Henny Adnan: Madeena bidik segmentasi pasar Muslimah
Elshinta
Minggu, 15 September 2019 - 09:44 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Henny Adnan: Madeena bidik segmentasi pasar Muslimah
dr Henny Adnan bidik pasar muslimah. Foto: Elshinta.com/Cun

Elshinta.com - Industri kecantikan di Indonesia terus bertumbuh. Pasar yang masih besar menjadikan bisnis ini begitu diminati. Salah satunya Madeena Skin Clinic yang dikembangkan oleh dr Henny Adnan.

Diakui Henny, awalnya ia mengembangkan usahanya tersebut lantaran melihat segmentasi pasar Muslimah di Indonesia yang masih terbuka lebar. Namun, dirinya belum melihat pelaku usaha yang benar-benar fokus untuk menciptakan layanan yang halal dan natural.

“Sejak awal konsepnya memang sebagai klinik muslimah. Di Indonesia klinik yang secara khusus membidik segmen ini masih sangat jarang,” ujar dr Henny, yang memulai usahanya sejak awal 2017.

Dalam pengembangan usahanya, ia melakukan berbagai diferensiasi, salah satunya harganya yang terjangkau. Marketnya yang akan disasar juga jelas: menengah ke bawah. “Jadi, sebenarnya tujuannya bukan semata bisnis. Tapi mengedukasi masyarakat bagaimana mendapatkan layanan berkualitas dengan pengawasan dokter kulit, tapi dengan harga minimalis,” sebutnya.

Sejak 2017 pergerakan bisnisnya juga semakin terlita. Buktinya, hingga akhir 2019 ini dirinya bakal membuka hingga 8 outlet yang tersebar di berbagai wilayah di Tanah Air. “Yang sudah berjalan baru 5 outlet. Sampai akhir tahun bakal buka 3 outlet di Medan, Bekasi, dan Surabaya. Pada 2020, mudah-mudahan jumlah outlet akan menjadi 10,” terangnya.

Konsep pengembangan dalam menjaring para mitranya, ia menggunakan join investment. Terkait hal ini, dr Henny punya alasan. “Selama ini kan orang kalau beli franchise banyak yang masih takut ditinggal oleh franchisor. Saya coba luruskan hal ini dengan menghadirkan kerjasama yang baik. Dengan join investment, risiko ditanggung bersama,” ungkapnya.

Lalu, berapa investasi untuk membuka satu klinik? “Investasinya sebesar Rp1,5 M. Peralatan sih yang paling mahal.”

Dengan investasi cukup besar, berdasarkan pengalamannya selama ini, omzet yang dibukukan pun cukup menjanjikan.  “Rata-rata omzet per bulan dari tiap outlet antara Rp250—Rp400 juta. Ya, bersihnya sekira 60 persenan,” imbuhnya.

Menurutnya, salah satu tantangan dalam bisnis ini adalah man power. Sebab, mencari SDM berkualitas itu bukanlah perkara yang mudah. Namun sejauh ini tantangan ini bisa dilewatinya dengan baik.

Ke depan, dr Henny akan terus melakukan inovasi untuk pengembangkan kliniknya. Ia menargetkan, setidaknya pertumbuhan omzet setiap tahun dari outlet-outletnya mencapai angka 10 persen. “Pelayanan yang pasti akan semakin diutamakan. Di kami juga ada tindakan medis yang aman semisal filler dengan bahan aman dan halal. Ada laser yang juga digemari oleh para muslimah. Meski segmentasi kami untuk kalangan menengah ke bawah, tapi yang datang banyak juga dari kelas menengah atas,” ucapnya lagi.

Selain itu, dr Henny juga berharap, Madeena di masa mendatang lebih bisa diterima oleh pasar dengan layanan yang profesional dan berkualitas. “Market sekarang ini sangat sensitif terutama soal harga. Kalau kualitasnya bagus dengan harga terjangkau, pasti itu yang dicari,” demikian Henny.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Naomi Susan ciptakan terobosan peluang bisnis di tengah pandemi
Minggu, 13 September 2020 - 10:37 WIB
Nama Naomi Susan memang identik dengan sebuah terobosan baru dalam menciptakan peluang usaha. Setela...
Nurlinda Dwi Sukti, dulu sales dealer motor kini jadi pengusaha beromzet ratusan juta
Minggu, 23 Agustus 2020 - 19:40 WIB
Namanya Nurlinda Dwi Sukti. Pebisnis kelahiran tahun 1993 asal Makassar ini memang sejak kecil sudah...
Inspirasi sukses Mega Dwi Cahyani, `artis TikTok` dengan 7,8 juta followers
Selasa, 11 Agustus 2020 - 18:23 WIB
Wanita bernama lengkap Mega Dwi Cahyani kelahiran Purwodadi, 01 September 1999 ini dikenal sebagai s...
Rumus sukses dr Richard `Midas` Lee kembangkan bisnis kliniknya
Senin, 10 Agustus 2020 - 20:40 WIB
dr. Richard Lee merupakan seorang inovator dalam dunia bisnis estetika. Dirinya sukses mengembangkan...
Chandra Setiawan Kusuma, anak muda beromzet Rp5 M setahun
Senin, 03 Agustus 2020 - 17:17 WIB
Berawal dari perjalanannya menjadi reseller paket tour travel secara online, hingga di usianya yang ...
Kisah sukses entrepreneur muda Jenny Fransisca di bisnis digital
Senin, 13 Juli 2020 - 14:39 WIB
Jenny Fransisca namanya. Saat ini masih duduk di bangku SMA di Provinsi Aceh. Meski usianya masih be...
Jehian Panangian Sijabat, manager milenial bagi para influencer di luar negeri
Jumat, 10 Juli 2020 - 17:03 WIB
Kejeliannya dalam menagkap peluang bisnis di era digital patut diacungi jempol. Pria bernama lengkap...
Samuel Christ, YouTuber asal Makassar yang mendulang prestasi di Amerika
Jumat, 10 Juli 2020 - 13:17 WIB
Pria bernama lengkap Samuel Christ kelahiran Malang, 5 Mei 2000 ini dikenal sebagai konten kreator Y...
Carousel, berawal dari bisnis clothing kini ekspansi ke bisnis animasi dan konser musik
Selasa, 30 Juni 2020 - 09:15 WIB
Carousel merupakan salah satu brand clothing di Indonesia yang menggunakan karakter hewan sebagai co...
Swain Mahisa Ardana, sukses berbisnis dan populer di dunia musik
Kamis, 18 Juni 2020 - 06:10 WIB
Di usianya yang baru menginjak 19 tahun, karier Swain Mahisa Ardana cukup mentereng. Soal talentanya...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV