Terima uang Rp500 ribu, Hendri dihukum mati?
Elshinta
Rabu, 11 September 2019 - 20:18 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Terima uang Rp500 ribu, Hendri dihukum mati?
Foto: Amsal

Elshinta.com - Hendri Yosa kurir narkotika internasional dihukum mati karena terbukti bersalah membawa puluhan kilo sabu dan ribuan ekstasi dari Aceh menuju Medan. 

Putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim, Domingus Silaban dalam persidangan di Cakra4 Pengadilan Negeri Medan, Rabu (11/09) sama dengan tuntutan jaksa.

Dalam pertimbangannya, Ketua majelis menyatakan Hendri warga Jalan Punteuet Meuraksa Desa Blang Cut, Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, sudah lebih satu kali dalam menjalankan aktivitas sebagai kurir sehingga telah menjadi profesi bagi terdakwa. 

Sehingga majelis yang menyidangkan kasus ini tidak menemukan unsur pemaaf, karena terdakwa lulusan SD ini paham resiko pekerjaan yang dilakoninya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal.

Selain itu terdakwa sangat mengenal Adi (DPO), karena masih satu kampung di Lhokseumawe. Tak hanya sampai disitu terdakwa juga mengikuti perintah Adi untuk menjemput sabu dan ekstasi yang dibawa si Nek (DPO) dari Malaysia di Kuala dengan upah Rp500 ribu.

Karena bakal mendapat uang banyak, terdakwa menurut saja saat Adi menyuruhnya mengantar sabu dan ekstasi. Sebab ia yakin bila berhasil mengantarkan sabu pesanan tersebut bakal menutupi kredit sepeda motor dan keperluan sehari-harinya. 

Bukan untung yang didapat tapi ia harus meringkuk dipenjara saat petugas Ditresnarkoba Poldasu menghentikan laju Bus Simpati Star yang ditumpanginya menuju Medan tepatnya dikawasan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, pada 19 Februari 2019. 

Saat dilakukan penggeledahan terhadap lima koper yang dibawa terdakwa, petugas mendapati 55 bungkus sabu dengan berat 55 Kg dan 2 (dua) bungkus plastik klip bening tembus pandang berisi 10 ribu butir pil ekstasi.

Usai membacakan putusan, terdakwa melalui penasehat hukumnya menyatakan banding dan hal yang sama juga disampaikan penuntut umum.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
LeCI: Penangkapan Djoko Tjandra momentum bongkar kasus Bank Bali
Minggu, 02 Agustus 2020 - 16:15 WIB
Direktur Legal Culture Institute (LeCI) M Rizqi Azmi mengatakan penangkapan Djoko Tjandra menjadi mo...
Sahroni minta lembaga hukum tindak oknum terlibat kasus Djoko Tjandra
Minggu, 02 Agustus 2020 - 12:39 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta lembaga hukum, seperti Kepolisian, Kejaksaan Agu...
Bareskrim tahan Brigjen Prasetijo Utomo
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 09:29 WIB
Bareskrim Polri menahan Brigjen Pol Prasetijo Utomo terkait kasus penerbitan surat jalan palsu untuk...
Djoko Tjandra resmi berstatus warga binaan Rutan Salemba
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 09:14 WIB
Terpidana kasus korupsi Bank Bali Djoko Tjandra resmi berstatus sebagai warga binaan Rumah Tahanan...
Yasonna: Penangkapan Djoko Tjandra jadi momentum penegakan hukum
Jumat, 31 Juli 2020 - 17:46 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan bahwa penangkapan Djoko Tjandra menjadi momentum untu...
DPR apresiasi Polri tangkap Djoko Tjandra
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:41 WIB
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, mengapresiasi polisi yang telah berhasil menangkap buronan kasus...
Kabareskrim: Penangkapan Djoko Tjandra bukti Polri serius
Jumat, 31 Juli 2020 - 09:11 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa penangkapan Djoko Soegiarto Tjand...
Kabareskrim: Penangkapan Djoko Tjandra instruksi langsung Presiden
Jumat, 31 Juli 2020 - 08:36 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa penangkapan Djoko Soegiarto Tjand...
 KPK pastikan tuntaskan kasus dugaan suap DPRD Sumut
Kamis, 30 Juli 2020 - 14:37 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pihaknya akan terus mengembangkan kasus suap berjamaah...
Satu tersangka kasus korupsi Bank NTT masih buron
Rabu, 29 Juli 2020 - 15:47 WIB
Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur masih melakukan pengejaran terhadap Dewi Susiana t...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV