Tangani karhutla, Presiden sebut Pemerintah sudah lakukan segala upaya
Elshinta
Selasa, 17 September 2019 - 14:04 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Tangani karhutla, Presiden sebut Pemerintah sudah lakukan segala upaya
Presiden Jokowi meninjau proses persiapan penaburan garam sebelum meninjau lokasi karhutla, di Riau, Selasa (17/9) pagi. Sumber foto: https://bit.ly/2kQtGUP

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, segala upaya sudah dilakukan Pemerintah untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau. Yang di darat sudah semuanya, semprot di darat sudah, tambahan pasukan sudah diperintahkan dengan total sudah mencapai 5.600 personel.

“Yang kedua, doa juga sudah kita panjatkan. Keridaan-Nya juga sudah kita lakukan tadi salat, tadi malam juga, tadi juga Salat Istisqa (salat meminta hujan),” kata Presiden Jokowi saat menjawab wartawan sebelum take off dengan pesawat hercules untuk meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Pelalawan, Selasa (17/9).

Kemudian, lanjut Presiden, dirinya  juga mau berangkat untuk ikut melakukan hujan buatan. Meskipun hari Jumat lalu juga sudah diperintahkannya, dan sudah diterbangkan.

Alhamdulillah saat itu di Indragiri Hilir juga hujan turun. Nah ini sekarang kita lakukan lagi menabur garam. Moga-moga, karena awannya ada kita berdoa semoga nanti juga jadi hujan, insyaallah di hari ini,” ucap Presiden, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab. 

Presiden menegaskan, segera upaya dilakukan pemerintah. Juga lewat water bombing dilakukan dengan 52 total pesawat. “Artinya, ini segala upaya sudah kita lakukan tetapi memang, memang yang paling benar itu adalah pencegahan sebelum kejadian. Ini api satu langsung dipadamkan, satu padam, itu yang benar,” ujarnya.

Tapi ini, menurut Presiden,  karena kita berhadapan dengan hutan yang luas, berhadapan dengan lahan gambut yang luas, kalau sudah, apinya sudah banyak seperti ini memang tidak mudah. 

“Oleh sebab itu, saya mengajak seluruh masyarakat, seluruh rakyat untuk tidak membakar lahan, baik hutan maupun gambut. Termasuk tadi yang belum saya sampaikan, termasuk upaya hukum sudah kita lakukan baik yang perorangan, baik korporasi semuanya sudah ada tindakan tegas ke sana,” ucap Presiden Jokowi. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BNPB siapkan 10.000 bibit pohon laban yang tahan api
Minggu, 13 Oktober 2019 - 17:26 WIB
Elshinta.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan 10.000 bibit pohon ...
Pengamat nilai perlu ada kajian mendalam penyebab paus terdampar
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 15:50 WIB
Elshinta.com - Pengamat kelautan dan perikanan dari Universitas Nusa Cendana (Undana), Cha...
Pengamat sebut paus jarang terjebak dan terdampar
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 14:27 WIB
Elshinta.com - Pengamat kelautan dan perikanan dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Chat...
Hari tanpa bayangan terjadi di Jakarta, apa itu?
Selasa, 08 Oktober 2019 - 10:07 WIB
Elshinta.com - Sejumlah kota di Pulau Jawa, khususnya Jakarta, Selasa (8/10) hari ini mengalami hari...
Kemenko Kemaritiman lakukan langkah wujudkan Indonesia bebas sampah plastik
Senin, 07 Oktober 2019 - 21:30 WIB
Elshinta.com - Pemerintah menargetkan pengurangan sampah plastik hingga 70 persen pada tah...
Peringati HUT TNI, Danlantamal XIII Tarakan pimpin penanaman mangrove
Senin, 07 Oktober 2019 - 21:05 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka memperingati HUT ke-74 TNI, Danlantamal XIII Tarakan, Laksaman...
Dedi Mulyadi duga DAS Cilamaya tercemar limbah beracun
Senin, 07 Oktober 2019 - 19:33 WIB
Elshinta.com - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menduga Daerah Aliran Sungai Cilamaya yang bera...
TNI tanam 300.074 mangrove dari Sabang sampai Merauke
Senin, 07 Oktober 2019 - 16:38 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka memperingati HUT ke-74, TNI melaksanakan penanaman 300.074 Man...
Diduga tercemar limbah berbahaya, peneliti ambil sampel air Sungai Cilamaya
Minggu, 06 Oktober 2019 - 20:53 WIB
Elshinta.com - Tim peneliti dari Perum Jasa Tirta II mengambil sampel air Sungai Cilamaya ...
Dedi Mulyadi minta subsidi warga pencemar sungai dicabut
Minggu, 06 Oktober 2019 - 17:40 WIB
Elshinta.com - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi meminta Pemerintah Pusat memberikan efek jera k...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)