Tinjau lokasi karhutla, Presiden: Kalau sudah kejadian sulit memadamkannya
Elshinta
Selasa, 17 September 2019 - 17:45 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Tinjau lokasi karhutla, Presiden: Kalau sudah kejadian sulit memadamkannya
Presiden Jokowi didampingi Menko Polhukam dan Seskab menaiki helikopter untuk meninjau lokasi bekas karhutla di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Selasa (17/9). Sumber foto: https://bit.ly/2kO3Tws

Elshinta.com - Usai melaksanakan salat Istisqa untuk meminta turunnya hujan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi sejumlah menteri, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB dan Gubernur Riau, meninjau lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Selasa (17/9).

Setelah menempuh perjalanan menggunakan helikopter sekitar satu jam dari Pekanbaru, Presiden Joko Widodo tiba di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan sekitar pukul 10.15 WIB untuk melakukan peninjauan lokasi bekas kebakaran hutan.

Kemudian Presiden melanjutkan perjalanan ke lokasi bekas karhutla yang berjarak sekitar 6 km dari lokasi helipad.

Usai meninjau lokasi bekas karhutla, kepada wartawan Presiden Jokowi menegaskan, bahwa pencegahan itu akan lebih efektif, tidak membutuhkan biaya banyak. Tapi kalau sudah kejadian seperti sekarang, ini sudah kerja yang luar biasa.

“Saya tanya tadi TNI/Polri yang ada di sini sudah berapa hari, sudah lebih dari 1 bulan. Kalau sudah kejadian sulit memadamkannya apalagi di daerah gambut seperti sekarang ini, lebih sulit lagi, kelihatan sudah padam bawahnya (tapi) apinya masih menganga,” terang Presiden.

Presiden juga menegaskan, bahwa tindakan hukum bagi pelaku karhutla juga sudah dilakukan, sudah ditangani langsung oleh Polri maupun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Nanti kita lihat sebetulnya ini kesengajaan yang terorganisasi atau memang rakyat yang ingin berkebun. Kalau kita lihat luasanya besar sekali, ini terorganisasi. Nanti Polri coba ditanyakan ke Pak Kapolri penanganannya secara detail,” kata Presiden Jokowi.

Presiden mengingatkan kembali bahwa pencegahan oleh Desa, Camat, Bupati, Babinsa, Babinkamtibmas, Polsek, Koramil itu adalah yang pertama harus dikerjakan. Kalau sudah kejadian sulit, lapangannya sulit. “Ini termasuk masih mudah, banyak lapangan-lapangan yang lebih sulit dari ini,” ujarnya, dilansir dari Setkab.

Mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan itu antara lain Menko Polhukam Wiranto, Menteri LHK Siti Nurbaya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala BNPB Doni Monardo, dan Gubernur Riau Syamsuar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Susi Pudjiastuti titip kelautan Indonesia kepada Edhy Prabowo
Rabu, 23 Oktober 2019 - 18:07 WIB
Elshinta.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menghadiri acara serah terima...
Kabut asap makin tebal, siswa di Palembang kurangi aktivitas luar ruangan
Rabu, 23 Oktober 2019 - 09:39 WIB
Elshinta.com - Siswa di Palembang, Sumatera Selatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan ...
Kualitas udara di Kota Palembang masih tak sehat cenderung berbahaya
Senin, 21 Oktober 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Kualitas udara di Kota Palembang, Sumatera Selatan, masih tidak sehat cende...
Uji coba B30 selesai pada Oktober, dilaksanakan 2020
Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:14 WIB
Elshinta.com - Plt Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Djoko Siswanto men...
Sekda: Hanya 23 persen kawasan pesisir pantai Jateng yang masih bagus
Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:04 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono mengatakan sekitar 77 persen kawas...
Normalisasi tiga setu, Pemkot Depok terima dana hibah Rp25 miliar dari Pemprov DKI Jakarta 
Kamis, 17 Oktober 2019 - 20:25 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Depok menerima dana hibah Rp25 miliar dari Pemerinta Provinsi DK...
Sungai Cilamaya tercemar, IPAL Komunal bisa jadi solusi 
Kamis, 17 Oktober 2019 - 19:26 WIB
Elshinta.com - Tim Laboratorium Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur menegaskan bahwa hasil...
BPBD Yogyakarta segera tambah alat pemantau kondisi sungai
Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:13 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta berencana segera...
Kamis pagi, kualitas udara Jakarta terburuk keenam di dunia
Kamis, 17 Oktober 2019 - 09:14 WIB
Elshinta.com - Kualitas udara di wilayah DKI Jakarta, Kamis (17/10) pagi menempati peringk...
Waduh...DAS Cilamaya tercemar
Rabu, 16 Oktober 2019 - 17:55 WIB
Elshinta.com - Tim Laboratorium Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur menegaskan bahwa hasil...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Mochamad Solichin