Aturan baru perdagangan emas di bursa berjangka oleh Kemendag
Elshinta
Rabu, 18 September 2019 - 18:36 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Aturan baru perdagangan emas di bursa berjangka oleh Kemendag
Sumber foto: https://bit.ly/2ks0hQI

Elshinta.com - Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menerbitkan peraturan untuk menjamin kepastian hukum dan kepastian berusaha perdagangan fisik emas digital di bursa Indonesia. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Bappebti Nomor 4 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital Di Bursa Berjangka.

“Pengaturan perdagangan emas digital bertujuan untuk mencegah penggunaan perdagangan fisik emas digital untuk tujuan ilegal, seperti pencucian uang dan pendanaan terorisme. Selain itu, untuk menciptakan sarana berinvestasi yang mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat,” kata Kepala Bappebti, Tjahya Widayanti.

Dasar hukum penerbitan peraturan tersebut adalah Undang-undang No. 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi sebagaimana telah diubah menjadi Undang-undang No. 10 Tahun 2011, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 119 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Perdagangan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka. Dalam peraturan Bappebti, emas yang diperdagangkan pada pasar fisik adalah emas murni dengan kandungan aurum (au) paling rendah 99,9 persen.

Selain itu, memiliki sertifikat yang mencakup kode seri emas, logo, dan berat; dan satuan emas dalam berat, yakni 1 gram, 2 gram, 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, 100 gram, 250 gram, dan 1.000 gram. Emas tersebut dapat disimpan di tempat penyimpanan yang dikelola oleh Pengelola Tempat Penyimpanan emas yang memiliki persyaratan tertentu. Sementara itu, transaksi pasar fisik emas digital yang mendapat persetujuan dari Bappebti terdapat dua mekanisme, dilansir dari laman resmi Kemendag, Rabu (18/9).

Pertama, mekanisme transaksi pasar fisik dengan penyepadanan (matching) transaksi di Bursa Berjangka. Kedua, mekanisme transaksi pasar fisik dengan penyepadanan (matching) transaksi di perdagangan fisik emas digital yang sarana dan prasarana sistem perdagangannya wajib terhubung langsung dengan Bursa Berjangka dan Lembaga Kliring Berjangka.

Adapun, syarat untuk menjadi pedagang fisik emas digital yaitu perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas (PT), memiliki sarana dan prasarana memadai untuk menjalankan kegiatan jual beli komoditas, menjadi anggota bursa berjangka dan lembaga kliring berjangka, memiliki perjanjian kerja sama dan mendapat rekomendasi dari bursa berjangka. Selain itu, memiliki rekening terpisah yang khusus dipergunakan untuk memfasilitasi perdagangan fisik emas digital serta melengkapi dokumen yang dipersyaratkan lainnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengamat ekonomi sambut baik susunan menteri kabinet baru
Rabu, 23 Oktober 2019 - 16:24 WIB
Elshinta.com - Pengamat valuta asing dari Reza Aswin Institute, Reza Aswin mengatakan susunan menter...
Guru Besar Unpad heran KCIC tak tahu ada pipa BBM
Rabu, 23 Oktober 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Guru besar Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Profesor Ina Primiana menyay...
Kemendag akan laporkan perkembangan RCEP
Rabu, 23 Oktober 2019 - 13:07 WIB
Elshinta.com - Komite Perundingan Perdagangan (Trade Negotiations Committee/TNC) tengah be...
Kemendag ajak pelaku usaha lindungi konsumen dengan patuhi kewajiban purnajual
Rabu, 23 Oktober 2019 - 11:10 WIB
Elshinta.com - Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen d...
IHSG menguat ke 6.225 pada akhir perdagangan hari ini
Selasa, 22 Oktober 2019 - 17:27 WIB
Elshinta.com - Sempat melorot menjelang siang hari, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya...
Rupiah masih menguat jelang pengumuman kabinet baru 
Selasa, 22 Oktober 2019 - 17:15 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa s...
Investor: Menteri BUMN yang baru harus merangkul swasta untuk tingkatkan investasi
Selasa, 22 Oktober 2019 - 15:18 WIB
Elshinta.com - Pelantikan Presiden terpilih Joko Widodo dan Ma`ruf Amin telah sukses dilak...
 Jokowi perlu ekonom yang sanggup berikan pertumbuhan ekonomi 7,5-8%
Selasa, 22 Oktober 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Setelah bersumpah dan dilantik MPR-RI menjadi Presiden RI Periode 2019-2024, Pre...
Kemendag kerja sama dengan Atase Pedagangan KBRI Canberra sosialisasi IA-CEPA
Selasa, 22 Oktober 2019 - 12:27 WIB
Elshinta.com - Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Atase Perdagangan Kedutaan Besa...
Jelang penetapan kabinet baru, rupiah diprediksi lanjutkan penguatan
Selasa, 22 Oktober 2019 - 10:38 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta, Selasa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Mochamad Solichin