Kenali tanda-tanda ini cegah orang ingin bunuh diri
Elshinta
Selasa, 10 September 2019 - 09:15 WIB |
Kenali tanda-tanda ini cegah orang ingin bunuh diri
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2m8WGHG

Elshinta.com - Dokter spesialis kedokteran jiwa dari RSUP Fatmawati, Dian Pitawati menganjurkan masyarakat untuk mencegah sesegera mungkin orang yang ingin bunuh diri dengan mengenali tanda-tandanya.

Dian mengatakan, orang yang memiliki keinginan bunuh diri diawali dengan perubahan sikap secara drastis yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

"Sebenarnya mudah. Lihat teman kita yang sudah ada perubahan 'mood', cenderung sedih, sering menangis, menarik diri, mudah marah, agresivitas yang belum pernah kita lihat sebelumnya," ungkap Dian dalam bincang-bincang di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (9/9).

Selain itu, kata dia, perhatikan pula ide-ide lain yang berkaitan dengan bunuh diri atau keputusasaan seperti lebih senang memegang pisau atau menulis surat dan pesan-pesan yang sifatnya putus asa dan lain-lain.

Dia menegaskan, sebagai seorang teman atau keluarga yang paling dekat hendaknya jangan menuduh orang tersebut kurang keimanan dan menyuruhnya untuk beribadah lebih giat dan rajin lagi. Namun, hal yang harus dilakukan, ujar dia, adalah mendampinginya dan mendengarkan keluhannya untuk mengurangi beban orang tersebut hingga depresinya berkurang.

"Jika masalah yang dihadapi cukup berat, sebaiknya ditemani untuk datang ke tenaga medis agar mendapat penanganan segera," ujarnya, demikian Antara. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hati-Hati, lima kebiasaan ini berefek buruk bagi otak
Senin, 16 September 2019 - 18:24 WIB
Elshinta.com - Pada saat menerapkan gaya hidup sehat, biasanya orang hanya memperhatikan ukuran pin...
Ada 94 kasus baru HIV di Cianjur hingga September 2019
Minggu, 15 September 2019 - 18:29 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Cianjur, Jawa Barat, mencatat hingga September terdapat 94 orang de...
Kabut asap, 2.188 balita Sumsel terkena ISPA
Sabtu, 14 September 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 2.188 balita di Sumatera Selatan terkena infeksi saluran pernapasan akut (...
Pemkab Cianjur targetkan 2030 wilayahnya `triple zero` kasus HIV/AIDS
Jumat, 13 September 2019 - 20:43 WIB
Elshinta.com - Pelaku hubungan seks menyimpang, laki-laki seks laki-laki (LSL) menjadi penyumbang te...
Apa sebenarnya manfaat kopi dan teh?
Jumat, 13 September 2019 - 20:33 WIB
Elshinta.com - Minuman yang biasa dikonsumsi masyarakat umum, kopi dan teh, ternyata dapat memberi...
Unri sediakan layanan kesehatan bagi masyarakat
Jumat, 13 September 2019 - 17:57 WIB
Elshinta.com - Universitas Riau (Unri) menyediakan pelayanan kesehatan pada Rumah Sakit Universitas ...
Tim Monev On Site evaluasi UPT Puskesmas Hinai Kiri terkait stunting
Kamis, 12 September 2019 - 20:39 WIB
Elshinta.com - Tim Monev On Site menunjungi UPT Puskesmas Hinai Kiri dan Desa Kabun Kelapa, Kecamata...
Pemkab Langkat berhasil turunkan angka stunting
Kamis, 12 September 2019 - 13:34 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara Indra Salahudin menyambut kunjung...
Pengidap HIV/AIDS di Tulungagung meningkat
Kamis, 12 September 2019 - 09:17 WIB
Elshinta.com - Jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, terus bertambah seiring...
Karena kabut asap, 28.696 warga Riau terpapar ISPA
Rabu, 11 September 2019 - 11:42 WIB
Elshinta.com - 28.696 masyarakat Riau terpapar penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akib...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)