Banner imlek 2020 Banner imlek 2020
Waspada! Pola makan seperti ini bisa sebabkan kebutaan
Elshinta
Selasa, 10 September 2019 - 10:24 WIB |
Waspada! Pola makan seperti ini bisa sebabkan kebutaan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2k6DSYQ

Elshinta.com - Sebuah studi dalam jurnal Annal of Internal Medicine menyatakan pola makan atau diet yang buruk dengan mengonsumsi junk food, makanan dengan asupan vitamin dan mineral yang tidak mencukupi ternyata bisa menyebabkan munculnya neuropati gizi optik atau kerusakan saraf optik.

Neuropati optik gizi, seperti dilansir Antara dari Science Daily, adalah disfungsi saraf optik yang penting untuk penglihatan. Kondisi itu dipulihkan jika terdeteksi dini. tetapi jika tidak diobati, dapat menyebabkan kerusakan struktural permanen pada saraf optik dan kebutaan.

Selain pola makan, neuropati optik gizi bisa disebabkan masalah usus dan obat-obatan yang mengganggu penyerapan berbagai nutrisi penting. Selain itu, ada kasus seseorang kehilangan penglihatan karena kekurangan vitamin B12, tembaga dan selenium, kadar seng yang tinggi, dan secara nyata kondisi itu menurunkan kadar vitamin D dan kepadatan mineral tulang. Padahal indeks massa tubuhnya (BMI) normal.

"Kasus ini menyoroti dampak diet terhadap kesehatan visual dan fisik, dan fakta asupan kalori dan BMI bukanlah indikator status gizi yang dapat diandalkan," kata penulis studi tersebut, Dr Denize Atan.

Tim peneliti merekomendasikan riwayat diet perlu menjadi bagian dari pemeriksaan klinis rutin termasuk tentang kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol, untuk menghindari diagnosis neuropati optik gizi yang terlewatkan. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sonia Wibisono: Virus corona mirip Sars, tips pencegahan
Sabtu, 25 Januari 2020 - 08:19 WIB
Virus corona menarik perhatian dokter cantik Sonia Wibisono. Virus mirip Sars ini telah memakan pulu...
Virus corona mirip Sars, tips anak sehat ala Dokter Sonia Wibisono
Sabtu, 25 Januari 2020 - 07:55 WIB
Dokter Sonia Wibisono mengatakan virus corona (coronavirus) atau pneumonia menyerupai virus Sars yan...
PPI Tiongkok: WNI di Wuhan aman dari virus corona
Jumat, 24 Januari 2020 - 20:44 WIB
Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok, Nur Mursyafak mengeluarkan pernyataan sehubungan...
Terkait virus corona, ini saran dari WHO
Jumat, 24 Januari 2020 - 20:32 WIB
Pnemonia atau virus corona tengah ditakuti masyarakat. Puluhan korban jiwa terjangkit penyakit ini.
Virus corona mematikan, IDI sarankan masyarakat jangan panik
Jumat, 24 Januari 2020 - 20:23 WIB
Terkait virus corona, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI) menyarankan masyarakat tetap w...
IDI: Usia tua dan balita rentan terjangkit virus corona
Jumat, 24 Januari 2020 - 20:07 WIB
Wabah pneumonia atau virus corona dapat terjangkit kepada semua orang. Namun perlu diwaspadai bagi o...
Dinas Kesehatan NTT: Sembilan kabupaten telah terpapar DBD
Jumat, 24 Januari 2020 - 19:56 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dominikus Minggu Mere menyebutkan sudah sembila...
Prajurit Kostrad ingatkan warga pedalaman Papua waspada jentik nyamuk 
Kamis, 23 Januari 2020 - 20:10 WIB
Prajurit Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad yang tergabung da...
BRI bantah karyawan Huawei terjangkit Virus Corona
Kamis, 23 Januari 2020 - 18:45 WIB
Saat ini Virus Corona menjadikan momok menakutkan bagi masyarakat. Pertama muncul di Wu Han, Cina, s...
Ramai virus Korona, Jepang minta warganya hindari perjalanan ke Wuhan 
Kamis, 23 Januari 2020 - 17:16 WIB
Jepang pada Kamis (23/1) menaikkan tingkat imbauannya terkait  penyakit menular dari satu menjadi d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV