Kemenpar gelar Rakornas III bahas 5 destinasi super prioritas
Elshinta
Selasa, 10 September 2019 - 14:22 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Sigit Kurniawan
Kemenpar gelar Rakornas III bahas 5 destinasi super prioritas
Kemenpar gelar Rakornas III bahas 5 destinasi super prioritas. Foto: istimewa

Elshinta.com - Kementerian Pariwisata akan menggelar rapat koordinasi nasional (Rakornas) III. Rakornas kali ini akan membahas mengenai pengembangan 5 destinasi super prioritas, yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo setelah rapat terbatas pada 15 Juli lalu dengan beberapa kementerian dan lembaga terkait.

Kelima destinasi super prioritas tersebut adalah Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. Daerah-daerah tersebut tengah didorong pengembangan intrastrukturnya yang ditargetkan selesai pada tahun 2020 serta dipromosikan secara masif setelahnya.

Rakornas III digelar pada 10-11 September 2019 di Swissotel Jakarta PIK Avenue, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, Rakornas kali ini dihadiri oleh beberapa Kementerian/Lembaga terkait mulai dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, BAPPENAS, dan BEKRAF.

“Ada beberapa pembahasan, mulai dari pengintegrasian dukungan Kementerian/Lembaga dalam pengembangan destinasi pariwisata super prioritas. Selanjutnya bagaimana strategi pengembangannya, ada juga program Quick Wins 2019 dan rencana pengembangan destinasi pariwisata super prioritas 2020,” katanya.

Kemudian, ada pula pembahasan mengenai dukungan aksesibilitas dan konektivitas serta pembahasan mengenai Integrated Tourism Master Plan (ITMP) Danau Toba, Borobudur dan Mandalika.

Peningkatan daya saing SDM, masyarakat dan industri pariwisata pun akan didiskusikan. Diharapkan hasilnya berupa rencana aksi kegiatan dan penganggaran peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan daya saing industri (SMI).

“Yang terakhir adalah promosi atau pemasaran dengan penganggaran peningkatan promosi pariwisata dengan cara Branding, Advertising dan Selling (BAS),” katanya.

Hingga saat ini, Kemenpar bersama berbagai instansi terkait mulai menjalankan instruksi Presiden Jokowi terkait pengembangan 5 destinasi super prioritas tersebut. Adapun progres yang telah dicapai yaitu telah berdirinya The Kaldera - Toba Nomadic Escape di Lahan Zona Otorita Kabupaten Toba Samosir yang nantinya pada 10 Oktober 2019, juga akan berlangsung Groundbreaking Glamping di area yang sama.

Sementara itu,  untuk mendorong perkembangan wisata di Borobudur, pemerintah telah membangun Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo. Per Oktober 2019, bandara ini telah melayani 66 penerbangan dengan kapasitas bandara mencapai 3 juta penumpang.

Adapun untuk destinasi Mandalika, proses pengukuran topografi dan konstruksi untuk pembangunan Sirkuit Moto GP akan dimulai pada Oktober 2019 dan ditargetkan selesai pada 2020. Semangat pembangunan juga tercermin di destinasi Labuan Bajo dimana saat ini telah mencapai tahap finalisasi pembangunan hotel, marina, area komersial dan pelabuhan ferry.

Sementara itu, pada Oktober 2019, pemerintah menargetkan percepatan penetapan Peraturan Pemerintah (PP) perihal KEK Pariwisata Likupang yang telah disepakati pada 27 Agustus 2019 lalu.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginginkan pembangunan infrastruktur di kawasan destinasi super prioritas untuk dipercepat. Sehingga, bisa dipromosikan secara masif pada tahun 2020 mendatang.

Untuk mencapai target ini, pemerintah menganggarkan Rp6,5 triliun kepada 4 destinasi super prioritas dengan rincian; Danau Toba (Rp2,2 triliun), Borobudur (Rp2,1 triliun), Labuan Bajo (Rp6,3 triliun), dan Mandalika (Rp1,9 triliun).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Usai karhutla, Kawah Putih kembali dibuka untuk wisata
Minggu, 13 Oktober 2019 - 19:30 WIB
Elshinta.com - Objek wisata Kawah Putih di Kabupaten Bandung yang mengalami kebakaran huta...
Ini Dia 3 Tempat Wisata Romantis di Belitung
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 08:27 WIB
Elshinta.com - Menciptakan momen romantis tentunya dambaan bagi semua pasangan; baik bagi ...
Mau nonton balap motor di sirkuit MotoGP Mandalika? 20 ribu tiket pre-sale November
Kamis, 10 Oktober 2019 - 18:54 WIB
Elshinta.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya optimistis sirkuit Mandalika, NTB, ...
Mencicipi Aneka Kuliner Legendaris di Makassar
Kamis, 10 Oktober 2019 - 08:03 WIB
Elshinta.com - Ada dua hal menarik dari Makassar yang menjadi daya tarik wisatawan. Pertam...
Danau Toba segera miliki wisata `glamping` senilai Rp500 miliar
Sabtu, 05 Oktober 2019 - 09:51 WIB
Elshinta.com - Destinasi wisata Danau Toba di Sumatera Utara akan segera memiliki wisata b...
Cari Wisata Kekinian Terbaru di Jogja? Ke Bukit Panguk Kediwung, Yuk!
Jumat, 04 Oktober 2019 - 13:59 WIB
Elshinta.com - Pesona wisata yang dimiliki oleh Jogja tidak pernah sirna. Kamu bisa menemukan dereta...
Palangkaraya bakal jadi destinasi MICE unggulan di Kalteng
Kamis, 03 Oktober 2019 - 09:40 WIB
Elshinta.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meresmikan hotel terbesar di Kalima...
Gunung Rinjani masuk jajaran wisata terpopuler di Google
Senin, 30 September 2019 - 19:24 WIB
Elshinta.com - Head of Corporate Communications Google Indonesia, Jason Tedjasukmana, meny...
Mengenal Bawomataluo, desa para pelompat batu di Nias
Senin, 30 September 2019 - 12:52 WIB
Elshinta.com - Siapapun pasti penasaran saat menginjakkan kaki di Pulau Nias, Sumatera Uta...
Bupati libatkan organisasi wisata dunia di Bogor Fest 2020, apa tujuannya?
Minggu, 29 September 2019 - 13:48 WIB
Elshinta.com - Bupati Bogor Ade Yasin berencana melibatkan anggota organisasi wisata dunia...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Mochamad Solichin
Elshinta
Mochamad Solichin
Elshinta
Mochamad Solichin