Peneliti: KPK adalah lembaga penegakan hukum yang paling diawasi
Elshinta
Jumat, 13 September 2019 - 18:15 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Peneliti: KPK adalah lembaga penegakan hukum yang paling diawasi
Aksi simpati kepada KPK. Sumber foto: https://bit.ly/2kKbQTf

Elshinta.com - Polemik Revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (RUU KPK) masih terus bergulir. Hingga kini berbagai tanggapan juga terus bermunculan di tengah masyarakat.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam keterangan persnya Jumat (13/9) menyatakan tidak setuju beberapa poin yang terdapat RUU KPK. Presiden dengan tegas mengatakan bahwa dirinya tidak akan ada kompromi terkait pemberantasan korupsi. Karena, korupsi adalah musuh bersama.

Sementara itu, Peneliti Pukat Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Zainur Rahman menyebutkan bahwa masyarakat sudah menyampaikan kegelisahan kepada Presiden dan DPR tentang penolakan revisi UU KPK.

"Konsep Dewan Pengawas di RUU KPK adalah bukan melakukan pengawasan tetapi pembatasan," kata Zainur, Jumat (13/9) siang.

Dalam wawancara bersama Elshinta, Zainur berpendapat bahwa saat ini DPR RI melalui Komisi III sudah melakukan pengawasan terhadap kinerja KPK. "KPK adalah lembaga penegakan hukum yang paling diawasi oleh DPR," tambahnya.

KPK di setiap tahunnya harus memberikan laporan kerjanya secara terbuka kepada Presiden, DPR, dan BPK. Hal itu menunjukan bahwa hingga saat ini KPK bukan tanpa pengawasan.

Dirinya kembali mempertanyakan mengapa dalam RUU KPK justru mengarah kepada pembatasan, upaya paksa, dan penyadapan dengan dalih pengawasan.

"Menurut saya arahnya tuh jelas, untuk membatasi kedigdayaan KPK dalam melakukan OTT," jelasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK sebut sejumlah menteri pernah jadi saksi perkara korupsi
Rabu, 23 Oktober 2019 - 12:34 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan ad...
Polisi masih selidiki penyabab terbakarnya pipa minyak di Cimahi
Rabu, 23 Oktober 2019 - 09:50 WIB
Elshinta.com - Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab terbakarnya pipa minyak di deka...
KPK masih tunggu hasil kerja Polri terkait kasus Novel
Rabu, 23 Oktober 2019 - 06:21 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap menunggu hasil kerja dari tim tekn...
Korupsi pekerjaan Bandara Nisel Rp27 miliar, Kejatisu kembali tahan SHS
Selasa, 22 Oktober 2019 - 19:38 WIB
Elshinta.com - Tim Pidsus Kejati Sumatera Utara, kembali menahan SHS tersangka korupsi pengerja...
Grup WA ini yang rencanakan penggagalan pelantikan Presiden, isinya...
Selasa, 22 Oktober 2019 - 13:04 WIB
Elshinta.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, polisi meng...
KPK panggil Plt Direktur Utama PTPN III Holding
Selasa, 22 Oktober 2019 - 11:20 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
KPK periksa Bowo Sidik Pangarso terkait kasus suap Pupuk Indonesia
Selasa, 22 Oktober 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan anggota Komisi...
KPK periksa Direktur Keuangan Perum Perindo
Selasa, 22 Oktober 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Keuangan...
Terungkap! Rencana besar, 29 bom rakitan disiapkan untuk gagalkan pelantikan Presiden
Selasa, 22 Oktober 2019 - 08:24 WIB
Elshinta.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, terungkap ...
Densus 88 gerebek tempat kerja terduga teroris, ditemukan busur hingga panah
Selasa, 22 Oktober 2019 - 08:04 WIB
Elshinta.com - Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan pemeriksaan di Gardu Induk Tasikm...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Mochamad Solichin