KCN: Pelabuhan Marunda tetap dikembalikan ke negara
Elshinta
Jumat, 13 September 2019 - 16:02 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
KCN: Pelabuhan Marunda tetap dikembalikan ke negara
Pelabuhan Marunda. Foto: https://bit.ly/2W5MWu2/Elshinta.

Elshinta.com - Proyek pembangunan Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara hingga saat ini masih berpolemik antara PT Karya Citra Nusantara (KCN) dengan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN). Bahkan, sekarang sedang menunggu proses hukum tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA).

Kuasa Hukum PT Karya Citra Nusantara (KCN), Juniver Girsang menilai gugatan yang diajukan KBN terhadap KCN bersama Kementerian Perhubungan sangat janggal, termasuk putusan yang diambil hakim tingkat pertama di Pengadilan Negeri dan tingkat Pengadilan Tinggi.
 
“Saya sebagai praktisi hukum membaca gugatan sangat prihatin, tapi saya harus menghormati putusan walaupun agak janggal. Pertimbangan hukumnya kalau dicermati dikatakan bahwa penandatanganan dengan Kemenhub belum ada izin dari KBN. Itu yang paling inti sebenarnya,” kata Juniver di Jakarta, Jumat (13/9).
 
Ia mengatakan salah satu kejanggalan gugatan ini diajukan oleh BUMN kepada Menteri Perhubungan yang mempersoalkan masalah konsesi, sehingga timbul pertanyaan kenapa konsesi dibatalkan. Padahal, ketentuan hukumnya menyatakan perairan atau pelabuhan itu yang bertanggungjawab Menteri Perhubungan. 
 
“Ini negara yang berkompeten, bertanggungjawab mengelola, mengurus itu adalah Menhub. Yang berhak melakukan konsesi itu ya Menhub, KBN tidak berhak. Digugat, eh dikabulkan menyatakan perjanjian itu batal. Dasarnya secara logika hukum tidak masuk di akal saya. Dikatakan tanpa seizin dari KBN, memang perairan seluruh laut jawa itu milik KBN? Kagak,” ujarnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Istiqlal.
 
Selain itu, Juniver menegaskan yang benar adalah KBN pemegang saham di KCN. Untung dari deviden sesuai komposisi saham. Selanjutnya coba saja di cek, sejak pelabuhan KCN beroperasi ada nggak KBN dirugikan? Justru pelabuhan KCN sebagai penunjang bisnis di kawasan berikat.
 
“Pelabuhan itu milik siapa? Ya aset KCN. KCN itu siapa? KTU (PT Karya Tekhnik Utama) dengan KBN. Jadi bukan KBN. Yang bertanggungjawab siapa? Ya direksi. Direksi siapa? Yang ada di KCN bersama komisiaris, kan konstruksi hukumnya begitu. Tanpa seizin KBN? Saya bilang salah pemahaman itu,” jelas dia.
 
Atas dasar pertimbangan itu, kata Juniver, KCN mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung karena tidak puas dengan putusan yang dijatuhkan oleh pengadilan tingkat pertama dan pengadilan tinggi. Sebab, perlu ada penjelasan atas konstruksi hukum yang benar dalam proyek tersebut.
 
Oleh karena itu, Juniver berharap Mahkamah Agung bisa secara jernih melihat proses ini sudah sesuai dengan ketentuan. Kemudian, sebagai praktisi tentu harapannya yang menangani perkara ini hakim yang mengetahui aturan tentang kepelabuhanan dan mengetahui perjanjian konsesi. 
 
“Pengalaman dalam penanganan perkara itu pemahaman masalah. Masalahnya tidak dipahami tentu akan membuat pertimbangan juga tidak proporsional. Jangan sampai mengakibatkan investor berinvestasi yang diharapkan Pak Jokowi terhambat, sehingga tidak berani lagi berinvestasi di Indonesia,” katanya.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Asosiasi industri dukung pembukaan bertahap aktivitas perekonomian
Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:21 WIB
Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) mendukung pelonggaran Pembatasan Sosial Be...
Harga emas jatuh 44,4 dolar, data pekerjaan AS tekan logam mulia
Sabtu, 06 Juni 2020 - 08:30 WIB
Harga emas merosot lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena harap...
Kota Malang miliki Kampung Aloevera di Kecamatan Sukun, Kota Malang
Jumat, 05 Juni 2020 - 18:27 WIB
Siapa yang tak tahu Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ) di Kelurahan Jodipan, Kota Malang, Kampung tem...
Kemenperin susun kriteria usaha penerima stimulus pemulihan ekonomi
Jumat, 05 Juni 2020 - 13:39 WIB
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sedang menyusun berbagai kriteria sektor usaha yang akan mend...
Pemerintah berupaya jaga kinerja ekspor manufaktur saat pandemi
Jumat, 05 Juni 2020 - 13:19 WIB
Kementerian Perdagangan (Kemendag) berupaya menjaga kinerja ekspor nonmigas, khususnya pada sektor m...
Rupiah terus menguat, tembus level Rp13.885 hingga siang hari ini
Jumat, 05 Juni 2020 - 13:06 WIB
Rupiah terus menguat hingga perdagangan siang hari ini, Jumat (5/6). Pukul 11.45 WIB, rupiah di pasa...
IHSG melemah 0,42% ke 4.896 pada akhir perdagangan sesi I hari ini
Jumat, 05 Juni 2020 - 12:55 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 20,43 poin atau 0,42% ke 4.896,27 pada akhir perd...
Gugas COVID-19 umumkan sembilan sektor ekonomi yang kembali dibuka
Jumat, 05 Juni 2020 - 12:14 WIB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo mengatakan, pemerintah telah memperti...
Rupiah spot dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini 
Jumat, 05 Juni 2020 - 10:58 WIB
Rupiah dibuka menguat pada perdagangan pasar spot hari ini, Jumat (5/6). Pukul 09.17 WIB, rupiah di ...
IHSG dibuka koreksi pada awal perdagangan hari ini 
Jumat, 05 Juni 2020 - 10:29 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah mengekor bursa saham global dan bursa regional pad...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV