin didatangi. Dan akhirnya akan semakin mampu mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat di daerah itu atau di negara itu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pelindo III Banjarmasin serahkan bantuan tahap II Program Kemitraan 2019
Rabu, 23 Oktober 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Banjarmasin menyerahkan bantuan tahap II ...
Ratusan siswa positif carrier difteri, MIN 1 Kota Malang diliburkan seminggu
Rabu, 23 Oktober 2019 - 16:42 WIB
Elshinta.com - Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Malang terpaksa meliburkan 1.617...
Dansat TMMD, awali kegiatan dengan doa dan penuh semangat
Rabu, 23 Oktober 2019 - 15:51 WIB
Elshinta.com - Sebelum melaksanakan kembali kegiatan sasaran fisik maupun nonfisik TMMD TA 2019...
Meski dipimpin menteri yang sama, Sri Mulyani minta Kemenkeu tidak monoton
Rabu, 23 Oktober 2019 - 15:41 WIB
Elshinta.com - Sri Mulyani Indrawati kembali dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjabat ...
Korban badai di Batu Malang dapat perhatian Gusdurian
Rabu, 23 Oktober 2019 - 15:33 WIB
Elshinta.com - Korban bencana badai di Kota Batu Malang, Jawa Timur mendapatkan santunan dari G...
Pada Menpora baru, Presiden Jokowi: Sepak bolanya Pak!
Rabu, 23 Oktober 2019 - 15:22 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo telah melantik Zainuddin Amali sebagai Menteri Pemuda ...
Anang nilai penggabungan Ekraf dan Pariwisata jadi tidak fokus
Rabu, 23 Oktober 2019 - 15:04 WIB
Elshinta.com - Penggabungan ekonomi kreatif dan pariwisata dalam satu kementerian direspons neg...
40 ton bantuan presiden kembali disalurkan ke Wamena
Rabu, 23 Oktober 2019 - 14:54 WIB
Elshinta.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kembali menyalurkan sebanyak 40 ton bant...
Wiranto senang penggantinya adalah Mahfud MD
Rabu, 23 Oktober 2019 - 14:16 WIB
Elshinta.com - Setelah dilantik menjadi Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhuk...
Presiden tunjuk Komjen Pol Idham Azis sebagai calon tunggal Kapolri
Rabu, 23 Oktober 2019 - 13:53 WIB
Elshinta.com - Setelah Jenderal Pol. Tito Karnavian ditunjuk menjadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri)...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Mochamad Solichin