A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/lib/php/sessions/ci_sessionb1rob7k9aoskqesnch8jniiip3foi6dh): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

 Menko Luhut: Kerja sama RI-UEA kini fokus bidang ekonomi
Menko Luhut: Kerja sama RI-UEA kini fokus bidang ekonomi
Elshinta
Selasa, 17 September 2019 - 12:24 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Menko Luhut: Kerja sama RI-UEA kini fokus bidang ekonomi
Menko Luhut bersama pimpinan delegasi UEA Menteri Energi dan Industri Uni Emirat Arab (UEA), Suhail Mohamed Al Mazrouei, utusan khusus Presiden RI untuk Timur Tengah dan OKI, Alwi Shihab. Sumber foto: https://bit.ly/2kkIlr0

Elshinta.com - Menko Maritim, Luhut Pandjaitan menyampaikan hubungan baik Indonesia dengan United Emirat Arab (UEA) yang terjalin selama ini akan ditingkatkan menjadi hubungan kerja sama ekonomi.

“Kedua negara selama ini telah saling mendukung di berbagai forum Internasional, tetapi sekarang saatnya bagi kita untuk fokus pada kerja sama ekonomi dan bisnis," kata Luhut Pandjaitan saat bertemu dengan delegasi UEA yang dipimpin Menteri Energi dan Industri Suhail Mohamed Al Mazrouei, Senin (16/9).

UEA adalah salah satu investor global teratas di bidang pertanian, energi, perikanan, infrastruktur, dan produk keuangan. Anda Sovereign Wealth Fund (US$ 828 miliyar) adalah yang terbesar di Indonesia Timur Tengah, dan ketiga terbesar di dunia, setelah Norwegia dan Cina.

Menko Luhut mengatakan bahwa dalam kunjungan ini, ia disertai delegasi dalam jumlah yang bisa dibilang besar. “Kunjungan ini sebagai respon dari kunjungan Putra Mahkota Syekh Mohammed bin Zayed Al Nahyan dua bulan lalu. Hubungan kedua negara saat ini jauh lebih baik daripada sebelumnya. Presiden juga mempunyai hubungan yang sangat baik dengan Putra Mahkota. Kunjungan kali ini saya didampingi oleh delegasi yang bisa disebut besar, sekitar 45 orang, ini jarang sekali terjadi. Para anggota delegasi saat ini sedang melakukan pembicaraan dan kita berharap hasilnya bisa kita dapat tidak lama lagi," ujarnya.

Delegasi yang datang bersama Menko Luhut antara lain adalah dari badan usaha milik negara Pertamina, PLN,  PJB, Wijaya Karya, Waskita Karya, Jasa Marga, SMI, Inalum, serta beberapa sektor swasta. Mereka melakukan pembicaraan kerja sama ekonomi dengan rekan kerja dari negara UEA yang hasil pembicaraannya diharapkan bisa diketahui dalam waktu yang tidak lama.

Menko Luhut menjelaskan pentingnya peran UEA, yaitu Dubai dan Abu Dhabi dengan peran yang strategis di Timur Tengah. “Konektivitas dan pusat ekspor. Jadi ini merupakan kepentingan kami untuk mengembangkan kerja sama perdagangan yang lebih dekat dengan UEA agar produk kami untuk mendapatkan lebih banyak akses pasar secara global," katanya.

Dilansir dari JPP, Selasa (17/9), turut serta perwakilan dari pemerintah, antara lain Kementerian  Agama, Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara yang membidangi bidang yang sama seperti pertanian, toleransi beragama, program dana kekayaan negara, dan infrastruktur pengembangan.

“UEA aktif terlibat dalam masalah strategis seperti menyebarkan toleransi dan memerangi radikalisme. Sistem pendidikan di UEA adalah bagian dari kesuksesan UEA di bidang itu. Kami berharap untuk bekerja dengan UEA melalui pertukaran dan kerja sama di bidang pendidikan," kata Menko Luhut dalam pertemuan dengan mitra dialognya.

Pada kesempatan itu Menko Luhut mengundang para investor untuk menanamkan modalnya di bidang pariwisata, di proyek brownfield, industri pertahanan, fintech, sarana publik (seperti rumah sakit, sekolah) dll.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rupiah menguat usai pengumuman kabinet baru
Rabu, 23 Oktober 2019 - 18:18 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (23...
Pengamat ekonomi sambut baik susunan menteri kabinet baru
Rabu, 23 Oktober 2019 - 16:24 WIB
Elshinta.com - Pengamat valuta asing dari Reza Aswin Institute, Reza Aswin mengatakan susunan menter...
Guru Besar Unpad heran KCIC tak tahu ada pipa BBM
Rabu, 23 Oktober 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Guru besar Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Profesor Ina Primiana menyay...
Kemendag akan laporkan perkembangan RCEP
Rabu, 23 Oktober 2019 - 13:07 WIB
Elshinta.com - Komite Perundingan Perdagangan (Trade Negotiations Committee/TNC) tengah be...
Kemendag ajak pelaku usaha lindungi konsumen dengan patuhi kewajiban purnajual
Rabu, 23 Oktober 2019 - 11:10 WIB
Elshinta.com - Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen d...
IHSG menguat ke 6.225 pada akhir perdagangan hari ini
Selasa, 22 Oktober 2019 - 17:27 WIB
Elshinta.com - Sempat melorot menjelang siang hari, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya...
Rupiah masih menguat jelang pengumuman kabinet baru 
Selasa, 22 Oktober 2019 - 17:15 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa s...
Investor: Menteri BUMN yang baru harus merangkul swasta untuk tingkatkan investasi
Selasa, 22 Oktober 2019 - 15:18 WIB
Elshinta.com - Pelantikan Presiden terpilih Joko Widodo dan Ma`ruf Amin telah sukses dilak...
 Jokowi perlu ekonom yang sanggup berikan pertumbuhan ekonomi 7,5-8%
Selasa, 22 Oktober 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Setelah bersumpah dan dilantik MPR-RI menjadi Presiden RI Periode 2019-2024, Pre...
Kemendag kerja sama dengan Atase Pedagangan KBRI Canberra sosialisasi IA-CEPA
Selasa, 22 Oktober 2019 - 12:27 WIB
Elshinta.com - Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Atase Perdagangan Kedutaan Besa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Mochamad Solichin