Indonesia: Janji kampanye Israel langgar hukum Internasional
Elshinta
Senin, 16 September 2019 - 15:36 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Indonesia: Janji kampanye Israel langgar hukum Internasional
Dok - Sidang OKI. Foto: Ist. KJRI Jeddah

Elshinta.com - Indonesia memandang janji kampanye di Israel terkait aneksasi wilayah Tepi Barat Palestina sebagai tindakan yang tidak mengindahkan hukum internasional dan bentuk nyata pelanggaran terhadap resolusi-resolusi PBB. 

Demikian ditegaskan Dirjen Kerja Sama Multilateral selaku Utusan Khusus Menteri Luar Negeri, Febrian A. Ruddyard, pada Sidang Luar Biasa Tingkat Menteri OKI di Jeddah, Minggu (15/9). 

Melalui siaran pers KJRI Jeddah yang diterima Redaksi Elshinta, Senin (16/9) siang, diinformasikan bahwa, OKI menggelar sidang luar biasa tingkat Menteri, dua hari sebelum berlangsungya pemilu di Israel untuk merespons pernyataan PM Netanyahu terkait rencana aneksasi Tepi Barat Palestina. 

Dirjen KS Multilateral yang menjadi Utusan Khusus Menteri Luar Negeri RI pada KTM dimaksud menegaskan, bahwa “Resolusi DK PBB Nomor 2334 tahun 2016 secara jelas menyatakan bahwa perubahan terhadap garis batas tahun 1967 tidak diakui oleh DK PBB”.

Indonesia harapkan OKI dapat menyerukan kepada masyarakat internasional untuk dapat memberikan dukungan kepada Palestina dan tidak mengakui tindakan ilegal Israel, serta meminta tindakan Israel tersebut dapat dibahas dalam Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

Dirjen KS Multilateral juga menyampaikan rencana aneksasi Israel sangat terkait dengan isu hukum dan kemanusiaan. Proyek pembangunan pemukiman di wilayah Palestina merupakan salah satu kendala terhadap progres negosiasi, serta menyebabkan pelanggaran terhadap hak asasi masyarakat Palestina.

Indonesia meminta OKI dapat mencegah upaya Israel mengubah komposisi demograsi di wilayah Palestina dan menjaga komitmen terkait solusi dua negara dengan dasar garis batas tahun 1967, prinsip self-determination bagi masyarakat Palestina, serta Jerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina.

Pertemuan yang berlangsung selama satu hari tersebut dan dihadiri 8 Menteri dari Negara OKI, menghasilkan Komunike bersama yang berisikan kecaman kepada Israel dan dukungan kepada rakyat Palestina. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Benua Amerika episentrum baru COVID-19, WHO: Kini bukan saatnya negara-negara longgarkan pembatasan
Rabu, 27 Mei 2020 - 12:26 WIB
Benua Amerika muncul sebagai episentrum baru pandemi COVID-19, demikian dinyatakan Organisasi Keseha...
Prakirakan cuaca Jawa Barat pagi hingga malam hari
Rabu, 27 Mei 2020 - 10:36 WIB
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan akan terjadi beberapa wilayah di Jawa Bara...
Harga minyak naik dipicu pemangkasan pasokan dan pelonggaran lockdown
Rabu, 27 Mei 2020 - 08:37 WIB
Harga minyak naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), didukung oleh tanda-tanda bahwa pro...
Puluhan tahanan di penjara El Salvador terinfeksi COVID-19
Selasa, 26 Mei 2020 - 13:29 WIB
Sebanyak 36 narapidana di beberapa penjara El Salvador dinyatakan positif terinfeksi virus corona (C...
Tiongkok berharap gencatan senjata Idul Fitri di Afghanistan berlanjut
Selasa, 26 Mei 2020 - 11:59 WIB
Tiongkok berharap gencatan senjata antarpihak bertikai di Afghanistan selama Idul Fitri akan terus b...
Lima negara sambut baik gencatan senjata Afghanistan dan Taliban
Senin, 25 Mei 2020 - 15:35 WIB
Indonesia, Jerman, Norwegia, Uzbekistan, dan Qatar menyambut baik pengumuman gencatan senjata oleh p...
WNI di Swiss rayakan Idul Fitri secara virtual
Senin, 25 Mei 2020 - 11:27 WIB
Masyarakat Indonesia di Swiss merayakan Idul Fitri 1441 Hijriah melalui silaturahmi virtual, karena ...
Presiden: RS Chile alami kesulitan saat COVID-19 dekati 70.000 kasus
Senin, 25 Mei 2020 - 10:26 WIB
Sistem layanan kesehatan Chile mengalami kesulitan dan `hampir mencapai batasnya`, kata Presiden Seb...
Gempa dengan magnitudo 5,8 guncang Selandia Baru
Senin, 25 Mei 2020 - 08:30 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,8 mengguncang ibu kota Selandia Baru, Wellington pada Senin (25/5), tanpa a...
Brazil, pusat baru wabah corona, laporkan 965 kematian harian
Minggu, 24 Mei 2020 - 20:12 WIB
Brazil melaporkan 965 kematian harian akibat virus corona baru pada Sabtu (23/5) sehingga jumlah tot...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV