Pemerintah Saudi keluarkan kebijakan baru biaya visa progressif, nominalnya sekarang...
Elshinta
Selasa, 10 September 2019 - 09:44 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Pemerintah Saudi keluarkan kebijakan baru biaya visa progressif, nominalnya sekarang...
Konsul Haji Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI di Jeddah, Endang Djumali. Sumber foto: https://bit.ly/2kBNKdq

Elshinta.com - Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru terkait biaya visa progressif. Menurut Konsul Haji Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI di Jeddah, Endang Djumali, biaya visa progressif akan dikurangi. 

Arab Saudi memberlakukan visa progressif bagi jemaah umrah sejak 2016. Artinya, ada biaya tambahan yang harus dibayar oleh jemaah yang akan berumrah untuk kedua kalinya atau lebih, di tahun yang sama. 

Sementara untuk haji, visa progressif baru diberlakukan sejak 2018, diberlakukan bagi jemaah yang sudah pernah berhaji dan ingin menunaikannya kembali. Adapun biaya visa yang ditetapkan saat itu adalah SAR2000 atau setara Rp7,6juta.

Dalam keterangannya, Senin (9/9), Endang Djumali memaparkan, pihak Kementerian Haji Arab Saudi telah mengajukan peninjuan ulang atas kebijakan ini, bukan mengajukan pembatalan. 

Terkait informasi ini, Endang mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak, yaitu Sekretaris pribadi Menteri Haji Arab Saudi Majid al Moumeni, penanggungjawab E-Hajj Mr. Farid Mandar, dan Humas Kementerian Haji Dan Umrah Saudi.

"Keputusan terbaru adalah pengurangan nominal visa progressif dari 2000 riyal menjadi 300 riyal bagi mereka yang mengulangi atau berulangkali umrah," sebut Endang Djumali, seperti diinformasikan melalui laman resmi Kemenag

"Begitu juga dengan visa haji, nominalnya menjadi 300 riyal," lanjutnya. 

Endang Djumali menyambut baik kebijakan baru ini. Menurutnya, hal itu akan meringankan jemaah dan sesuai visi 2030 Saudi itu sendiri. Adapun jemaah yang dikenakan visa progresif tersebut didasarkan pada data e-Hajj yang dikeluarkan oleh Arab Saudi. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Indonesia: Janji kampanye Israel langgar hukum Internasional
Senin, 16 September 2019 - 15:36 WIB
Elshinta.com - Indonesia memandang janji kampanye di Israel terkait aneksasi wilayah Tepi Barat Pa...
Edward Snowden berharap Prancis beri suaka
Minggu, 15 September 2019 - 12:36 WIB
Elshinta.com - Mantan pegawai kontrak badan intelijen Amerika Serikat, Edward Snowden, berharap Pra...
Waduh! toilet emas di istana Inggris hilang dicuri
Minggu, 15 September 2019 - 11:17 WIB
Elshinta.com - Sekelompok pencuri mengambil toilet terbuat dari emas 18 karat yang masih berfungsi ...
Absen 30 tahun, wayang orang kembali tampil di Jerman
Minggu, 15 September 2019 - 09:18 WIB
Elshinta.com - Setelah 30 tahun absen di Eropa, pagelaran wayang orang kembali dipentaskan di tiga ...
Bos Disney pamit dari jajaran direksi Apple
Minggu, 15 September 2019 - 08:35 WIB
Elshinta.com - Chief Executive Officer Walt Disney Bob Iger mengundurkan diri dari posisinya selak...
Ratusan undangan hadiri resepsi diplomatik HUT RI ke-74 di Baku Azerbaijan
Rabu, 11 September 2019 - 14:24 WIB
Elshinta.com - Sejumlah ratusan tamu undangan hadir dalam Resepsi Diplomatik Peringatan Ulang Tahun...
Dekati fase akhir, PPIH paparkan penyelenggaraan haji 1440H/2019M
Rabu, 11 September 2019 - 11:10 WIB
Elshinta.com - Penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M sudah mendekati fase akhir. Kelompok terban...
AMPHURI sambut positif penghapusan aturan visa progresif umrah
Selasa, 10 September 2019 - 15:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru terkait biaya visa progresif. Seb...
Pemerintah Saudi keluarkan kebijakan baru biaya visa progressif, nominalnya sekarang...
Selasa, 10 September 2019 - 09:44 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru terkait biaya visa progressif. Me...
Indonesia-Australia optimistis ratifikasi IA-CEPA segera selesai
Senin, 09 September 2019 - 11:36 WIB
Elshinta.com - Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita optimistis perjanjian kemitraan ekonomi ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)