Udang cantik endemik Sulawesi terancam punah
Elshinta
Selasa, 17 September 2019 - 15:42 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Udang cantik endemik Sulawesi terancam punah
Udang endemik Sulawesi, harlequin Caridina woltereckae. Sumber foto: https://bit.ly/2lR4oWT

Elshinta.com - Sulawesi mempunyai udang endemik yang masuk ke dalam daftar spesies kritis yang terancam punah. Salah satunya adalah spesies udang harlequin Caridina woltereckae.

Perpaduan coraknya yang cantik dengan dominasi merah marun dan putih menjadikan spesies ini  banyak diburu oleh para pedagang ikan hias,” ucap peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI, Daisy Wowor.

Daisy menemukan spesies udang endemik danau Towuti, Sulawesi Selatan ini pada tahun 2009. “Caridina adalah nama genus sedangkan nama spesies woltereckae adalah penghormatan untuk jasa peneliti udang-udangan, Eva Woltereck,” jelas Daisy, seperti dikutip dari laman resmi LIPI, Selasa.

Daisy juga menemukan beberapa jenis udang hias lainnya seperti Caridina mahalona di kompleks danau  Malili, Sulawesi Selatan dan Caridina longidigita di danau Poso, Sulawesi Tengah.

“Danau Towuti merupakan danau purba yang terbentuk akibat proses tektonik yang bersifat oligotrofik. Karakter danau oligotrofik yang memiliki air jernih, miskin zat hara, namun kandungan oksigen memadai menjadi ekosistem yang tepat untuk beberapa spesies flora dan fauna endemik.”

International Union for Conservation of Nature (IUCN) telah memasukkan Caridina woltereckae  ke dalam daftar merah spesies terancam punah. “Selain faktor manusia, banyaknya ikan invasif yang ada dan memburuknya kualitas habitat danau semakin memperparah kondisi keberadaan udang hias endemik ini,” demikian Daisy.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mengintip teknologi yang dibenamkan didalam KTP-el
Minggu, 20 Oktober 2019 - 19:38 WIB
Elshinta.com - Hingar-bingar kasus KTP-el yang melibatkan para petinggi negara dan unsur swasta...
Pemerintah ajak masyarakat bijak gunakan medsos
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Deputi Partisipasi Masyarakat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlin...
Kemendikbud nilai teknologi hanya alat capai tujuan pendidikan
Jumat, 18 Oktober 2019 - 16:46 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan bahwa teknologi hanya ...
Palapa Ring diprediksi tumbuhkan unicorn baru
Selasa, 15 Oktober 2019 - 20:58 WIB
Elshinta.com - Asisten Deputi Telematika dan Utilitas Kementerian Koordinator Perekonomian Eddy...
Palapa Ring bukan untuk ujaran kebencian dan hoaks
Selasa, 15 Oktober 2019 - 07:07 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian proyek infrastruktur jaringan...
Resmikan Palapa Ring, Presiden: Dunia telah berubah dari analog ke digital
Senin, 14 Oktober 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) Senin (14/10) hari ini meresmikan Palapa Ring di Istana...
Kapak corong perunggu ditemukan di Situs Bobu Uriyeng di Papua
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:18 WIB
Elshinta.com - Kapak corong yang terbuat dari perunggu ditemukan di Situs Bobu Uriyeng, Ka...
Ekskavasi Balai Arkeologi Papua temukan Obsidian di Situs Yomokho Jayapura
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:06 WIB
Elshinta.com - Ekskavasi dari Balai Arkeologi Papua di Situs Yomokho, Kampung Dondai, Dist...
Riset LIPI: Rumput laut hijau kuatkan imun tubuh balita
Senin, 14 Oktober 2019 - 12:49 WIB
Elshinta.com - Seribu hari pertama kehidupan merupakan masa-masa penting pertumbuhan anak....
30 perguruan tinggi se-Indonesia ikuti KKCTBN 2019 
Jumat, 11 Oktober 2019 - 19:55 WIB
Elshinta.com - Sekitar 63 tim dari 30 perguruan tinggi mengikuti Kontes Kapal Cepat Tak Berawak...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Mochamad Solichin