Kejari Sukoharjo musnahkan barbuk perkara inkrah
Elshinta
Rabu, 11 September 2019 - 19:07 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Kejari Sukoharjo musnahkan barbuk perkara inkrah
Foto: Deni Suryanti/Radio Elshinta

Elshinta.com - Puluhan ribu kosmetik ilegal dari berbagai merek dan jenis, serta puluhan lembar uang palsu dan puluhan liter ciu dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo, Jawa Tengah. Selain itu, barang bukti kasus kriminal lainnya seperti telepon seluler dari berbagai merek dan narkotika jenis sabu-sabu. 

Kontributor Elshinta, Deni Suryanti melaporkan, pemusnahan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sukoharjo Tatang Agus Volleyantono, Rabu (11/9).

Menurut Tatang, pemusnahan dilakukan kejaksaan sebagai tindak lanjut dari putusan pengadilan negeri (PN). Yakni barang bukti perkara perkara yang telah diputus inkrah oleh pengadilan. Barang bukti yang dimusnahkan antara lain narkoba jenis sabu seberat 160 gram, minuman keras lokal ciu sebanyak empat botol masing-masing 1,5 liter dan satu jeriken atau 20 liter ciu, 14 telepon seluler, tiga buah timbangan digital. Kemudian 7.899 pil dan 1.166 kosmetik dari berbagai merek dan 60 lembar uang palsu pecahan Rp100.000.

Dia menyebutkan pemusnahan barang bukti dengan cara diblender, dan ciu di buang ke dalam drum. Sedangkan telepon seluler dimusnahkan dengan cara dipukul dengan palu, dan puluhan ribu kosmetik dan pil serta uang palsu dimusnahkan dengan dibakar. 

Total terdapat 50-an perkara yang sudah diputus PN Sukoharjo dan memiliki kekuatan hukum tetap. "Perkara yang diputus pada periode Januari-September 2019," ujarnya.

Tatang mengatakan, barang bukti perkara yang dimusnahkan didominasi oleh perkara narkoba yakni penyalahgunaan narkoba jenis sabu sabu. Pemusnahan dilakukan secara rutin setahun sekali. Pihaknya juga terus melakukan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. 

"Salah satunya dengan intensif menggelar sosialisasi penyuluhan bahaya narkoba berikut sanksi hukum yang berat bagi pelaku pengedar dan pengguna barang haram tersebut," bebernya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ketua KPK tidak berikan target penangkapan Harun Masiku
Rabu, 29 Januari 2020 - 15:24 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengemukakan tidak ada tenggat waktu bagi pena...
Polres Kupang limpahkan berkas pembunuhan mantan anggota TNI
Rabu, 29 Januari 2020 - 12:08 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Kupang, Nusa Tenggara Timur, segera melimpahkan berkas perkara kasus pembu...
KPK periksa Cak Imin sebagai saksi terkait hadiah proyek PUPR
Rabu, 29 Januari 2020 - 11:44 WIB
KPK memeriksa anggota DPR-RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) A Muhaimin Iskandar atau Cak Imi...
KPAI: Enam kasus sepanjang 2020, ada korban prostitusi online 
Selasa, 28 Januari 2020 - 20:10 WIB
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan enam kasus sepanjang tahun 2020.\r\n\r\n
Sidang Meikarta, Waras Wasisto akui setor uang ke Iwa
Selasa, 28 Januari 2020 - 18:16 WIB
Sejumlah saksi dihadirkan saat sidang dengan terdakwa Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat (Jabar) n...
Saksi: Selain Rano Karno,  Suti `Atun` tercatat di proyek Pemprov Banten
Selasa, 28 Januari 2020 - 13:07 WIB
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Hudaya Latuconsina mengungkapkan bahwa dirinya perna...
KPK anggap Harun Masiku tak suka ditangkap
Senin, 27 Januari 2020 - 21:36 WIB
Semua orang saat mengalami proses hukum penangkapan pasti tidak suka di tangkap.\r\n\r\n
KPK: Harun Masiku tunggu waktu, pasti ketangkap 
Senin, 27 Januari 2020 - 21:24 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengaku pasti bisa menangkap tersangka kasus k...
Empat pelaku pencurian uang kas BPKAD Provsu Rp1,6 miliar disidangkan
Senin, 27 Januari 2020 - 13:29 WIB
Empat pelaku pencurian uang kas sebesar Rp1,6 miliar milik BPKAD Pemprovsu, segera menjalani sidang ...
Pelaku begal warteg terancam sembilan tahun penjara
Senin, 27 Januari 2020 - 08:02 WIB
Empat begal warteg yang beraksi di Warteg Mamoka Bahari, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Selasa ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV