Kurangi asap pekat akibat karhutla dengan hujan buatan
Elshinta
Rabu, 18 September 2019 - 12:47 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Kurangi asap pekat akibat karhutla dengan hujan buatan
Pesawat CN 295. Sumber foto: https://bit.ly/2kRN97p

Elshinta.com - Menyikapi kondisi kebakaran hutan dan lahan (Kahutla) yang terjadi di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang hingga kini terus terjadi, bahkan menimbulkan kabut asap di wilayah provinsi tersebut, akhirnya membuat Presiden RI, Joko Widodo membuat keputusan, yakni penerapan hujan buatan di tiga wilayah Indonesia, yakni Palangka Raya, Riau dan Pontianak.

Selasa, (17/9) kemarin pesawat milik TNI-AU tipe CN 295 dengan nomor registrasi A2901 tiba di bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kalteng, dalam rangka dukungan misi TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca) atau hujan buatan di wilayah Kalimantan Tengah.

Kordinator Lapangan Badan pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Fikri Nur Muhammad mengatakan, saat ini pihaknya menerapkan TMC atau dikenal dengan penerapan hujan buatan guna menanggulangi asap pekat yang menyelimuti Kalteng.

“Dalam TMC ini kami menyiapkan 13 ton garam yang nantinya disebarkan diawan yang berpotensi hujan,” ungkapnya.

TMC itu sendiri jelas Fikri merupakan gabungan teknologi, tenaga manusia, dan fenomena alam untuk membantu turunnya hujan.

TMC, kata dia, harus didukung pesawat yang telah dimodifikasi khusus agar bisa menyemai zat higroskopis seperti garam dapur (NaCl) dan CaCl2 di bibit awan yang berpotensi turunnya hujan, sepeti dilansir dari InfoPublik.

Hujan buatan itu sendiri sangat dipengaruhi oleh banyak dan sedikitnya awan yang berada di atas wilayah yang membutuhkan hujan.

“Banyaknya awan dapat memberi rangsangan untuk mempengaruhi curah hujan yang akan turun,” terang Fikri

Disebutkan, pesawat jenis CN 295 noreg A2901 ini akan membantu merekayasa cuaca di udara selama dua sampai tiga jam.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sekolah diliburkan, Kadiknas: Asap di Palembang membahayakan
Selasa, 15 Oktober 2019 - 07:49 WIB
Elshinta.com - Melihat kondisi kabut asap yang masih menyelimuti Palembang dan beberapa kabupat...
Sempat terganggu akibat kabut asap, operasional Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II kembali normal
Senin, 14 Oktober 2019 - 14:04 WIB
Elshinta.com - Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan kembali normal, sete...
BNPB siapkan 10.000 bibit pohon laban yang tahan api
Minggu, 13 Oktober 2019 - 17:26 WIB
Elshinta.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan 10.000 bibit pohon ...
Pengamat nilai perlu ada kajian mendalam penyebab paus terdampar
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 15:50 WIB
Elshinta.com - Pengamat kelautan dan perikanan dari Universitas Nusa Cendana (Undana), Cha...
Pengamat sebut paus jarang terjebak dan terdampar
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 14:27 WIB
Elshinta.com - Pengamat kelautan dan perikanan dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Chat...
Hari tanpa bayangan terjadi di Jakarta, apa itu?
Selasa, 08 Oktober 2019 - 10:07 WIB
Elshinta.com - Sejumlah kota di Pulau Jawa, khususnya Jakarta, Selasa (8/10) hari ini mengalami hari...
Kemenko Kemaritiman lakukan langkah wujudkan Indonesia bebas sampah plastik
Senin, 07 Oktober 2019 - 21:30 WIB
Elshinta.com - Pemerintah menargetkan pengurangan sampah plastik hingga 70 persen pada tah...
Peringati HUT TNI, Danlantamal XIII Tarakan pimpin penanaman mangrove
Senin, 07 Oktober 2019 - 21:05 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka memperingati HUT ke-74 TNI, Danlantamal XIII Tarakan, Laksaman...
Dedi Mulyadi duga DAS Cilamaya tercemar limbah beracun
Senin, 07 Oktober 2019 - 19:33 WIB
Elshinta.com - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menduga Daerah Aliran Sungai Cilamaya yang bera...
TNI tanam 300.074 mangrove dari Sabang sampai Merauke
Senin, 07 Oktober 2019 - 16:38 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka memperingati HUT ke-74, TNI melaksanakan penanaman 300.074 Man...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Mochamad Solichin
Elshinta
Mochamad Solichin
Elshinta
Mochamad Solichin