Satgas Antimafia Bola jilid II awasi Liga 2 dan Liga 3
Elshinta
Sabtu, 14 September 2019 - 06:16 WIB |
Satgas Antimafia Bola jilid II awasi Liga 2 dan Liga 3
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. Sumber Foto: https://bit.ly/2kg9Dib

Elshinta.com - Satgas Antimafia Bola jilid II yang diaktifkan mulai 6 Agustus 2019 bergerak mengawasi jalannya Liga 2 dan Liga 3 mulai pekan lalu.

Demikian disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Jumat (13/9).

"Liga 2 dan Liga 3 diamati karena yang rawan. Apabila ditemukan pengaturan pertandingan, maka subsatgas wilayah akan melakukan penindakan hukum," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Dikatakan Dedi, dalam pengawasan itu, Polres dan Polda yang bergerak sejak Satgas Antimafia Bola jilid II memperluas jangkauan dengan membentuk subsatgas di 13 provinsi di Indonesia.

Dijelaskannya, satgas daerah terdapat di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Metro Jaya, Bali, Lampung, Papua, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan DIY.

Bersama Komisi Disiplin PSSI, Satgas mengawasi perangkat pertandingan, termasuk wasit serta pengawas, klub sepak bola, pelatih mau pun pemain untuk memastikan pelaksanaan Liga 2 dan 3 bebas dari pengaturan pertandingan.

Ada pun hingga sebulan sejak dibentuk, Dedi Prasetyo menuturkan Satgas Anti Mafia Bola jilid II belum menemukan pengaturan pertandingan di Liga 1, 2 mau pun 3 yang sedang bergulir.

Sementara kasus mafia bola yang belum tuntas di antaranya kasus dengan tersangka mantan anggota Exco PSSI Hidayat yang sebelumnya terkendala faktor kesehatan serta Vigit Waluyo yang berkasnya dikembalikan kepada polisi (P19). (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengamat harap Menpora dapat selesaikan masalah sepakbola Indonesia
Rabu, 23 Oktober 2019 - 17:34 WIB
Elshinta.com - Zainudin Amali dilantik menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga oleh Presiden Joko Widodo...
Harapan pelatih Timnas U-22 pada Menpora baru
Rabu, 23 Oktober 2019 - 08:53 WIB
Elshinta.com - Pelatih Tim Nasional U-22 Indonesia, Indra Sjafri berharap Menteri Pemuda d...
Neymar tak masuk daftar Ballon d`or, ini alasannya
Rabu, 23 Oktober 2019 - 08:33 WIB
Elshinta.com - Pihak penyelenggara Ballon d`Or, France Football telah merilis sebuah daftar terkai...
Rasisme sepak bola, Haringey vs Yeovil akan tanding ulang
Selasa, 22 Oktober 2019 - 11:38 WIB
Elshinta.com - Pertandingan babak keempat kualifikasi Piala FA keempat antara Haringey Bor...
Komunikasi PKS-Pokja wartawan Depok melalui adu futsal
Minggu, 20 Oktober 2019 - 06:53 WIB
Elshinta.com - Fraksi PKS DPRD Kota Depok bertanding futsal dengan Pokja Wartawan Depok. I...
Media sosial dinilai perburuk rasisme dalam sepak bola
Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:37 WIB
Elshinta.com - Kapten Leicester City, Wes Morgan menyebut rasisme dalam dunia sepak bola telah membu...
Manchester City boyong trofi dan striker legendaris ke Indonesia
Jumat, 18 Oktober 2019 - 12:57 WIB
Elshinta.com - Para Citizens, supporter klub sepakbola Manchester City di Indonesia  ...
Timnas U-19 Indonesia dan Tiongkok siap suguhkan permainan apik
Kamis, 17 Oktober 2019 - 10:04 WIB
Elshinta.com - Tim Nasional U-19 Indonesia dan Timnas U-19 Tiongkok menyatakan siap untuk ...
Kantongi 36 gol, Lionel Messi boyong Sepatu Emas keenam
Kamis, 17 Oktober 2019 - 07:01 WIB
Elshinta.com - Lionel Messi berhasil memboyong penghargaan Sepatu Emas keenam-nya setelah ...
Macan Kemayoran kalah 1-2 dari Semen Padang
Rabu, 16 Oktober 2019 - 19:26 WIB
Elshinta.com - Persija Jakarta menelan kekalahan atas Semen Padang dengan kedudukan 1-2 dalam l...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Mochamad Solichin