Dear karyawan! Anda mau usaha sampingan? Ini yang sebaiknya diperhatikan
Elshinta
Jumat, 13 September 2019 - 11:53 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Dewi Rusiana
Dear karyawan! Anda mau usaha sampingan? Ini yang sebaiknya diperhatikan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2lTa2Yd

Elshinta.com - Mau usaha sampingan, tapi masih bingung dengan banyak perkara. Usahanya apa, modalnya dari mana, bagaimana mengelolanya? Sejumlah kehawatiran tersebut barangkali menjadi pikiran bagi banyak orang.

Terkait hal itu, Niam Muiz selaku praktisi dan inspirator bisnis memberikan kiatnya. Bagaimana seorang karyawan bisa memiliki usaha sampingan yang menguntungkan. Apa jurusnya?

Ini penjelasan lengkapnya:

Jalan terbaik memulai usaha dimana Anda menjadi masih karyawan saat ini adalah dengan membuka usaha kecil-kecilan.

Sebagai karyawan bisa saja Anda memiliki uang sebesar Rp250 ribu, itu sudah cukup untuk menjual buah-buahan selama beberapa hari. Ketika buah-buahan itu terjual dan bergulir maka Anda dapat menggunakan uang tersebut untuk perputaran kedua, ketiga dan seterusnya. Jika pun harus ada penambahan modal paling jauh hanya menambah Rp100 ribu saja.

Yang menjadi rumit dalam memulai bisnis baru sementara Anda tetap sebagai karyawan adalah alokasi waktu yang Anda dedikasikan untuk memperhatikan pertumbuhan bisnis.

Mungkin Anda bisa menitipkan bisnis Anda kepada keponakan, tapi Anda harus memastikan bahwa pada pagi, siang dan sore Anda hadir di tempat bisnis tersebut pada jam yang luang dan istirahat kerja untuk melihat sendiri pertumbuhan bisnis buah-buahan atau rujak yang Anda tanam.

Berbareng dengan pemantauan tersebut, makin lama Anda akan mempelajari liku-liku bisnis itu. Ketika Anda mempunyai modal tambahan yang lebih besar maka Anda dengan sendirinya akan mengetahui apa yang perlu ditambahkan dan bagaimana cara perluasan selanjutnya.

Dengan kata lain, berbisnis itu tidak hanya mengandalkan modal melainkan menanamkan tenaga dan perhatian secara konsisten.

Tanpa konsistensi maka uang Anda akan tiba-tiba habis tanpa ketahuan dan Anda akan memulai kembali dari nol tanpa mengetahui apa yang menjadi kesalahan bisnis Anda kemarin. Dan hal ini akan mengakibatkan Anda memulai dari nol lagi untuk kedua kali dan ketiga kali.

Jadi bukan modalnya yang harus disediakan dahulu tapi kesediaan konsisten secara alokasi waktu dalam menumbuhkan bisnis tersebut. Alhasil pembelajarannya yang akan menjadi modal guna putaran bisnis tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tak sekadar ikut tren bisnis kopi, Angga Adipura: Menu kami anti mainstream
Senin, 24 Februari 2020 - 08:17 WIB
Bisnis kopi kekinian makin semerbak. Peluangnya yang besar membuat pelaku di industri ini terus bert...
Tertarik dengan waralaba kaki lima? Agar tidak merugi, ini tipsnya…
Kamis, 20 Februari 2020 - 14:37 WIB
Kelebihan dari waralaba kaki lima adalah pencapaian sales pada target minimumnya dapat cepat diraih ...
Wah, perputaran bisnis burung ternyata capai Rp1,7 T, ini kata Teten Masduki
Senin, 17 Februari 2020 - 11:09 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak para penggemar burung atau kicau mania untuk berkope...
Ini 6 kunci sukses UKM kelola bisnis kedai kopi
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:29 WIB
Ada enam kunci sukses bagi para pelaku UKM dalam mengelola bisnis kedai kopi. Yaitu, produk inovatif...
Jadi etalase produk UKM, Sarinah bakal genjot peluang ekspor
Selasa, 11 Februari 2020 - 16:35 WIB
Sejak Sarinah bertransformasi menjadi etalase produk UKM, penjualan produk UKM di Sarinah mengalami ...
Punya modal pas-pasan, bisnis apa yang paling cocok?
Jumat, 07 Februari 2020 - 12:11 WIB
Berbisnis itu nomor satu tidak kepentok dengan modal kecil. Jadi Anda harus keluar dulu dari pagar m...
Masih tren nih, bagaimana peluang bisnis di industri kopi?
Jumat, 31 Januari 2020 - 10:36 WIB
Industri kopi yang terus booming saat ini, membuka kesempatan berusaha dengan mendirikan bisnis kopi...
Dorong UKM naik kelas, Kemenkop gandeng komunitas pekerja kreatif
Kamis, 23 Januari 2020 - 10:18 WIB
Kali ini, kementerian yang dikomandoi Teten Masduki itu menggandeng Kreavi, sebuah wadah ekonomi kre...
Jumlah warung tradisional capai 3,5 juta, Teten: Tantangan warung itu besar, harus mulai serba pintar
Senin, 16 Desember 2019 - 15:16 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan warung tradisional yang kini jumlahnya 3,5 juta wa...
Jurus Teten untuk pengarusutamaan UMKM dalam ekonomi nasional
Rabu, 11 Desember 2019 - 09:59 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM menyusun Strategi Pemberdayaan UMKM dalam lima tahun ke depan. Strategi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)