Mahasiswa UIN IB Padang gelar unjuk rasa tuntut Rektor mundur
Elshinta
Rabu, 11 September 2019 - 15:23 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Mahasiswa UIN IB Padang gelar unjuk rasa tuntut Rektor mundur
Aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas lslam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menuntut Rektor dan Wakil Rektor turun dari jabatannya diwarnai dengan aksi bakar-bakaran, Rabu (11/9). Foto: Musthafa Ritonga/Radio Elshinta

Elshinta.com - Aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas lslam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menuntut Rektor dan Wakil Rektor turun dari jabatannya diwarnai aksi bakar-bakaran dan saling dorong.

Aksi saling dorong dan bakar-bakaran berlangsung saat unjuk rasa di depan Rektorat UIN Imam Bonjol Padang Lubuk Lintah jalan M Yunus, Kota Padang, Rabu (11/9), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Musthafa Ritonga.

Aksi saling dorong terjadi antara mahasiswa dengan petugas, karena mahasiswa berencana masuk ke dalam rektorat. Mahasiswa tidak bisa menembus blokade aparat keamanan yang sudah melakukan pagar betis, sehingga terjadi aksi saling dorong.

Koordinator lapangan Ahmad Syafrizal mengatakan, aksi unjuk rasa ini mereka lakukan sebagai kelanjutan dari aksi unjuk rasa yang pada Selasa (10/9) yang menuntut transparansi pengunaan keuangan dan melengkapi sarana dan prasarana kampus.

Namun aksi unjuk rasa tersebut tidak menemui titik temu, sehingga mereka lanjutkan hari ini. Mereka meminta agar Rektor dan Wakil Rektor UIN IB Padang turun dari jabatannya. Mahasiswa mengancam akan melanjutkan aksi unjuk rasa hingga Rektor mereka turun dari jabatannya.

"Aksi unjuk rasa akan terus dilakukan jika tuntutan mahasiswa tidak ditindaklanjuti," sebut Ahmad Syafrizal.

Sementara itu, Rektor UIN IB Padang Putra Eka Wirman saat menemui mahasiswa menjelaskan, tuntutan mahasiswa agar rektor dan wakil rektor turun dari jabatannya, harus melalui mekanisme yang diatur. Prosedurnya harus melalui Kementerian Agama dengan surat resmi kepada Menteri Agama.

Dalam kesempatan itu Rektor mengajak mahasiswa untuk beraudiensi mencari solusi terbaik, namun mahasiswa menolak dan tidak bersedia untuk beraudiensi.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan mahasiswa ini berlangsung sejak pukul 08:00 WIB. Sebanyak 180 personel kepolisian  dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa. Sementara itu, proses perkuliahan mahasiswa terganggu bahkan tidak ditiadakan sama sekali.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkab Magelang segera luncurkan layanan Call Center 112
Rabu, 22 Januari 2020 - 21:23 WIB
Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah segera meluncurkan layanan terintegrasi pusat telepon at...
Bhabinkamtibmas ikuti musrenbang desa serentak di desa binaan masing-masing
Rabu, 22 Januari 2020 - 19:55 WIB
Tidak hanya dalam pemeliharaan situasi Kamtibmas Bhabinkamtibmas juga diharapkan mampu melaksanakan ...
Pembelian alutsista dari luar, Wamenhan: Belum ada
Rabu, 22 Januari 2020 - 18:28 WIB
Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan sejauh ini belum ada pembelian alat utama ...
KPK bantah sampaikan yang pernah diperiksa tidak maju di Pilkada 2020
Rabu, 22 Januari 2020 - 18:16 WIB
Pelaksana Tugas Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri membantah telah menyampaika...
BPBD imbau pengguna jalan waspadai melintas Puncak-Cipanas
Rabu, 22 Januari 2020 - 17:47 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, mengimbau pengguna jalan yang melint...
Jaksa Agung: Pertemuan dengan Mahfud MD bahas Asabri dan Jiwasraya
Rabu, 22 Januari 2020 - 17:24 WIB
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan pertemuannya dengan Menkopolhukam Mahfud MD di Kantor Ke...
Yenny Wahid jadi komisaris baru Garuda, begini komentar Erick Thohir
Rabu, 22 Januari 2020 - 16:38 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir menilai Yenny Wahid yang masuk dalam jajaran komisaris baru Garuda Indones...
Waspada, hujan guyur sejumlah wilayah di Jabar sore ini
Rabu, 22 Januari 2020 - 15:58 WIB
Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir di sejumlah wilayah di Jawa Barat, Rabu (...
Personel Satgas Yonif 411 Kostrad berikan penyuluhan pertanian kepada KWT
Rabu, 22 Januari 2020 - 15:24 WIB
Sebagai wujud kepedulian TNI dalam meningkatkan hasil panen para petani di perbatasan, personel Satg...
HMI, politisi dan praktisi soroti Silpa Kota Depok
Rabu, 22 Januari 2020 - 15:08 WIB
Kumpulan Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kalam HMI) Kota Depok menggelar acara diskusi.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV