UB Forest kembangkan produk kopi unggulan
Elshinta
Rabu, 11 September 2019 - 16:53 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
UB Forest kembangkan produk kopi unggulan
Salah satu jenis kopi andalan yang dimiliki UB forest. Foto: El Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com - UB Forest Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur terus melakukan berbagai inovasi, sebagai pengelola hutan pendidikan seluas 544,74 hektare, tepatnya di Dusun Sumbersari, Desa Tawang Argo, Karangploso, Kabupaten Malang terus melakukan pengembangan. 

Tanaman kopi salah satunya dengan memadukan pohon pinus dengan mengembangkan dua jenis kopi masing-masing Arabika dan Robusta.

Direktur UB Forest Universitas Brawijaya Prof. Eko Ganis Sukoharsono mengatakan, pengelolaan kawasan hutan yang memiliki tanaman kopi tersebut, ditujukan untuk laboratorium lapangan dan area observasi bagi mahasiswa serta peneliti.

"Kami terus melakukan berbagai kerjasama dan inovasi utamanya dalam pengelola kopi diantara pohon pinus baik itu dengan melibatkan edukasi pada masyarakat sekitar hutan maupun sebagai lokasi mahasiswa melakukan berbagai penelitian serta laboratorium lapangan," ujarnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El-Aris, Rabu (11/9).

Tentu saja edukasi selain mengajarkan cara memilih biji kopi untuk diproses menjadi kopi sebelum dilepas ke pasaran pihaknya juga mengajarkan pada masyarakat sekitar hutan untuk menjaga hutan sebagai paru-paru dunia.

Sebagai catatan, di hutan pendidikan tersebut, area yang ditanami pohon kopi mencapai 200 hektare. Pohon-pohon kopi dengan jenis robusta dan arabika tersebut tumbuh di antara pohon-pohon pinus, tepat di lereng Gunung Arjuno.

"Diharapkan muncul dari inovasi para mahasiswa tersebut adalah produk kosmetik, produk herbal, dan lainnya, selain jenis kopi unggulan dengan harapan ada hilirisasi produk yang memiliki nilai tambah tinggi," ungkapnya.

Sementara itu, Meda Baskara selaku manager pemasaran dan produksi mengungkapkan produk kopi yang dihasilkan mengalami peningkatan setiap tahunnya.

"Tahun lalu saja produk kopi yang dihasilkan UB Forest mencapai 60 ton tentu saja setiap tahun terjadi pasang surut namun produk unggulan berupa Green Bean, selain untuk stok selama satu tahun ke depan, biji kopi tersebut akan diproses sesuai dengan cita rasa kafe tersebut. Biji kopi yang diproduksi UB Forest mempunyai ciri khas dibandingkan yang lain. Tanaman kopi yang dimiliki UB Forest berada di bawah tegakkan pohon pinus jadi punya ciri khas dibandingkan yang lain," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Geopolitik Timur Tengah bayangi pelemahan IHSG
Selasa, 17 September 2019 - 10:18 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (17/9) pa...
Kebakaran instalasi minyak Saudi, Menkeu: Pasti timbulkan kerentanan baru
Selasa, 17 September 2019 - 08:21 WIB
Elshinta.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan kebakaran instalasi miny...
Upah harian nasional naik, daya beli buruh terjaga pada Agustus 2019
Senin, 16 September 2019 - 13:29 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyebut upah nominal harian buruh t...
Sentimen negatif eksternal bayangi pelemahan rupiah
Senin, 16 September 2019 - 12:16 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Senin (16/...
Meski dibuka melemah, IHSG berpeluang menguat
Senin, 16 September 2019 - 10:31 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan ini berpel...
Sandiaga Uno dorong penguatan ekonomi syariah
Minggu, 15 September 2019 - 21:16 WIB
Elshinta.com - Mantan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia Sandiaga Uno, mendorong adanya pengu...
Ekonom: Event Sail Indonesia bisa dorong keunggulan komparatif daerah
Minggu, 15 September 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Ekonom Hisar Sirait menilai bahw penyelenggaraan Sail Indonesia, seperti Sail Nias ...
Sail Nias, ekonom dorong promosi wisata Nias berlanjut
Minggu, 15 September 2019 - 15:40 WIB
Elshinta.com - Ekonom Hisar Sirait mendorong promosi pariwisata Nias tidak hanya berhenti pada pen...
Menko Darmin pastikan pengajuan IMB selesai lewat OSS
Sabtu, 14 September 2019 - 09:14 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution memastikan proses pengajuan ...
Harga emas berjangka jatuh
Sabtu, 14 September 2019 - 06:45 WIB
Elshinta.com - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada akhir ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)