Wagub Riau: Daripada demo, mending bantu cari solusi atasi kabut asap
Elshinta
Rabu, 11 September 2019 - 09:53 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Wagub Riau: Daripada demo, mending bantu cari solusi atasi kabut asap
Rapat Evaluasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Kahutla) di Provinsi Riau. Sumber foto: https://bit.ly/2ktCZKk

Elshinta.com - Wakil Gubernur (Wagub) Riau, Edy Natar Nasution menghadiri Rapat Evaluasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Kahutla) di Provinsi Riau, di Posko Penanganan Darurat Bencana Karhutla Provinsi Riau (Komplek Lanud Roesmin Nurjadin), Selasa (10/9).

Edy mengatakan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan hanya berada di daerah Riau sendiri, tapi juga terjadi di Sumatera Selatan (Sumsel) dan Jambi yang mana jauh lebih besar dari pada kondisi yang di Riau.

"Masyarakat sulit memahami itu karena fakta yang di lihat pada hari ini adalah kabut asap penuh di tempat kita, oleh karena itu ini tugas kita bersama memberikan informasi secara sehat kepada masyarakat, karena bila tidak masyarakat kita dalam kondisi seperti ini dengan emosional yang cukup tinggi, ini akan sangat tidak memberikan gambaran yang sehat kepada mereka," tuturnya.

"Seperti data yang dipaparkan oleh tim satgas karhutla sekarang bukannya pemerintah tidak bekerja untuk mengatasinya, melainkan kita juga mengalami kendala dalam mengatasi karhutla ini, bahkan jumlah personel yang kita turunkan ke lapangan dalam mengatasi karhutla jumlahnya adalah puluhan ribu, hanya saja belum bisa menghilangkan karhutla secara total," tambahnya.

Ia juga menyarankan kepada masyarakat Riau untuk membantu dan mencari solusi mengatasi kabut asap akibat karhutla, daripada melakukan aksi demo di depan kantor Gubernur Riau dan Mapolda Riau, dilansir dari InfoPublik, Rabu (11/9).

"Mending stamina dan pikirannya digunakan," tuturnya. Ia juga berharap dengan diadakannya rapat evaluasi penanganan bencana karhutla ini, maka bisa secepatnya mengatasi kabut asap yang belakangan ini menyelimuti Riau.

Turut hadir dalam rapat tersebut Dandrem 031 Wira Bima Muhammad Fadjar, tenaga ahli BNPB Abdul Muis, Kepala BNPB Riau Edwar Sanger beserta Satgas, TNI, Perwakilan Polda Riau, BMKG, Manggala Agni, LHK, OPD terkait beserta seluruh stakeholder yang ada di Provinsi Riau.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kualitas udara di Kota Palembang masih tak sehat cenderung berbahaya
Senin, 21 Oktober 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Kualitas udara di Kota Palembang, Sumatera Selatan, masih tidak sehat cende...
Uji coba B30 selesai pada Oktober, dilaksanakan 2020
Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:14 WIB
Elshinta.com - Plt Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Djoko Siswanto men...
Sekda: Hanya 23 persen kawasan pesisir pantai Jateng yang masih bagus
Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:04 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono mengatakan sekitar 77 persen kawas...
Normalisasi tiga setu, Pemkot Depok terima dana hibah Rp25 miliar dari Pemprov DKI Jakarta 
Kamis, 17 Oktober 2019 - 20:25 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Depok menerima dana hibah Rp25 miliar dari Pemerinta Provinsi DK...
Sungai Cilamaya tercemar, IPAL Komunal bisa jadi solusi 
Kamis, 17 Oktober 2019 - 19:26 WIB
Elshinta.com - Tim Laboratorium Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur menegaskan bahwa hasil...
BPBD Yogyakarta segera tambah alat pemantau kondisi sungai
Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:13 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta berencana segera...
Kamis pagi, kualitas udara Jakarta terburuk keenam di dunia
Kamis, 17 Oktober 2019 - 09:14 WIB
Elshinta.com - Kualitas udara di wilayah DKI Jakarta, Kamis (17/10) pagi menempati peringk...
Waduh...DAS Cilamaya tercemar
Rabu, 16 Oktober 2019 - 17:55 WIB
Elshinta.com - Tim Laboratorium Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur menegaskan bahwa hasil...
Sekolah diliburkan, Kadiknas: Asap di Palembang membahayakan
Selasa, 15 Oktober 2019 - 07:49 WIB
Elshinta.com - Melihat kondisi kabut asap yang masih menyelimuti Palembang dan beberapa kabupat...
Sempat terganggu akibat kabut asap, operasional Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II kembali normal
Senin, 14 Oktober 2019 - 14:04 WIB
Elshinta.com - Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan kembali normal, sete...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 214
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once