Sail Nias, ekonom dorong promosi wisata Nias berlanjut
Elshinta
Minggu, 15 September 2019 - 15:40 WIB |
Sail Nias, ekonom dorong promosi wisata Nias berlanjut
Sail Nias dan harapan bangkitnya singa tidur surga surfing dunia. Sumber foto: https://bit.ly/2lPZ8mc

Elshinta.com - Ekonom Hisar Sirait mendorong promosi pariwisata Nias tidak hanya berhenti pada penyelenggaraan Sail Nias 2019 namun perlu ada program berkelanjutan untuk mempromosikan pariwisata di daerah tersebut.

"Tidak boleh promosi wisata suatu daerah terhenti usai penyelenggaraan event berskala internasional yang seketika ini dan menyerahkannya kepada pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Harus ada program yang berkelanjutan dari pemerintah untuk terus mempromosikan Nias," ujar ekonom yang juga menjabat sebagai Rektor Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie di Jakarta, Minggu (15/9).

Dia menjelaskan bahwa penyelenggaraan Sail Nias 2019 dapat menjadi jembatan emas bagi kita untuk memperkenalkan Nias secara lebih luas. Pemerintah daerah membranding Nias dari kesiapan daerah, sedangkan pemerintah pusat harus terus dan gencar mempromosikan Nias melalui Kementerian Luar Negeri.

Mau tidak mau Indonesia harus menggencarkan promosi besar-besaran. Promosi wisata Nias harus diikutsertakan dalam beragam event wisata internasional yang digelar di luar negeri seperti Singapura, Dubai dan sebagainya dengan dihadiri oleh pemerintah daerah dan pengusaha setempat Nias. Itu merupakan branding yang sifatnya komprehensif dan berkelanjutan.

Pemerintah, menurut Hisar Sirait, juga perlu belajar dari penyelenggaraan Sail Moyo 2018 di Nusa Tenggara Barat, di mana usai penyelenggaraan itu tingkat kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut tidak mengalami dampak yang terlalu banyak. "Memang perlu kita ketahui bahwa penyelenggaraan Sail Moyo 2018 dalam suasana duka Gempa NTB. Tapi seharusnya dengan adanya program berkelanjutan dari pemerintah, maka kondisi perekonomian di NTB seharusnya terdongkrak dengan kegiatan Sail Moyo 2018. Sayangnya hal tersebut tidak terwujud dan pertambahan kunjungan wisatawannya tidak signifikan," katanya, dikutip Antara.

Selain itu, ekonom tersebut juga menambahkan bahwa Nias juga bisa dijadikan wisata laut eksekutif, di mana pulau tersebut dapat menjadi tempat persinggahan kapal-kapal yacht mewah dan pesiar dari seluruh negara bisa singgah ke Nias. Sekarang, Pemerintah dalam hal ini harus bisa menciptakan ketersediaan layanan wisata berstandar internasional di Nias. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pameran Anuga 2019: Produk mamin Indonesia bukukan transaksi USD 15 juta
Senin, 21 Oktober 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia meraih transaksi senilai USD 15 jut...
TEI ke-34 sukses bukukan USD 9,30 miliar
Senin, 21 Oktober 2019 - 12:14 WIB
Elshinta.com - Penutupan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-34 tahun 2019 membawa kabar gembira...
OJK dan IFC sepakat lanjutkan pengembangan program keuangan berkelanjutan
Minggu, 20 Oktober 2019 - 07:28 WIB
Elshinta.com - OJK dan International Finance Corporation (IFC) berkomitmen untuk melanjutkan ke...
BI: Inklusi keuangan tingkatkan daya tahan terjadinya krisis
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 20:39 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko me...
Ini kata APINDO tentang kenaikan UMP 2020
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 17:58 WIB
Elshinta.com - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menetapkan Upah Minimum Pro...
Triawan Munaf: Kinerja Bekraf dinilai excellent
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 17:15 WIB
Elshinta.com - Dengan adanya Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pada pemerintahan Presiden Joko Widodo (...
Pengamat: Jokowi harus cermat memilih Menteri Ekonomi
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 14:40 WIB
Elshinta.com - Pelantikan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden RI di periode keduanya dilakukan Min...
Teken order Rp3 M, produk mitra binaan Pertamina makin moncer
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - Ragam sumber pangan dan kekayaan rempah Indonesia telah dikenal di masyarak...
Harga minyak turun di tengah kekhawatiran permintaan global
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 08:49 WIB
Elshinta.com - Harga minyak lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), ka...
Wall Street ditutup turun di tengah berita perusahaan yang beragam
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 08:16 WIB
Elshinta.com - Saham-saham di Wall Street berakhir lebih rendah pada penutupan perdagangan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 214
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once